Waspada! Modus Penipuan Makin "Pinter" Ini yang Harus Dicermati

Fabiola Febrinastri

Kamis, 05 Oktober 2023 | 13:50 WIB
Waspada! Modus Penipuan Makin "Pinter" Ini yang Harus Dicermati
Waspada penipuan yang mengatasnamakan BAF. (Dok: BAF)

Suara.com - Pelaku kejahatan siber selalu menemukan celah baru untuk menjebak korban. Beragam modus pun sering dilakukan, ada yang mengaku sebagai perwakilan dari layanan konsumen perusahaan, ada pula oknum penipu yang sengaja membuat akun media sosial mengatasnamakan perusahaan tertentu yang tentunya abal-abal.

Terlebih saat ini sedang marak modus penipuan online melalui pesan di aplikasi WhatsApp yang mengaku kurir paket atau undangan pernikahan digital dengan mengirimkan file format apk atau pdf.  Tidak sedikit yang kecele karena si pelaku cukup lihai dalam menjalankan aksinya karena berupaya senatural mungkin agar korban percaya. Pengguna yang lengah otomatis akan mengunduh file tersebut yang berakibat saldo mobile banking pun terkuras.

Lantas bagaimana menghindari penipuan seperti ini? Dilansir dari berbagai sumber, berikut tips agar tidak kena kasus penipuan:

1.      Selalu cek nomor handphone

Jika kamu dihubungi oleh oknum yang tidak dikenal melalui sambungan telepon atau pesan dari WhatsApp, hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mencoba mencari tahu nomor tersebut. Hal itu bisa kamu cek melalui situs mesin pencari (Google) atau aplikasi pengecek nomor telepon. Biasanya, jika itu penipuan bisa terlihat dari review orang-orang yang pernah ditelepon oleh oknum tersebut. Sebagai contoh, nomor telepon yang dicurigai sudah dilabeli nama “Awas ini nomor penipu”.

Selain itu, kamu bisa cek dari kombinasi nomornya. Misalnya, suatu perusahaan akan memiliki nomor yang unik dan tertera pada situs mesin pencari ataupun website resmi perusahaan tersebut.

2.      Cermati akun media sosial

Perlu kamu ketahui, para penipu menggunakan username akun yang sangat mirip dengan akun resmi dari perusahaan yang ditirunya. Bukan hanya nama, melainkan foto profil dan gaya bahasa juga dibuat semirip mungkin agar korban terjebak.

Maka dari itu, tak ada salahnya kamu cek akun media sosial perusahaan dengan teliti. Mulai dari Twitter, Facebook, Instagram, TikTok, dan akun lainnya. Nah, akun medsos perusahaan biasanya juga tertera pada website resmi, memiliki centang biru dan punya pengikut yang banyak. Jika dari akun medsos yang kamu temukan tidak memiliki kriteria tersebut di atas, sudah dipastikan bahwa itu akun bodong atau penipu.

baca juga

3.      Jangan mudah percaya

Modus penipuan melalui telepon biasanya mengiming-imingi sebuah hadiah, baik berupa barang, seperti mobil atau motor serta uang tunai yang bernilai puluhan juta rupiah. Tentu hal itu sangat menggiurkan bagi seseorang yang awam. Jika termakan bujuk rayu, siap-siap kamu akan masuk dalam jebakan mereka.

Maka dari itu, jika menerima telepon dari oknum tersebut, perlu adanya konfirmasi. Kamu bisa berikan beberapa pertanyaan kepada mereka. Pertama, tanyakan dapat nomor kamu dari mana, tanyakan promo yang kamu dapatkan, tanyakan alamat kantor, dan tanyakan bagaimana cara mendapatkan promo atau klaim hadiah tersebut. Jika mereka gagap, tidak bisa menjawab, atau memberikan informasi yang berbelit-belit, maka sudah dipastikan bahwa itu adalah penipuan!

4.      Cek segala informasi resmi perusahaan

Informasi resmi dari perusahaan bisa kamu cek dengan mudah melalui beberapa pilihan. Mulai dari website resmi yang menggunakan domain .com atau .co.id. Jika domain website yang kamu temukan berupa blog.spot, sebaiknya hindari karena sudah dipastikan bahwa itu website palsu.

Melihat hal itu, PT Bussan Auto Finance (BAF) sebagai perusahaan pembiayaan juga mewaspadai penipuan dengan berbagai modus saat ini. BAF mengimbau kepada konsumen agar waspada terhadap pihak di luar sana yang menghubungi dan mengatasnamakan BAF. Hindari melakukan transaksi di luar rekanan resmi BAF. Jika ada yang memberikan nomor rekening atas nama pribadi, jangan melakukan transaksi apa pun dapat dipastikan hal tersebut adalah PENIPUAN.

Ada baiknya bagi konsumen yang mendapatkan telepon dari oknum penipu segera menghubungi layanan konsumen BAF melalui BAF Care di 1500 750 atau WhatsApp resmi BAF 0811 8018873 dan email ke [email protected].

Tak hanya itu, kamu juga bisa menghubungi BAF melalui website resmi BAF dan media sosial resmi. Mulai dari Facebook (BAF Indonesia), Twitter (@BAF_Indo), Instagram (@bafindonesia), YouTube (@bafindonesia), Line (baf.indonesia), Linkedin (PT Bussan Auto Finance), serta TikTok (bafindonesia). Jika menemukan hal yang mencurigakan, pastikan hanya menghubungi akun media sosial resmi BAF di atas. Kamu juga bisa unduh aplikasi BAF Mobile melalui Play Store atau App Store untuk mendapakan informasi terkait produk ataupun promo terkini.

Mari bersama kita waspadai dan tolak dengan tegas penipu ala konsumen cerdas.

BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat! #CicilAjadiBAF

PT Bussan Auto Finance berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Pertolongan Pertama Jika Terkena Penipuan Lewat File APK

Begini Pertolongan Pertama Jika Terkena Penipuan Lewat File APK

Bisnis | Senin, 02 Oktober 2023 | 11:04 WIB

Waspada Modus Penipuan di Makassar: Pelaku Ngaku Kenal Pemilik Toko, Karyawan Dimintai Uang

Waspada Modus Penipuan di Makassar: Pelaku Ngaku Kenal Pemilik Toko, Karyawan Dimintai Uang

Sulsel | Jum'at, 22 September 2023 | 16:11 WIB

Viral Seorang Pria di Sambas Pura-Pura Bisu Demi Jalankan Modus Penipuan

Viral Seorang Pria di Sambas Pura-Pura Bisu Demi Jalankan Modus Penipuan

Kalbar | Kamis, 21 September 2023 | 21:03 WIB

Kejahatan Siber Sasar Mobile Banking di Indonesia, Berikut Tips dari Kaspersky Agar Tidak Tertipu

Kejahatan Siber Sasar Mobile Banking di Indonesia, Berikut Tips dari Kaspersky Agar Tidak Tertipu

Tekno | Senin, 04 September 2023 | 13:52 WIB

CyberArk : Industri Perbankan Rentan Mengalami Serangan Siber

CyberArk : Industri Perbankan Rentan Mengalami Serangan Siber

Tekno | Rabu, 16 Agustus 2023 | 13:00 WIB

Terinspirasi Hacker Bjorka, Eks Karyawan Pinjol Jual 20 Ribu Data Nasabah ke Dark Web

Terinspirasi Hacker Bjorka, Eks Karyawan Pinjol Jual 20 Ribu Data Nasabah ke Dark Web

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 19:42 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×