Dikepung Massa Berbendera Palestina, Kedubes AS di Jakarta Dilapisi Pagar Berduri

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Rabu, 11 Oktober 2023 | 14:25 WIB
Dikepung Massa Berbendera Palestina, Kedubes AS di Jakarta Dilapisi Pagar Berduri
Massa aksi solidaritas untuk Palestina saat berunjuk rasa di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat menjadi sasaran aksi demonstrasi yang digelar ratusan orang pada Rabu (11/10). Demonstrasi yang diinisiasi PA 212, FPI dan GNPF digelar sebagai bentuk solidaritas untuk Palestina yang kini sedang digempur habis-habisan militer Israel.

Pantuan Suara.com, ratusan orang itu yang menggelar aksi protes atas tindakan Israel kepada rakyat Palestina itu sudah berkumpul di titik lokasi sejak pukul 13.00 WIB.

Seorang orator pun memerintahkan agar massa langsung merapat depan Kedubes AS.

"Ayo kita pindah ke sana, di depan (Kedubes) sana,” kata orator, dari atas mobil Komando, di lokasi, Selasa.

Sejak kedatangan ratusan pendemo berbendera Palestina, area pintu masuk di kantor Kedubes AS terlihat dilapisi dengan menggunakan pagar berduri. Dalam demonstrasi itu tak hanya dihadiri kaum laki-laki. Terlihat sejumlah wanita mengenakan pakaian hitam ikut berujuk rasa sembari menenteng bendera Palestina. 

Seorang emak-emak ikut aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta. (Suara.com/Faqih)
Seorang emak-emak ikut aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta. (Suara.com/Faqih)

Terkait aksi demo tersebut, jalur lalu lintas di depan Kedubes Amerika belum ditutup aparat kepolisian.

Pengendara yang dari Jalan MI Ridwan Rais, masih bisa melintas ke Jalan Merdeka Selatan meski arus lalu lintas mengalami kepadatan.

Sebelumnya, massa ormas gabungan PA 212, FPI dan GNPF berencana menggelar aksi solidaritas untuk rakyat Palestina atau Aksi 11 10 Free Palestine di kantor Kedubes AS di Jakarta, siang nanti. 

Koordinator aksi, Buya Husein mengatakan, sebanyak 1.000 demonstran bakal hadir dalam aks protes untuk mengecam tindakan Israel ke rakyat Palestina. 

baca juga

"Kurang lebihnya 1.000 orang," kata Husein, kepada Suara.com, melalui pesan Whatsapp, Rabu.

Husein menegaskan, dalam tuntutan aksi kali ini, mereka tidak akan menuntut penghentian perang antara Israel-Palestina. Namun, salah satu tuntutan aksi yakni kemerdekaan Palestina.

"Tuntutan kita dalam aksi nanti, tidak menuntut untuk menghentikan perang, tapi Palestina Merdeka,” kata Husein.

Adapun tuntutan dalam aksi solidaritas untuk Palestina sebagai berikut:

  1. Mendukung penuh operasi yang dilakukan HAMAS sebagai salah satu komponen perjuangan pembebasan Palestina terhadap penjajahan dan penindasan serta pendudukan tidak sah dan berkepanjangan dari rezim penjajah Yahudi Zionis Israel terhadap bangsa Palestina di tanah Palestina;
  2. Perlawanan yang dilakukan oleh HAMAS adalah bentuk bela diri atas kekejian dan begitu banyak pelanggaran Hak Asasi Manusia oleh penjajah Zionis Israel terhadap rakyat Palestina yang selama ini terus terulang dan dilindungi oleh Amerika Serikat dan negara-negara barat sekutu-sekutunya, hal ini juga dalam rangka mewujudkan kemerdekaan bangsa Palestina atas penjajahan Zionis Israel;
  3. Perlawanan Rakyat Palestina terhadap Israel adalah pembelaan diri yang Sah sesuai Hukum Internasional bukan tindakan terorisme. Selama ini, justru penjajah Israel lah yang selalu melakukan tindakan teror terhadap rakyat Palestina dan selalu dilindungi oleh Amerika Serikat dan sekutunya;
  4. Menuntut Pemerintah Indonesia untuk Proaktif mendukung perjuangan Rakyat Palestina sesuai amanat Konstitusi UUD 1945 bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan;
  5. Mengecam sikap tidak berimbang dan bias serta tidak profesional kepada media yang menyebut HAMAS sebagai Teroris;
  6. Menyerukan kepada segenap negara Arab dan seluruh negara Islam di dunia agar bersatu padu membentuk Pakta Pertahanan Dunia Islam dengan mengirimkan tentaranya masing- masing bergabung dengan rakyat Palestina untuk mengusir penjajah Israel dari wilayah Palestina serta membebaskan Al-Aqsa dan bangsa Palestina dari penjajahan.
  7. Menyerukan kepada seluruh Umat Islam untuk membaca Qunut Nazilah dalam salat lima waktu atas jatuhnya korban dari muslimin Palestina, Memboikot produk-produk terkait Israel, Memberi bantuan sosial seperti obat-obatan, makanan dan lainnya serta bersatu padu mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam membebaskan bumi Palestina dan Al Aqsa dari cengkraman penjajah Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Minta China Kecam Hamas, Respon Beijing Malah Dukung Palestina Merdeka

Israel Minta China Kecam Hamas, Respon Beijing Malah Dukung Palestina Merdeka

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 11:16 WIB

Tuntut Kemerdekaan Palestina, Seribu Massa FPI Geruduk Kedubes AS Siang Ini

Tuntut Kemerdekaan Palestina, Seribu Massa FPI Geruduk Kedubes AS Siang Ini

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 11:13 WIB

Punya Hutang Budi ke Palestina, Warga Indonesia Mengutuk Keras Serangan Israel

Punya Hutang Budi ke Palestina, Warga Indonesia Mengutuk Keras Serangan Israel

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 10:54 WIB

Benarkah Iran Terlibat Di Balik Serangan Hamas Ke Israel?

Benarkah Iran Terlibat Di Balik Serangan Hamas Ke Israel?

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 09:11 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×