Duduk Perkara Massa Preman Serang Pasar Kutabumi, Pedagang sampai Trauma Jualan

Senin, 25 September 2023 | 19:42 WIB
Duduk Perkara Massa Preman Serang Pasar Kutabumi, Pedagang sampai Trauma Jualan
Belasan kios milik pedagang di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten dirusak paksa pada Minggu (24/9) siang oleh sekelompok massa diduga preman. ANTARA/Azmi

Suara.com - Pedagang di Pasar Kutabumi kembali berjualan pasca tragedi penyerangan preman pada Minggu (24/9/2023). Namun, sebagian besar dari pedagang memilih tidak berjualan karena insiden tersebut traumatis.

Fatimah selaku perwakilan kelompok pedagang Pasar Kutabumi mengaku sebanyak 50% pedagang memilih tidak berjualan. Pedagang yang berani berjualan karena dijamin keamanannya oleh Kapolres Kota Tangerang yang mendatangi pasar tersebut.

Kronologi Penyerangan

Penyerangan massa preman di Kabupaten Tangerang itu diduga karena adanya rencana relokasi pasar. Para preman menyasar pedagang yang menolak proyek tersebut.

Prihadi selaku salah seorang pedagang mengatakan bahwa ia dan ratusan pedagang mencegah penutupan pintu pasar dengan batu kerikil oleh pengembang.

Prihadi juga menjadi korban pemukulan para preman. Ia mengalami luka di kepala dan sesak dada karena pukulan. 

"Karena kami sudah mendapatkan informasi jika pengembang akan mengerahkan preman-preman dan menutup pintu pasar dengan batu kerikil. Kami bersiaga untuk menghadang penutupan pintu dan mempertahankan pasar," jelasnya.

Kemudian, para preman membabi buta merusak kios dan memukul pedagang yang berada di hadapannya. Tak hanya melakukan penyerangan, preman juga menjarah barang dagangan, mengambil uang pedagang, dan aksi anarkis lainnya. 

Kerugian materiil pun ditimbulkan dan bahkan 20 rekan Fatimah mengalami luka-luka. Fatimah mengatakan puluhan pedagang mengalami luka serius di kepala dan badan. Hal ini lantaran preman memukuli para pedagang dengan martil, batu, dan kayu.

Baca Juga: 3 Tim yang Sukses Ciptakan Kejutan di Pekan Ke-13 BRI Liga 1, Ada Persita Tangerang

Sebagian pedagang pun masih dirawat di rumah sakit. Kebrutalan ini sangat tidak diduga dan para pedagang pun tak berdaya.

Prihadi mengatakan tidak ada aparat dari Polri maupun TNI saat peristiwa tersebut terjadi. Padahal pihaknya telah berkoordinasi dan lapor ke Polsek dan Polres.

Selanjutnya, Fatimah dan tim kuasa hukum pedagang pun melaporkan insiden ini ke Polres Kota Tangerang di Tigaraksa. Para pedagang melaporkan Perumda Niaga Pasar Kabupaten Tangerang dan pengembang yang membangun pasar tersebut.

Atas kejadian tersebut, polisi pun meminta para preman menyerahkan diri. Polisi juga berjanji akan menindak tegas para pelaku.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiono juga melakukan penyelidikan dan investigasi terhadap aksi tersebut. Pihaknya berjanji mencari pihak yang bertanggung jawab dan motif di balik aksi ini.

"Sekali lagi kami mengimbau kepada seluruh pihak yang terlibat di dalam peristiwa tindak pidana tadi sore untuk menyerahkan diri secara sukarela kepada kepolisian," kata Sigit Dany Setiono, Minggu (24/9/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI