Disentil Yenny Wahid Gegara Cawapres Anies, Wasekjen Demokrat: Ampun Mbak!

Bangun Santoso, Rakha Arlyanto

Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16:26 WIB
Disentil Yenny Wahid Gegara Cawapres Anies, Wasekjen Demokrat: Ampun Mbak!
Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Demokrat Jansen Sitindaon membalas jawaban menohok dari putri Gus Dur, Yenny Wahid, terkait responsnya menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.

Sambil berkelakar, Jansen Sitindaon meminta ampun sudah secara terang-terangan menolak Yenny sebagai bakal cawapres Anies.

"Hehe ampun mbak," kata Jansen dikutip dari akun media sosial X pribadinya, Sabtu (12/8/2023).

Jansen mengatakan, sejauh ini bakal cawapres Anies bukan merupakan bagian dari rezim. Sebab hal itu sebelumnya sudah disepakati oleh tiga partai pengusung Anies, Demokrat, NasDem dan PKS.

"Idealnya menurut saya kandidatnya ya bukan bagian dari rezim," kata Jansen.

Dia menilai bakal cawapres sengaja dipilih yang bukan bagian dari rezim karena supaya terjadi perbedaan dalam Pemilu 2024 mendatang.

"Karena bagi saya itulah gunanya Pemilu dan diharapkan terjadi di Pemilu. Ada perbedaan jelas antar kandidat," ujarnya.

Jansen lalu menyinggung perihal manuver Prabowo Subianto yang pada Pemilu 2019 lalu menjadi lawan Jokowi kini juga menjadi bagian dari rezim.

Lebih lanjut, Jansen tetap mendoakan Yenny Wahid bisa menjadi kandidat cawapres koalisi lainnya.

baca juga

"Saya juga mendoakan dan mendukung jenengan semoga bisa ikut berkontestasi di Pilpres ini, khususnya mengisi posisi Cawapres yg masih kosong di beberapa koalisi yg telah terbentuk khususnya di blok lanjutkan," imbuhnya.

Apa Kata Yenny Wahid?

Sebelumnya, Jansen secara terang-terangan mengungkapkan penolakan, bila Yenny Wahid diduetkan menjadi bakal cawapres Anies Baswedan.

Namun pernyataan itu rupanya dibalas langsung oleh Putri Gus Dur itu dengan pernyataan menohok.

Sebelumnya, Jansen menuliskan pernyataan tersebut melalui akun Twitter pribadinya.

"Mbak Yenny buat saya bagus. Bahkan lengkap sekali dengan segala atribusi yang melekat dalam diri beliau. Namun untuk posisi wapres di koalisi perubahan buat saya beliau tidak pas, tidak cocok. Mungkin cocoknya di koalisi yang lain," tulisnya melalui akun Twitter @jansen_jsp.

Wasekjen Partai Demokrat itu juga menyampaikan pesan bila tidak merepresentasikan perubahan apalagi bagian rezim, disarankan untuk mencari koalisi lain.

"Jadi bagi para peminat, jika diri anda selama ini tidak merepresentasikan perubahan apalagi jadi bagian dan ikut menikmati rezim ini- saya pribadi berharap anda cari koalisi lain saja jika mau jadi cawapres," tulisnya.

Tak hanya itu, dia juga menambahkan bahwa secara personal menentang kehadiran Yenny Wahid. Apalagi, Demokrat memiliki otoritas 9,3 persen suara di Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

"Saya pribadi akan menentang anda, minimal di rapat-rapat di partai saya Demokrat yang adalah pemegang 9,3 % (persen) dalam koalisi perubahan ini," lanjutnya.

Merespons cuitan itu, Yenny Wahid kemudian membalas dengan ungkapan yang lebih menohok. Dia menegaskan, tidak pernah menyodorkan namanya menjadi bakal cawapres Anies Baswedan.

"Saya nggak pernah nyodorin diri jadi cawapres mas Anies lho. Saya cuma merespons lamaran yang datang," kata Yenny Wahid melalui akun Twitter pribadinya @yennywahid.

Justru, dia menyatakan dukungan kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi cawapres Anies Baswedan.

Bahkan secara terbuka, ia mengungkapkan saat dimintai dukungan oleh pemimpin koalisi perubahan, langsung ditolaknya.

"Justru saya mendukung Mas AHY jadi cawapres Mas Anies. Kalau situ belum apa-apa udah menolak saya, pas bos mu butuh dukungan, saya emoh lho," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Desakan Anies untuk Umumkan Cawapres, PKS dan Demokrat Mulai Ketar-ketir?

Ramai Desakan Anies untuk Umumkan Cawapres, PKS dan Demokrat Mulai Ketar-ketir?

Kotak Suara | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 12:38 WIB

Desak Anies Segera Deklarasikan Cawapres Agustus Ini, PKS: Publik Ragu Jadi Maju atau Tidak

Desak Anies Segera Deklarasikan Cawapres Agustus Ini, PKS: Publik Ragu Jadi Maju atau Tidak

News | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 07:05 WIB

Ditolak Wasekjen Demokrat Jadi Bagian Anies Baswedan, Yenny Wahid Beri Jawaban Menohok

Ditolak Wasekjen Demokrat Jadi Bagian Anies Baswedan, Yenny Wahid Beri Jawaban Menohok

News | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 01:05 WIB

Ikuti Jejak Demokrat, PKS Desak Anies Umumkan Bakal Cawapres Secepatnya: Semakin Ditunda bukan Semakin Baik

Ikuti Jejak Demokrat, PKS Desak Anies Umumkan Bakal Cawapres Secepatnya: Semakin Ditunda bukan Semakin Baik

Kotak Suara | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 22:14 WIB

MA Kalahkan KLB Demokrat Kubu Moeldoko, Hencky Luntungan: Demokrat akan Hancur, Suaranya Turun

MA Kalahkan KLB Demokrat Kubu Moeldoko, Hencky Luntungan: Demokrat akan Hancur, Suaranya Turun

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 18:44 WIB

Tak Kaget PK Moeldoko Ditolak MA, Mahfud MD: Sudah Diprediksi dari Jauh-jauh Hari

Tak Kaget PK Moeldoko Ditolak MA, Mahfud MD: Sudah Diprediksi dari Jauh-jauh Hari

Video | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 18:00 WIB

PK Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak, Pendiri Partai Tetap Ogah Akui Demokrat AHY: Itu KLB Tetap Masih Sah!

PK Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak, Pendiri Partai Tetap Ogah Akui Demokrat AHY: Itu KLB Tetap Masih Sah!

News | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 17:56 WIB

Terkini

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

News | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Malang | Senin, 28 September 2026 | 18:06 WIB

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung

Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung

Bekaci | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau, Ini Solusinya

Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau, Ini Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat

BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 18:04 WIB

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:03 WIB

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:01 WIB

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Riau | Senin, 28 September 2026 | 18:00 WIB

×