Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 April 2026 | 08:39 WIB
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
Donald Trump (Rollingstone)
baca 10 detik
  • Pelaku penembakan Washington memiliki manifesto kebencian anti-Kristen dan menargetkan pejabat tinggi Amerika Serikat.

  • Keamanan Washington Hilton dikritik setelah tersangka berhasil membawa senjata ke acara gala dinner.

  • Donald Trump menawarkan ballroom Gedung Putih sebagai lokasi kegiatan yang jauh lebih aman.

Suara.com - Manifesto kebencian terhadap umat Kristen menjadi motif utama di balik aksi penembakan pada acara gala dinner di Washington DC.

Pelaku sengaja mengincar pejabat tinggi Amerika Serikat sebagai target utama dalam daftar prioritas serangan yang telah disusunnya.

Insiden ini mengungkap adanya ancaman serius yang terencana dengan matang dari individu yang memiliki ideologi radikal tertentu.

Momen tak biasa terjadi di ruang Oval Gedung Putih saat seorang balita berusia dua tahun tertangkap kamera tidur-tiduran dengan santai. [Istimewa]
Momen tak biasa terjadi di ruang Oval Gedung Putih saat seorang balita berusia dua tahun tertangkap kamera tidur-tiduran dengan santai. [Istimewa]

Cole Tomas Allen kini telah diamankan pihak berwajib setelah melancarkan aksinya di tengah kerumunan tamu undangan penting.

Sosok pria berusia 31 tahun asal Torrance, California ini ditangkap langsung di lokasi kejadian oleh aparat keamanan.

Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa isi pernyataan tertulis pelaku menunjukkan tingkat kebencian yang sangat mendalam.

Presiden AS, Donald Trump. [IG/@realdonaldtrump]
Presiden AS, Donald Trump. [IG/@realdonaldtrump]

"Ketika Anda membaca manifestonya, dia membenci orang Kristen," kata Trump dalam wawancara Fox News.

Dokumen tersebut sempat dikirimkan oleh Allen kepada pihak keluarganya beberapa saat sebelum serangan bersenjata itu dimulai.

Dalam catatan itu, tersangka secara eksplisit menjuluki dirinya sendiri sebagai sosok "Pembunuh Federal yang Ramah".

baca juga

Pelaku menganggap sikap diam terhadap penindasan merupakan bentuk keterlibatan dalam kejahatan yang dilakukan oleh pihak penindas.

"Menolak untuk berbuat dosa ketika 'orang lain' ditindas bukanlah perilaku Kristen; itu adalah keterlibatan dalam kejahatan penindas," demikian isi manifesto tersebut.

Berdasarkan laporan Reuters, daftar target Allen mencakup jajaran pejabat pemerintah dari posisi paling tinggi hingga terendah.

Allen secara terang-terangan mengejek lemahnya sistem pengamanan di Hotel Washington Hilton yang menjadi lokasi jamuan makan tersebut.

Ia merasa heran karena dapat membawa sejumlah senjata api ke dalam gedung tanpa mendapatkan pemeriksaan yang ketat.

"Seperti, satu hal yang langsung saya perhatikan saat masuk hotel adalah rasa arogansi. Saya masuk dengan beberapa senjata dan tidak seorang pun di sana mempertimbangkan kemungkinan bahwa saya bisa menjadi ancaman," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

News | Senin, 27 April 2026 | 07:34 WIB

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:37 WIB

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×