Arti Sedulur Papat Limo Pancer dalam Budaya Jawa: Ketuban, Ari-ari hingga Plasenta

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 02 Agustus 2023 | 14:22 WIB
Arti Sedulur Papat Limo Pancer dalam Budaya Jawa: Ketuban, Ari-ari hingga Plasenta
ilustrasi janin, arti sedulur papat limo pancer. (Freepik)

Suara.com - Sedulur Papat Lima Pancer adalah istilah Jawa yang memiliki makna filosofis dan spiritual yang dalam. Apa arti sedulur papat limo pancer?

Istilah ini berasal dari budaya Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Indonesia. Ingin mengetahui arti sedulur papat limo pancer lebih lengkap? Simak penjelasannya berikut.

Secara harfiah, "Sedulur Papat Lima Pancer" dapat diartikan sebagai "saudara sepuluh lima pancaran" atau "lima saudara bersinar sepuluh."

Filosofi Sedulur Papat Lima Pancer mengajarkan tentang kesatuan wujud manusia ketika lahir ke bumi. Secara singkat, masyarakat Jawa menggunakan istilah sedulur papat limo pancer yang mempengaruhi dalam diri manusia.

Arti Simbolis

1. Sedulur (Saudara)

Makna pertama dalam istilah ini adalah "sedulur" yang berarti "saudara." Hal ini mencerminkan nilai persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan dalam menjalin hubungan dengan orang lain.

Konsep sedulur mengajarkan untuk saling membantu, mendukung, dan menghormati satu sama lain sebagai bagian dari ikatan sosial yang erat.

2. Papat (Empat)

"Papat" berarti "empat." Simbol ini melambangkan empat arah mata angin, yaitu utara, selatan, barat, dan timur. Dalam budaya Jawa, empat arah ini melambangkan keselarasan dan keseimbangan dalam hidup, serta mengajarkan tentang pentingnya memiliki pandangan yang luas dan menyeluruh dalam menghadapi kehidupan.

3. Lima (Limo)

"Lima" melambangkan angka lima, yang memiliki banyak makna dalam berbagai budaya, termasuk dalam kepercayaan Jawa.

Dalam Sedulur Papat Lima Pancer, angka lima ini menggambarkan lima unsur alam yaitu bumi, air, udara, api, dan eter. Lima unsur ini dipercaya sebagai elemen-elemen dasar yang membentuk seluruh alam semesta dan kehidupan manusia.

4. Pancer (Pancaran)

"Pancer" berarti "pancaran" atau "sinar." Simbol ini melambangkan kebijaksanaan, pencerahan, dan kejernihan pikiran. Dalam konteks ini, "pancer" mengajarkan pentingnya memiliki wawasan yang baik, berpikiran terbuka, dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Diharapkan manusia berada dalam satu wadah yang sama dalam pancer ini.

Setelah mengetahui makna simbolisnya, berikut ini sedulur papat limo pancer menurut Primbon Jawa:

  • Kakang Sawah adalah air ketuban yang membantu manusia dilahirkan ke dunia. Karena air ketuban keluar pertama kali, masyarakat Jawa menyebutnya Kakang, yang berarti Kakak.
  • Adi ari-ari atau plasenta, adalah ari-ari yang keluar setelah bayi dilahirkan dan disebut Adi, yang berarti adik dalam bahasa Indonesia.
  • Getih adalah darah, yang menjadi hal utama bagi ibu dan bayi. Saat berada dalam kandungan, bayi dilindungi oleh getih.
  • Puser atau pusar adalah tali plasenta yang menghubungkan ibu dan bayi. Tali pusar ini menyediakan nutrisi yang penting bagi kelangsungan hidup bayi saat di dalam kandungan.
  • Pancer, juga disebut sebagai tubuh wadah atau diri sendiri, merupakan pusat kehidupan utama ketika manusia lahir ke dunia. Masyarakat Jawa meyakini pentingnya menyelaraskan kelima hal ini agar menjadi satu kesatuan yang utuh.

Sedulur Papat Lima Pancer adalah simbol kearifan lokal Jawa yang mengajarkan nilai-nilai universal tentang persaudaraan, keseimbangan, dan kebijaksanaan. Konsep ini tetap relevan dalam era modern, di mana kebersamaan dan kebijaksanaan sangat diperlukan untuk mencapai kehidupan yang lebih bermakna dan harmonis.

Itulah arti sedulur papat limo pancer dalam budaya Jawa. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Hari yang Dilarang Berhubungan Suami Istri Menurut Primbon Jawa, Jangan Akhir Pekan!

4 Hari yang Dilarang Berhubungan Suami Istri Menurut Primbon Jawa, Jangan Akhir Pekan!

Lifestyle | Rabu, 02 Agustus 2023 | 14:06 WIB

10 Penampakan Rumah Lesti di Cianjur yang Punya Konsep Minimalis

10 Penampakan Rumah Lesti di Cianjur yang Punya Konsep Minimalis

Your Say | Rabu, 02 Agustus 2023 | 13:59 WIB

Tumbuhkan Kecintaan pada Laut, Gubernur Khofifah Bersama Ribuan Warga Petik Laut di Kraksaan Probolinggo

Tumbuhkan Kecintaan pada Laut, Gubernur Khofifah Bersama Ribuan Warga Petik Laut di Kraksaan Probolinggo

Jatim | Rabu, 02 Agustus 2023 | 13:43 WIB

Potong Kuku di Malam Hari Menurut Primbon Jawa, Apakah Boleh?

Potong Kuku di Malam Hari Menurut Primbon Jawa, Apakah Boleh?

News | Rabu, 02 Agustus 2023 | 11:50 WIB

Terkini

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB