Ngaku Produk Gus Dur, Ini Sejarah Panas Hubungan Cak Imin vs Keluarga Gus Dur

Ruth Meliana

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 10:12 WIB
Ngaku Produk Gus Dur, Ini Sejarah Panas Hubungan Cak Imin vs Keluarga Gus Dur
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku perjuangan partainya mengadaptasi ajaran Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia mengklaim sebagai asisten Gus Dur yang sering diajak ke forum pemerintah hingga menjadi produknya.

"Untuk perjuangan kita, PKB istiqamah dengan ajaran KH Abdurahman Wahid. Saya ini termasuk asisten informal, diajak terus oleh Gus Dur di semua event," kata Cak Imin di DPP PKB, Jumat (4/8/2023).

"(Diajak) mulai dari ke-NU-an ke forum demokrasi ke pemerintahan sampai tuntas. Saya ini betul-betul kalau berhasil memang produk Gus Dur," lanjutnya.

Meski begitu, ia menyatakan diri sebagai produk Gus Dur jika tidak gagal saja. Namun, pengakuannya itu membuka kembali lembaran sejarah hubungan Cak Imin dengan keluarga Gus Dur yang diketahui tidak baik. Berikut rangkumannya untuk diingat lagi.

Sejarah Hubungan Buruk Cak Imin dan Keluarga Gus Dur

Awalnya, pada tahun 2008, Ketua Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz PKB sepakat untuk memberhentikan Cak Imin sebagai Ketua Umum. Hal ini membuat hubungannya dengan Gus Dur memanas. Ia yang tak terima melayangkan gugatan ke pengadilan.

Selang satu bulan, yakni pada Mei 2008, Cak Imin dan para pengikutnya menggelar Muktamar Luar Biasa PKB di Ancol. Ia memenangkan gugatan tersebut sehingga berhasil menguasai PKB seutuhnya. Meski begitu, ia menepis telah melawan Gus Dur.

Saat menghadiri Haul Gus Dur ke-5 pada Desember 2014, Cak Imin bercerita, ia ingin menyelamatkan pamannya itu dari orang sekelilingnya. Ia juga sempat meminta mundur dari PKB. Namun, surat pengundurannya malah dikembalikan lagi oleh Gus Dur.

Hal ini dijadikannya sebagai bukti bahwa ia tidak pernah diberhentikan. Atas dasar itu juga, ia mengumumkan bahwa dirinya tetap setia dengan Gus Dur dan tidak akan melawan. Satu-satunya lawan adalah pihak yang ingin menjatuhkan Gus Dur.

baca juga

Meski begitu, saat Gus Dur wafat, hubungan antara Cak Imin dan keluarga mantan presiden itu masih memanas. Terbaru, ia bahkan sempat ribut dengan putri Gus Dur, Yenny Wahid. Hal ini ada kaitannya dengan pencapresan untuk Pemilu 2024.

Awal mulanya, Yenny mengkritik PKB yang ngotot mengusung Cak Imin sebagai calon presiden (capres) 2024. Ia juga menyoroti sikap PBNU yang berseberangan dengan Cak Imin. Hal itu membuat Cak Imin emosi dan meminta Yenny tak ikut campur.

"Yenny itu bukan PKB, bikin partai sendiri saja gagal lolos, beberapa kali pemilu nyerang PKB enggak ngaruh, PKB malah naik terus suaranya," sindir Cak Imin melalui akun Twitternya, Kamis (23/6/2023) lalu.

Diketahui bahwa tahun 2012 lalu, Yenny sempat membuat parpol dengan nama Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB). Partainya ini kerap didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun sayangnya tidak lolos ikut kontestasi.

Dalam cuitannya itu, Cak Imin juga meminta agar Yenny Wahid tidak lagi berkomentar tentang PKB. Ia kemudian menyarankan dengan kalimat sindiran agar Yenny lebih baik fokus meloloskan partai politik yang sempat dibentuknya sendiri tersebut.

Yenny pun membalas sindiran Cak Imin dengan membuka luka lama antara Cak Imin dan Gus Dur dalam perebutan PKB. Ia juga mengatakan bahwa Cak Imin belum tentu bisa membuat partai. Menurutnya, Cak Imin hanya bisa mencuri partai.

"Hahaha inggih (iya) Cak. Tapi ndak usah baper to. Dan memang benar, saya bukan PKB Cak Imin. Saya kan PKB Gus Dur," timpal Yenny melalui akun Twitternya.

"Cak Imin juga belum tentu bisa bikin partai sendiri. Kan bisanya mengambil partai punya orang lain. Peace, Cak," tambahnya.

Menanggapi perseteruannya dengan Yenny, Cak Imin menolak membahas lagi hal tersebut. Ia menyebut jika persaingan ini hanya persoalan masa lalu. Ia juga mengaku bahwa dirinya ingin lebih fokus memenangkan PKB pada Pemilu 2024 mendatang.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Mulai Berani Tebar Ancaman ke Gerindra: Kalau Tidak Ada Kepastian, Ikut PDIP Saja

Cak Imin Mulai Berani Tebar Ancaman ke Gerindra: Kalau Tidak Ada Kepastian, Ikut PDIP Saja

News | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 09:15 WIB

Cak Imin Ogah Kelamaan di-PHP Gerindra; Kalau PDIP Beri Harapan Baru, Ya Ikut

Cak Imin Ogah Kelamaan di-PHP Gerindra; Kalau PDIP Beri Harapan Baru, Ya Ikut

News | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 02:10 WIB

Ketum PKB Mulai Tergoda PDIP, Mau Tinggalkan Gerindra? Cak Imin: Tawarannya Apa Dulu...

Ketum PKB Mulai Tergoda PDIP, Mau Tinggalkan Gerindra? Cak Imin: Tawarannya Apa Dulu...

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 21:46 WIB

Tak Ada Kepastian Jatah Cawapres dari Gerindra, PKB Ancang-ancang Pindah Haluan kalau PDIP Beri Harapan

Tak Ada Kepastian Jatah Cawapres dari Gerindra, PKB Ancang-ancang Pindah Haluan kalau PDIP Beri Harapan

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 20:52 WIB

Cak Imin Sebut Saling Tunggu dengan PDIP jadi Faktor Penghambat Prabowo Belum Tentukan Cawapres

Cak Imin Sebut Saling Tunggu dengan PDIP jadi Faktor Penghambat Prabowo Belum Tentukan Cawapres

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 20:02 WIB

Singgung Gerindra, PKB Yakin kalau Koalisi dengan PDIP Kesepakatan Cawapres Tak Sampai 11 Bulan: 12 Hari Tuntas

Singgung Gerindra, PKB Yakin kalau Koalisi dengan PDIP Kesepakatan Cawapres Tak Sampai 11 Bulan: 12 Hari Tuntas

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 17:35 WIB

Terkini

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

News | Senin, 14 September 2026 | 17:49 WIB

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 17:45 WIB

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:34 WIB

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Bri | Senin, 14 September 2026 | 17:33 WIB

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

Pernyataan Resmi Suahasil Nazara Usai Dilantik Jadi Menkeu Baru

Pernyataan Resmi Suahasil Nazara Usai Dilantik Jadi Menkeu Baru

Video | Senin, 14 September 2026 | 17:30 WIB

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

×