Profil Gus Yahya, Ini Riwayat Pendidikan dan Prestasi Ketua Umum PBNU

Rifan Aditya

Selasa, 08 Agustus 2023 | 13:31 WIB
Profil Gus Yahya, Ini Riwayat Pendidikan dan Prestasi Ketua Umum PBNU
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf [Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman] - profil Gus Yahya

Suara.com - Gus Yahya jadi sorotan paska menegaskan tidak ada calon presiden maupun wakil presiden atas nama Nahdlatul Ulama (NU). Terlepas dari statementnya, banyak orang jadi ingin mengetahui profil Gus Yahya

Gus Yahya merupakan ketua umum pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang bernama lengkap Yahya Cholil Staquf. Ia menegaskan bahwa jika ada tokoh dari kalangan NU bergabung dalam kontestasi plitik, itu tidak merepresentasikan NU, melainkan atas kredibilitas personal tokoh tersebut.

Lantas siapakah Gus Yahya ini?  Dikutip dari berbagai sumber, berikut profil Gus Yahya.

Masa jabatan sebagau Ketua UMUM PBNU

Gus Yahya menjabat sebagai ketua UMUM PBNU periode 2021-2026, didukung oleh sebanyak 337 suara muktamirin PBNU. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Katib Aam PBNU. 

Tahun kelahiran

Gus Yahya lahir di tahun 1966. Ia lahir di Rembang, 16 Februari 1966. Putra dari KH. Muhammad Cholil Bisri yang juga salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ibunya bernama Muchisnah.

Diketahui juga bahwa kakeknya merupakan tokoh besar NU, bernama KH.Bisri Mustofa, tokoh yang menyusun Kitab Tafsir Al Ibris. Pamannya, KH. Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus merupakan pengasuh Pondok Raudlatut Thalibin.

Gus Yahya juga merupakan kakak dari Menteri Agama, Gus Yaqut. 

baca juga

Riwayat Pendidikan Gus Yahya

Gus Yahya pernah menimba ilmu di pesantren. Ia merupakan murid dari KH. Ali Maksum di Madrasah Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta. 

Selain itu, ia menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada. Selama kuliah, Gus Yahya aktif di Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta.

Pernah ditunjuk sebagai juru bicara presiden

Gus Yahya pernah ditunjuk sebagai juru bicara Presiden Gus Dur pada periode 1999-2001. Sejak itu, ia dikenal dekat dengan Gus Dur, Presiden ke 4 Indonesia. 

Selain itu, Gus Yahya juga pernah dilantik Presiden Jokowi sebagai Dewan Pertimbangan Presiden sampai tahun 2019. 

Sebelumnya, di tahun 2014, Gus Yahya merupakan inisiator pendiri institut keagamaan California, Amerika Serika, bernama Bayt Ar-Rahmah Li adDa'wa Al-Islamiyah rahmatan lil Al-alamin. Lembaga tersebut mengkaji agama islam untuk perdamaian dan rahmat alam semesta. 

Prestasi Gus Yahya

Ada beragam alasan kenapa Gus Yahya merupakan salah satu tokoh agama terkemuka di Indonesia. Bukan hanya karena ia seorang Ketua Umum PBNU, melainkan juga karena sejumlah jejak prestasi sebagai berikut:

- Pernah menjadi tenaga ahli perumus kebijakan Dewan Eksekutif Agama di Amerika Serikat-Indonesia yang didirikan berdasarkan perjanjian bilateral. Organisasi ini didirikan paska pernjanjian menjalin kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Indonesia, ditandatangani oleh Obama dan Presiden Jokowi, pada Oktober 2015. 

- Pernah menjadi utusan GP Anshor dan PKB untuk jaringan politik tersebar di Eropa dan Dunia, Centrist Democrat International (CD), dan European People's Party (EPP).

- Diundang melaksanakan pidato tentang resolusi konflik keagamaan oleh American Jewish Committee (AJC). 

Demikian itu profil Gus Yahya dikumpulkan dari berbagai sumber.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jengkel Kerap Jadi Barang Dagangan, Gus Yahya: Tidak Ada Capres atau Cawapres Atas Nama NU!

Jengkel Kerap Jadi Barang Dagangan, Gus Yahya: Tidak Ada Capres atau Cawapres Atas Nama NU!

News | Senin, 07 Agustus 2023 | 15:09 WIB

Fatayat NU Balikpapan Laporkan Rocky Gerung ke Polisi, Gus Yahya: Hak Masyarakat

Fatayat NU Balikpapan Laporkan Rocky Gerung ke Polisi, Gus Yahya: Hak Masyarakat

Jogja | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 14:37 WIB

Ketum PBNU Tak Hadir Di Harlah PKB, Cak Imin: Semua Diundang

Ketum PBNU Tak Hadir Di Harlah PKB, Cak Imin: Semua Diundang

News | Senin, 24 Juli 2023 | 05:44 WIB

Terkini

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB