Biografi Marga T, Novelis 'Badai Pasti Berlalu', Intan Margaretha Harjamulia Meninggal Dunia

Rifan Aditya

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 11:32 WIB
Biografi Marga T, Novelis 'Badai Pasti Berlalu', Intan Margaretha Harjamulia Meninggal Dunia
Biografi Marga T (instagram)

Suara.com - Dunia sastra Indonesia berduka dengan meninggalnya Marga T. Novelis "Badai Pasti Berlalu" ini dikabarkan meninggal pada usia 80 tahun di Rumah Sakit Cabrini, Malvern, Australia. Dengan demikian ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk mengenang biografi Marga T. 

Kabar meninggal Marga T disampaikan akun resmi Instagram dan Twitter Gramedia Pustaka Utama, penerbit yang selama ini mengelola penerbitan karya-karya Marga T. 

Riwayat Kehidupan 

Marga T memiliki nama asli Margaret Caecilia Lee dan nama Indonesianya Intan Margaretha Harjamulia. Sedangkan nama Tionghoanya adalah Tjoa Liang Tjoe.

Marga T lahir di Jakarta pada 27 Januari 1943. Setelah lulus SMA tahun 1962, ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta. Ia berhasil mendapatkan gelar dokter. 

Perjalanan karir menulis

Marga T menapai karir menulis sejak usia 14 tahun, dimulai dengan menulis untuk majalah di sekolah. Bakatnya mulai diakui oleh surat kabar pada usia 21 tahun, ketika cerpen pertamanya berjudul "Kamar 27" dimuat. 

Kemudian pada usia 26 tahun, ia menulis dan menerbitkan buku pertamanya berjudul "Rumahku adalah istanaku", dirilis 1969. Buku ini merupakan buku cerita anak-anak.

Cerita bersambungnya yang berjudul "Karmila" menjadi populer. Cerita ini ditulis saat masih menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran. 

baca juga

Cerita "Karmila" diangkat ke layar lebar pada 1977 dan bahkan didaur ulang kembali pada 2007. Karya-karya Marga T lainnya yang juga meledak di pasaran antara lain:

1. Rumahku adalah Istanaku (1969)
2. Karmila (1971, dibukukan (1973)
3. Badai Pasti Berlalu (1974)
4. Gema Sebuah Hati (1976)
5. Bukan Impian Semusim (1976)
6. Sepotong Hati Tua (1977)
7. Lagu Cinta: kumpulan cerpen (1979)
8. Sebuah Ilusi (1982)
9. Monik: sekumpulan cerpen (1982)
10. Fatamorgana (1984)
11. Saga Merah (1984)
12. Rahasia Dokter Sabara (1984)
13. Bukit Gundaling (1984)
14. Ketika Lonceng Berdentang: cerita misteri (1986)
15. Kishi: buku kedua trilogi (1987)
16. Batas Masa Silam: Balada Sungai Musi (1987)
17. Oteba: buku ketiga trilogi (1987)
18. Ranjau-ranjau Cinta (1987)
19. Saskia: sebuah trilogi (1987)
20. Untukmu Nana (1987)
21. Setangkai Edelweiss: sambungan Gema Sebuah Hati (1987)
22. Sembilu Bermata Dua (1987)
23. Sekali dalam 100 tahun: kumpulan satir (1988)
24. Tesa (1988)
25. Kobra Papageno: Rahasia Kuil Ular (1989)
26. Istana di Kaki Langit (1990)
27. Petromarin (1990)
28. Waikiki Aloha: kumpulan satir (1990)
29. Kobra Papageno: Manusia Asap dari Pattaya (1990)
30. Sonata Masa Lalu (1991)
31. Namamu Terukir di Hatiku (1991)
32. Rintihan Pilu Kalbuku (1992)
33. Seribu Tahun Kumenanti (1992)
34. Berkerudung Awan Mendung (1992)
35. Sepagi Itu Kita Berpisah (1994)
36. Dikejar Bayang-bayang (1995)
37. Melodi Sebuah Rosetta (1996)
38. Dicabik Benci dan Cinta (1998)
39. Didera Sesal dan Duka (1998)
40. Matahari Tengah Malam (1998)
41. Amulet dari Nubia (1999)
42. Dipalu Kecewa dan Putus Asa (2001)
43. Dibakar Malu dan Rindu (2003)
44. Sekuntum Nozomi (buku satu hingga keempat) (2002—2006).

Marga T tidak hanya bergulat di genre romance, tetapi ia juga mengolah genre fiksi ilmiah, misteri, cerita anak-anak, dan bab-bab gelap sejarah. 

Bagian dari komunitas penulis Indonesia-Tionghoa 
Marga T menjadi bagian dari komunitas penulis Indonesia-Tionghoa. Ia lahir dari orang tua keturunan Tionghoa. Karena itu, ia tetap tak bisa lepas dari garis keturunan tersebut. 

Meskipun bakat kepenulisannya lahir dan besar di masa pemerintahan Presiden Soeharto, jarang karyanya menjadi perhatian pihak berwenang. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pada pemerintahan Soeharto, pemerintah melakukan tindakan yang menekan kepada komunitas etnis Tionghoa. 

Buku-buku karya Marga T dianggap tidak berbahaya karena tidak membahas politik, melainkan roman remaja yang dianggap tidak berbahaya sehingga tidak mendapatkan perhatian pihak berwenang.

Pemilihan genre ini tidak hanya menyelamatkan karir Marga T dari tindakan represif pemerintahan Soeharto kala itu, tetapi juga membuat karya-karya Marga T lebih dikenal daripada karya-karya penulis keturunan Tionghoa lainnya. 

Demikian itu yang dapat disampaikan mengenai biografi Marga T. Selamat jalan, karya-karyamu masih akan tetap hidup di hati penggemar, akan terus dibaca oleh penggemar setia.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Novel 'Petualangan Don Quixote', Kisah Ksatria Tua Pemberani

Ulasan Novel 'Petualangan Don Quixote', Kisah Ksatria Tua Pemberani

Your Say | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 11:15 WIB

Ulasan Novel Misteri Murder on the Orient Express karya Agatha Christie

Ulasan Novel Misteri Murder on the Orient Express karya Agatha Christie

Your Say | Rabu, 09 Agustus 2023 | 11:20 WIB

Ulasan Novel Vision: Kisah Unik Siswi SMA yang Punya Indra Keenam dan Bisa Lihat Masa Depan

Ulasan Novel Vision: Kisah Unik Siswi SMA yang Punya Indra Keenam dan Bisa Lihat Masa Depan

Your Say | Senin, 07 Agustus 2023 | 20:06 WIB

Film Shousetsu no Kamisama: Ketika Dua Novelis SMA Berkolaborasi

Film Shousetsu no Kamisama: Ketika Dua Novelis SMA Berkolaborasi

Your Say | Jum'at, 10 Juni 2022 | 15:42 WIB

Terkini

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

×