Profil Xinyi Group, Investor China Investasi Rp 381 Triliun di Rempang Tapi Berujung Bentrok

Rifan Aditya

Kamis, 14 September 2023 | 20:23 WIB
Profil Xinyi Group, Investor China Investasi Rp 381 Triliun di Rempang Tapi Berujung Bentrok
Penandatanganan MOU proyek Rempang Eco City melibatkan Xinyi Group, PT Makmur Elok Graha dan Indonesia (YouTube Sekretariat Presiden) - Profil Xinyi Group, Investor China Investasi Rp 381 Triliun di Rempang Tapi Menuai Bentrok

Suara.com - Profil Xinyi Group belakangan ini banyak dicari oleh warganet. Hal ini seiring dengan adanya pengumuman terkait rencana besar Xinyi Group yang akan berinvestasi di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Diketahui, investasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk dapat memperluas jejaknya di Indonesia, dengan dana mencapai Rp 381 triliun sampai tahun 2080.  

Sebelum akhirnya pengumuman ini disampaikan kepada publik, pada Juli lalu Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia telah mengungkapkan terkait rencana investasi ini di Pulau Rempang dan bahkan ia juga telah melakukan kunjungan ke kantor pusat perusahaan Xinyi Group di Wuhu, Cina. 

Akan tetapi, pada kenyataanya investasi proyek besar ini tidak berjalan seperti harapan. Sebab beberapa waktu lalu  sempat ada penolakan dari sebagian besar warga setempat. Sejumlah warga menentang adanya penggusuran lahan serta relokasi mereka, hingga menimbulkan bentrok di wilayah tersebut.  

Bahkan, pada Kamis, 7 Sepetember 2023 lalu bentrokan antar warga dengan aparan gabungan (TNIM Polri serta Badan Pengusaha Batam) terjadi usai upaya pemasangan patok proyek tersebut tengah berlangsung. 

Lantas seperti apa profil perusahaan Xinyi Group? Simak selengkapnya dalam ulasan artikel berikut. 

Profil Xinyi Group 

Xinyi Group merupakan sebuah perusahaan dari Xinyi Glass dan Xinyi Solar, yang bergerak multinasional berbasis di Hong Kong, Cina, dengan jangkauan operasionalnya hingga di seluruh dunia. 

Perusahaan satu ini dikenal sebagai salah satu produsen kaca terbesar yanga ada di dunia. Xinyi mampu menghasilkan berbagai jenis produk kaca yang kerap digunakan di dalam sektor-sektor kunci seperti otomotif, konstruksi, hingga energi. 

baca juga

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Xinyi Group mempunyai 13 taman industri, lebih dari 22 ribu karyawan yang ada di seluruh dunia, serta sejlah fasilitas modern yang sangat mendukung dalam proses operasinya. Adapun total aset yang dimiliki oleh Xinyi Group hingga mencapai sekitar US$ 15,3 miliar, dengan jumlah nilai pasar sekitar US$ 30 miliar. 

Rencananya, Xinyi Group akan membangun sebuah fasilitas hilirisasi pasir kuarsa atau disebut juga sebagai pasir silika di kawasan Rempang Eco City.

CEO Xinyi Group Gerry Tung mengatakan jika peningkatan investasi dan potensi ekonomi di Indonesia adalah salah satu faktor penkudung yang mendorong Xinyi Group menambah nilai investasinya di Indonesia. Dia menilai bahwa telah memperhatikan selama beberapa tahun ini dan mengklaim bahwa investasi di Indonesia sangatlah bagus. 

Perusahaan di Bawah Xinyi Group 

Xinyi Group selama menjalankan usahanya berfokus pada dua lini bisnis utama, antara lain yaitu produksi kaca dan energi terbarukan. Pada sektor produksi kaca, Xinyi Group telah menghasilkan beberapa jenis kaca, yakni kaca apung, kaca arsitektur,  kaca mobil, dan juga kaca surya. Mereka mendistribusikan hasil produk kacanya ke lebih dari 130 negara di seluruh dunia. 

Sedangkan dalam sektor energi terbarukan, Xinyi Group mempunyai beragam jenis investasi. Antara lain yakni lahan solar farm,  polisilikon, film surya, silikon industri, industrial ES (energi penyimpanan), civil ES, serta tenaga surya atap. Hal ini mencerminkan komitmen dari perusahaan terhadap penggunaan energi yang bersih dan berkelanjutan. 

Dalam rencana yang dibawa dengan berinvestasi di Pulau Rempang, Batam, Xinyi Group akan menciptakan pengalaman dan sumber daya yang begitu luas di dalam industri kaca dan juga energi terbarukan.

Walaupun pada awal pembangunannya proyek ini telah menghadapi tantangan, namun perusahaan tetap memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia juga di seluruh dunia. 

Nah demikianlah ulasan terkait profil Xinyi Group yang menambah investasinya di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji-janji Pemerintah ke Masyarakat Rempang: Rumah Hingga Beasiswa ke Tiongkok

Janji-janji Pemerintah ke Masyarakat Rempang: Rumah Hingga Beasiswa ke Tiongkok

Bisnis | Kamis, 14 September 2023 | 16:50 WIB

Ustaz Abdul Somad Serukan Pembebasan Warga Rempang yang Ditangkap Saat Bentrokan: Mereka Bukan Koruptor!

Ustaz Abdul Somad Serukan Pembebasan Warga Rempang yang Ditangkap Saat Bentrokan: Mereka Bukan Koruptor!

News | Kamis, 14 September 2023 | 15:32 WIB

Bos BP Batam Rangkap Jabatan, Kena Sentil DPR: Anggaran Dobel

Bos BP Batam Rangkap Jabatan, Kena Sentil DPR: Anggaran Dobel

Bisnis | Kamis, 14 September 2023 | 15:08 WIB

Puluhan Siswa SD di Pulau Rempang Takut ke Sekolah Pasca Bentrok Warga vs Aparat, Trauma Gas Air Mata?

Puluhan Siswa SD di Pulau Rempang Takut ke Sekolah Pasca Bentrok Warga vs Aparat, Trauma Gas Air Mata?

News | Kamis, 14 September 2023 | 14:52 WIB

Terkini

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bertabur Artis Terkenal, Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Segera Digelar!

Bertabur Artis Terkenal, Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Segera Digelar!

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Pameran Tunggal Ibob Hariyatmoko Mewarnai Ruang di Rooftop PORTA by Ambarrukmo

Pameran Tunggal Ibob Hariyatmoko Mewarnai Ruang di Rooftop PORTA by Ambarrukmo

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:36 WIB

×