Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 25 September 2023 | 11:45 WIB
Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau
Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau. (Dok: Dompet Dhuafa)

Suara.com - Panas terik melimpah di dataran Buano, salah satu pulau yang berada di Maluku. Melimpahnya paparan sinar matahari menjadikan Maluku lokasi yang subur bagi tanaman penghasil rempah-rempah, terutama pala dan cengkeh. Tak heran jika Maluku kerap disebut kepulauan rempah. Namun paparan sinar matahari hampir sepanjang tahun ini menyebabkan penduduk Buano mengalami kekurangan air bersih. Selama bertahun-tahun mereka harus meminum air payau untuk memenuhi kebutuhan air bersih harian. Hujan tidak hanya menjadi anugerah, tapi juga berkah bagi mereka. Sebab hanya dengan memanfaatkan air hujan mereka dapat mengonsumsi air tawar. Oleh sebab itu banyak penduduk Buano yang membuat penampungan air hujan di sekitar rumah mereka sebagai bekal persediaan air untuk keperluan sehari-hari.

Buah Manis Penantian Panjang Usai Alami Krisis Air bersih

Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau. (Dok: Dompet Dhuafa)
Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau. (Dok: Dompet Dhuafa)

Namun kini mereka mendapat kabar gembira, Dompet Dhuafa menghadirkan dan meresmikan Sumur Wakaf di dua titik lokasi. Tepatnya di Desa Buano Selatan dan Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Saat tiba di lokasi,, tim Dompet Dhuafa disambut dengan “kapata” yaitu nyanyian selamat datang khas Buano. Tembang tersebut berisikan doa-doa kebaikan dan keselamatan bagi para tamu menurut tradisi penduduk setempat. Selain itu perwakilan tim Dompet Dhuafa juga diberi penghormatan berupa "haji tatai" yaitu kalung adat Buano yang terbuat dari bunga, daun kayu putih, dan kacang-kacangan.

Acara tersebut dihadiri tim nazhir Dompet Dhuafa, tokoh masyarakat setempat, serta warga Buano yang terlihat begitu antusias. Peresmian dibuka dengan menabuhkan gendang dan dimeriahkan dengan tarian tradisional Buano yang merepresentasikan filosofi kehidupan masyarakat Buano.

Bakri Tambepessy, tim program Dompet Dhuafa Maluku menyampaikan keberadaan air bersih adalah impian seluruh masyarakat Buano Utara dan Buano Selatan sejak berpuluh-puluh tahun lamanya akibat krisis air bersih.

“Air payau itu di mulut rasanya asin. Perut juga terasa berat,”  ungkapnya.

Upaya Mendapatkan Air Bersih

Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau. (Dok: Dompet Dhuafa)
Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau. (Dok: Dompet Dhuafa)

Sebelum keberadaan sumur wakaf, menurut Bakri, tiap anak di kedua dusun tersebut harus mengambil air di tengah hutan dengan membawa 4 dirigen sekaligus.

“Kira-kira seberat 20 kg jika semua dirigen terisi air penuh,” paparnya haru.

baca juga

Menghadirkan sumber air bersih di Buano, Maluku bukanlah hal mudah. Sebelumnya terdapat beberapa upaya untuk menemukan titik air sumber air namun belum membuahkan hasil maksimal. Bakri menyatakan, setidaknya terdapat dua upaya yang pernah dilakukan untuk mendapatkan sumber air bersih layak konsumsi. Upaya pertama yaitu dengan memanfaatkan gravitasi bumi dengan pipanisasi dari sumber air di bukit yang berjarak sejauh 7 km, namun berujung gagal. Sedangkan upaya kedua terjadi kekeliruan assessment lokasi pengeboran sumur oleh suatu lembaga, yang akhirnya hanya mengalirkan air selama tiga minggu.

“Itupun airnya kotor, keruh, jadi tak layak dikonsumsi. Akhirnya terbengkalai,” ujar Bakrie.

Raja Buano Selatan, Frangky Nusaaly mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran sumur wakaf di Buano Selatan. Perbedaan yang ada justru menguatkan penduduk Buano untuk saling membantu.

“Bersatu kita utuh, bercerai kita runtuh. Keberadaan sumur wakaf ini perlu kita jaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh warga,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Raja Buano Utara Ahmad Nurlette, dia mengucapkan rasa syukur atas hadirnya sumur wakaf di Buano Utara.

“Alhamdulillah kita mencontoh teladan sahabat nabi berupa sumur wakaf di desa kita tercinta,” ucapnya.

Kedua Raja tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah menyalurkan program sumur wakaf di Buano. Mereka juga sepakat untuk menjaga bersama sumber air bersih tersebut dan memanfaatkan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat Buano, sehingga seluruh penduduk Buano tidak lagi mengonsumsi air payau lagi.

Sumur Wakaf Jadi Solusi Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau. (Dok: Dompet Dhuafa)
Hadirkan Sumur Wakaf, Penduduk Buano Maluku Kini Tak Lagi Minum Air Payau. (Dok: Dompet Dhuafa)

Pimpinan Cabang DD Maluku, La Januari yang turut hadir pada peresmian sumur wakaf mengatakan bahwa sumur wakaf ini adalah berkat doa warga Buano serta kebaikan pada donatur yang mempercayakan Dompet Dhuafa untuk menyalurkan sumur wakaf.

“Alhamdulillah, dalam waktu enam bulan sumur wakaf ini jadi,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa wakaf merupakan instrumen keuangan Islam yang mampu untuk membangun Maluku dengan mengentaskan pelbagai masalah, salah satunya keterbatasan air bersih. Sumur wakaf ini merupakan persembahan dari donatur Dompet Dhufa bagi masyarakat untuk dimanfaatkan seluas-luasnya. Wakaf harus abadi sehingga perlu dijaga bersama.

Awal Ramadan, perwakilan Dompet Dhuafa Pusat juga mengucapkan rasa syukur atas terealisasinya sumur wakaf di Maluku. Dia menghimbau untuk terus menggaungkan wakaf dan menerapkannya sebagai gaya hidup agar mampu membantu sesama. Selain itu wakaf juga menjadi ladang pahala bagi siapa yang menunaikannya.

“Tahan pokoknya, alirkan manfaatnya, itulah wakaf,” ujarnya.

Acara peresmian tersebut ditutup dengan doa bersama. Usai itu para hadirin makan bersama dengan bercengkerama bercerita tentang kehadiran sumur wakaf yang selama ini dinantikan. Semoga kehadiran sumur air bersih hasil wakaf ini dapat menjadi kebaikan dan kebermanfaatan untuk para penerima manfaat. Mari bersama Dompet Dhuafa alirkan kebaikan wakaf abadi untuk kebermanfaatan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Ibu Maluku Utara Erupsi Setinggi 1,5 Kilometer

Gunung Ibu Maluku Utara Erupsi Setinggi 1,5 Kilometer

Sulsel | Senin, 25 September 2023 | 09:17 WIB

3 Fakta Menarik Kevin Diks, Bintang Liga Champions Berdarah Maluku yang Berhasrat Bela Timnas Indonesia

3 Fakta Menarik Kevin Diks, Bintang Liga Champions Berdarah Maluku yang Berhasrat Bela Timnas Indonesia

Sulsel | Sabtu, 23 September 2023 | 13:19 WIB

Krisis Air Bersih di Jakut dan Jakbar, Heru Budi Minta Reservoir Komunal Dipercepat

Krisis Air Bersih di Jakut dan Jakbar, Heru Budi Minta Reservoir Komunal Dipercepat

Jakarta | Jum'at, 22 September 2023 | 20:50 WIB

3 Pekerjaan Rumah Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad, Dari Krisis Air hingga Tawuran Berdarah

3 Pekerjaan Rumah Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad, Dari Krisis Air hingga Tawuran Berdarah

Bekaci | Kamis, 21 September 2023 | 16:53 WIB

Derita Warga Kota Bekasi, Krisis Air Bersih Sebabkan Gatal-gatal hingga Keluarkan Rp2 Juta untuk Berobat

Derita Warga Kota Bekasi, Krisis Air Bersih Sebabkan Gatal-gatal hingga Keluarkan Rp2 Juta untuk Berobat

Bekaci | Selasa, 19 September 2023 | 17:03 WIB

Diduga Lecehkan Gadis 21 Tahun, Bupati Maluku Tenggara Lamar Korban Pakai Mahar Rp 1 Miliar

Diduga Lecehkan Gadis 21 Tahun, Bupati Maluku Tenggara Lamar Korban Pakai Mahar Rp 1 Miliar

Sulsel | Minggu, 17 September 2023 | 12:30 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×