Prabowo-Megawati Duduk Satu Meja, Gerindra: Kadang Beda Pilihan Tapi...

Ria Rizki Nirmala Sari, Novian Ardiansyah

Selasa, 26 September 2023 | 13:55 WIB
Prabowo-Megawati Duduk Satu Meja, Gerindra: Kadang Beda Pilihan Tapi...
Momen Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Menhan Prabowo Subianto duduk bareng satu meja di acara Hari Nasional Arab Saudi ke-93 di Jakarta, Senin (25/9). (tangkapan layar/Instagram)

Suara.com - Partai Gerindra memandang positif pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri. Keduanya bertemu bahkan duduk satu meja di perayaan Hari Nasional ke-93 Arab Saudi di Jakarta, Senin (25/9/2023).

"Ya, bagus sekali, ya, memang namanya silaturahim antartokoh-tokoh bangsa terus terjadi termasuk antara Ibu Mega dan Pak Prabowo," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Habiburokhman lantas menyinggung kembali hubungan baik Gerindra dan PDIP, di mana bagi Gerindra, PDIP merupakan cinta pertama. Mulai dari Pemilu 2009 yang menduetkan Megawati-Prabowo sebagai capres dan cawapres, hingga pada Pilkada DKI Jakarta 2012 yang berhasil memenangkan pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Jadi hubungan kami sejak saat itu dan sampai saat ini terus terbina baik. Walaupun kadang-kadang kita berbeda pilihan, tapi kenangan indah dengan PDIP itu nggak akan pernah terlupakan, kurang lebih begitu," kata Habiburokhman.

Habiburokhman memastikan pertemuan antara Prabowo dan Megawati merupakan hal yang wajar, mengingat hubungan baik antara Ketua Umum Partai Gerindra dan Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut.

"Jadi hubunganya psikologisnya baik sekali, makanya kalau ketemu di acara apapun, ya, pasti beliau berdua saling mendekat," kata Habiburokhman.

:Politisi Gerindra Habiburokhman. [Suara.com/Novian Ardiansyah]
:Politisi Gerindra Habiburokhman. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Habiburokhman menanggapi sekaligus ihwal wacana pertemuan Prabowo dan Megawati. Menurutnya pertemuan kedua tokoh itu bisa kapan saja dilakukan.

"Bukan hal yang istimewa kalau Pak Prabowo bertemu Ibu Mega, kapan saja. Jadi bisa kapan saja beliau-beliau ketemu," ujar Habiburokhman.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri terlihat duduk satu meja saat menghadiri acara Hari Nasional Arab Saudi ke-93.

Melalui keterangan tertulis dan keterangan foto dari tim media Prabowo, diketahui sejumlah tokoh turut hadir dalam acara Hari Nasional Arab Saudi ke-93 di Jakarta. Mereka yang hadir di antaranya, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, serta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Momen Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Menhan Prabowo Subianto duduk bareng satu meja di acara Hari Nasional Arab Saudi ke-93 di Jakarta, Senin (25/9). (tangkapan layar/Instagram)
Momen Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Menhan Prabowo Subianto duduk bareng satu meja di acara Hari Nasional Arab Saudi ke-93 di Jakarta, Senin (25/9). (tangkapan layar/Instagram)

Meteri Agama Yaqut menyampaikan amanat dari Presiden Jokowi. Ia menyampaikan ucapan selamat dari Presiden Jokowi atas Hari Nasional Arab Saudi yang ke-93.

"Hubungan Indonesia dengan Arab Saudi selama ini terjaga dan terjalin dengan baik untuk memperkuat hubungan internasional. Indonesia dan Arab Saudi telah bekerja sama dalam segala bidang terutama bidang energi dan pertahanan," kata Presiden Jokowi dalam amanatnya yang disampaikan Menteri Agama, dikutip Selasa (26/9/2023).

Terpisah, melalui akun Instagram @gusyaqut, Menteri Agama turut mengunggah momen saat dirinya duduk satu meja dengan Prabowo, Megawati dan tokoh negara lainnya yang turut hadir.

Melalui keterangan foto yang diunggah, pria yang akrab disapa Gua Yaqut ini menuliskan, "Amanah ini berat. Tapi selalu ada yang menyenangkan di dalamnya. Salah satunya bisa memiliki kesempatan untuk ketemu banyak tokoh penting dan menggali ilmu darinya".

Ia lantas menyinggung banyaknya orang penting yang hadir hingga adanya bocoran tipis-tipis.

"Seperti tadi malam pada Peringatan National Day Kerajaan Saudi Arabia. Banyak orang penting hadir dan ada bocoran penting meski tipis-tipis," tulis Gus Yaqut di akun Instagram pribadinya seperti dilihat Suara.com, Selasa (26/9/2023).

"Nggak usah kepo bocorannya apa. Nanti juga bakal tahu sendiri. Tunggu aja!" tandasnya.

PDIP Cinta Pertama Gerindra

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menjelaskan hubungan antara Gerindra dan PDIP terjalin bagus. Bahkan, bagi Gerindra, PDIP ibarat cinta pertama.

Hal ini ia sampaikan menanggapi wacana menyatukan dua bakal calon presiden, antara Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

"Hubungan kami dengan PDIP sendiri bagus banget ya. Kalau bisa diibaratkan, PDIP itu cinta pertamanya Gerindra. Ya nggak?" kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/9/2023).

Habiburokhman menyampaikan mengapa PDIP ibarat cinta pertama bagi Gerindra. Pasalnya ketika Gerindra masih berstatus partai baru, Gerindra sudah bekerja sama dengan PDIP pada Pemilu 2009. Kala itu, kerja sama partai ini mengusung duet Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo.

"2009 ketika kami partai baru usia setahun, kami sudah bekerja sama dan hampir menang waktu itu dari tiga kontestan, PDIP dan Gerindra. Di 2012 bahkan cinta pertama itu membuahkan hasil produk, yaitu pasangan Jokowi-Ahok menang di Pilkada DKI 2012 dan terus kita kompak hingga saat ini, walaupun dalam berbagai kasus kita sering berbeda pilihan," tutur Habiburokhman.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bicara dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri usai Upacara Peringatan HUT ke-78 RI di Istana, Kamis (17/8) kemarin. (Foto dok Prabowo)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bicara dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri usai Upacara Peringatan HUT ke-78 RI di Istana, Kamis (17/8) kemarin. (Foto dok Prabowo)

Meski memiliki hubungan baik, berbeda konteks ketika membicarkan penggabungan dua poros menjadi satu, antara poros koalisi Gerindra dengan poros PDIP.

Menurut Habiburokhman, penggabungan itu sulit tercapai. Mengingat masing-masing poros sudah memiliki capresnya sendiri. Ia sendiri mempertanyakan, apakah mungkin kemudian capres dari PDIP, yakni Ganjar yang menjadi cawapres. Pasalnya, Gerindra sudah bertekad untuk menjadikan Prabowo sebagai capres dan tidak mungkin menurunkannya menjadi cawapres.

"Jadi sebenarnya hambatan psikologisnya nggak ada hanya soal teknis nih. Kalau Pak Prabowo kan nggak mungkin mundur sebagai cawapres. Ini kan juga sudah ketiga kalinya beliau maju dan lain sebagainya, enggak mungkin aja Pak Prabowo sebagai cawapres," kata Habiburokhman.

"Kita tinggal lihat seberapa mungkin Pak Ganjar menjadi cawapres. Itu kami tidak akan desak, bahkan nggak berani menawarkan. karena takutnya dikira tidak sopan. Tapi yang penting adalah kalau toh sama-sama capres berarti nggak mungkin di satu koalisi," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Berlebihan Komunikasi ke Jokowi Usai Kaesang Jadi Ketum PSI, Elite PDIP: Justru Kita Salut

Ogah Berlebihan Komunikasi ke Jokowi Usai Kaesang Jadi Ketum PSI, Elite PDIP: Justru Kita Salut

News | Selasa, 26 September 2023 | 13:33 WIB

Duduk Semeja Bareng Megawati hingga Prabowo, Gus Yaqut: Gak Usah Kepo Bocoran Apa, Tunggu Aja

Duduk Semeja Bareng Megawati hingga Prabowo, Gus Yaqut: Gak Usah Kepo Bocoran Apa, Tunggu Aja

News | Selasa, 26 September 2023 | 12:55 WIB

Fahri Hamzah Sebut Prabowo Jadi Sosok Tepat Basmi Pejabat Doyan Korupsi

Fahri Hamzah Sebut Prabowo Jadi Sosok Tepat Basmi Pejabat Doyan Korupsi

Kotak Suara | Selasa, 26 September 2023 | 12:49 WIB

Simbol-simbol Jokowi Lewat si Bungsu Kaesang di PSI: Berpihak ke Prabowo hingga Keberatan dengan PDIP

Simbol-simbol Jokowi Lewat si Bungsu Kaesang di PSI: Berpihak ke Prabowo hingga Keberatan dengan PDIP

News | Selasa, 26 September 2023 | 12:07 WIB

Kaesang Jawab soal Aturan Internal PDIP Satu Keluarga Harus Satu Partai: Mbok Dilihat KK Saya

Kaesang Jawab soal Aturan Internal PDIP Satu Keluarga Harus Satu Partai: Mbok Dilihat KK Saya

News | Selasa, 26 September 2023 | 11:04 WIB

Telak! Sindiran Politisi PDIP usai Kaesang jadi Ketum PSI: Betapa Hebatnya Pilih Anak Muda Punya Jam Terbang Tinggi

Telak! Sindiran Politisi PDIP usai Kaesang jadi Ketum PSI: Betapa Hebatnya Pilih Anak Muda Punya Jam Terbang Tinggi

News | Selasa, 26 September 2023 | 10:46 WIB

Terkini

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:10 WIB

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 21:06 WIB

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:58 WIB

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:47 WIB

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:41 WIB

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:40 WIB