Cak Imin Bantah Soal Rebut PKB, Akhmad Sahal: Itu Kontradiktif dengan Perjuangan Gus Dur

Chandra Iswinarno | Suara.com

Sabtu, 09 September 2023 | 05:00 WIB
Cak Imin Bantah Soal Rebut PKB, Akhmad Sahal: Itu Kontradiktif dengan Perjuangan Gus Dur
Tangkapan layar Akhmad Sahal atau Gus Sahal. [YouTube/CokroTV]

Suara.com - Intelektual sekaligus Pengurus Cabang istimewa Nahdatul Ulama (PCINU) Amerika Serikat Akhmad Sahal merespons bantahan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang membantah tudingan melakukan kudeta terhadap Gus Dur.

Akhmad Sahal menilai yang diperjuangkan Yenny Wahid dan Alissa Wahid sudah sesuai dengan kenyataan.

Sebelumnya, video lawas Gus Dur yang menyatakan bahwa PKB telah direbut Muhaimin Iskandar kembali beredar di media sosial, setelah pernyataan Cak Imin yang menyebut dirinya dikudeta Gus Dur.

Bahkan, kedua putri presiden ke-4 Republik Indonesia itu juga sempat meluapkan kemarahan atas narasi yang dibuat Cak Imin.

Akhmad Sahal kemudian menilai bahwa yang dikatakan Yenny Wahid dan Alissa sesuai dengan kenyataan. Sebab, Gus Dur pernah menyatakan bahwa PKB dicuri oleh Muhaimin Iskandar atas bantuan pemerintahan saat itu, yakni di masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kalau kita lihat dari video Gus Dur, memang apa yang dikatakan oleh Mbak Alissa dan Mbak Yenny sesuai dengan kenyataan" Akhmad Sahal Mind TV Indonesia, Jumat (8/9/2023).

"Karena memang Gus dur sendiri itu bilang, bahwa PKB itu dicuri oleh Cak imin dengan bantuan SBY dengan pemerintahan saat itu," katanya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi ironi bila PKB mengklaim sebagai penerus Gus Dur. Ia kemudian menyenggol Anies Baswedan yang kini menjadi pasangan Cak Imin sebagai pasangan capres-cawapres. Menurut Sahal, Anies merupakan sosok bapak politik identitas.

"Ini menurut saya menjadi hal yang ironi kalau PKB mengklaim sebagai penerus Gus Dur. Karena yang kita tahu Anies itu adalah track recordnya sebagai bapak politik identitas," lanjutnya.

Dia kemudian mengemukakan bahwa hal itu jelas bertentangan dengan spirit politik Gus Dur yang berlandaskan kepada kebhinekaan dan kemajemukan.

"Ini jelas bertentangan dengan spirit politik Gus Dur yang berlandaskan kepada kebhinekaan, kemajemukan dan tidak melihat non-muslim sebagai ancaman. Sebagaimana yang dilakukan oleh kubunya Anies ketika Pilkada DKI 2017, di mana ada politik ayat dan mayat lah saat itu," lanjutnya.

Ia kemudian menilai dari segi pilihan Cak Imin dan PKB yang memilih merapat ke timnya Anies Baswedan sendiri sudah problematik.

"Jadi dari segi pilihan Cak Imin dan PKB sekarang merapat ke timnya Anies saja sudah problematis," katanya.

Bahkan, menurutnya hal itu bisa menjadi tolok ukur untuk menentukan kebenaran dari narasi Cak Imin.

"Terbukti bahwa yang dilakukan Cak Imin itu sesuatu yang kontradiktif. Kontra terhadap perjuangan kebhinekaan dan semangat memperjuangkan anti intoleransi yang menjadi ciri khas perjuangan Gus Dur," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Disebut Lekat dengan NU, Dipimpin Gus Dur hingga Cak Imin

Sejarah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Disebut Lekat dengan NU, Dipimpin Gus Dur hingga Cak Imin

News | Jum'at, 08 September 2023 | 10:03 WIB

Di Hadapan Barikade Gus Dur, Yenny Wahid: Tunggu Bulan Oktober, Saya Umumkan ke Mana Arah Kita

Di Hadapan Barikade Gus Dur, Yenny Wahid: Tunggu Bulan Oktober, Saya Umumkan ke Mana Arah Kita

News | Jum'at, 08 September 2023 | 03:00 WIB

Dibawa Sampai Akhir Hayat, Jejak Panjang Perseteruan Cak Imin Vs Gus Dur di Konflik PKB

Dibawa Sampai Akhir Hayat, Jejak Panjang Perseteruan Cak Imin Vs Gus Dur di Konflik PKB

News | Kamis, 07 September 2023 | 17:54 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB