Perlunya Sinergi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan dan Krisis Air Secara Global

Iman Firmansyah

Senin, 16 Oktober 2023 | 17:30 WIB
Perlunya Sinergi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan dan Krisis Air Secara Global
Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mengangkat tema ‘Kolaborasi Global Antisipasi Krisis Air Dampak Perubahan Iklim’, Senin (16/10/2023). (Istimewa)

Suara.com - Indonesia saat ini tengah menghadapi ancaman kekeringan yang lebih panjang dan kuat dari tahun-tahun sebelumnya.

Kekeringan ini dipicu oleh fenomena El Nino moderat yang terjadi sejak Juli 2023. Berdasarkan data BMKG, kekeringan yang terjadi saat ini telah menyebabkan penurunan debit air di beberapa sungai dan waduk di Indonesia.

“Hal ini berdampak pada berkurangnya pasokan air untuk pertanian, industri, dan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Ini merupakan peringatan bagi Indonesia untuk segera mengambil langkah mitigasi krisis air,” ujar Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mengangkat tema ‘Kolaborasi Global Antisipasi Krisis Air Dampak Perubahan Iklim’, Senin (16/10/2023).

Dwikorita mengatakan pemerintah telah melakukan mitigasi sejak dini untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyiapkan waduk, embung, dan pengeboran sumur air dalam.

Meskipun upaya mitigasi telah dilakukan, namun ancaman kekeringan tetap perlu diwaspadai. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dari berbagai pihak untuk mengatasi krisis air, baik pemerintah, swasta, masyarakat, hingga organisasi internasional.

"Persoalan ini sangat kompleks, bukan karena hanya satu sebab dan hanya satu negara, tapi terlibat keterkaitan berbagai elemen. Jadi kita harus gotong-royong," ujar Dwikorita.

Terlebih, dia menambahkan, ancaman kekeringan bukan hanya masalah yang melanda Indonesia, namun juga tantangan global. Bahkan, data dari Food and Agriculture Organization (FAO) memprediksi krisis pangan akan terjadi pada 2050 jika tidak ada tindakan konkret yang dilakukan sedini mungkin.

Sementara itu, dalam World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali tahun depan, Dwikorita berharap Indonesia dapat berperan sebagai jembatan antara negara-negara maju dan berkembang dalam upaya mitigasi krisis air. Indonesia juga dapat berbagi kearifan lokal yang telah terbukti efektif dalam mengelola sumber daya air.

Wakil Ketua Sekretariat Panitia Nasional WWF Ke-10 yang juga Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Endra S. Atmawidjaja di dorym yang sama mengatakan, Indonesia siap untuk mengambil peran penting dalam mengatasi krisis air global dalam acara WWF ke-10.

baca juga

“Presiden Joko Widodo juga telah ditunjuk oleh World Water Council sebagai Water Messenger. Beliau akan menjadi penyampai pesan global untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya air,” sebutnya.

Di samping itu, Endra mengatakan bahwa Indonesia telah berkomitmen untuk memenuhi target Sustainable Development Goals (SDGs) poin enam, yaitu akses terhadap air minum dan sanitasi yang layak.

Dia menyebutkan bahwa pada 2023, Indonesia telah mencapai 90 persen akses terhadap air minum, dan 80 persen akses terhadap sanitasi layak. Dia pun berharap bahwa Indonesia dapat sukses dalam membawa pesan global terhadap isu air. Ia juga berharap bahwa WWF dapat menjadi platform untuk mempromosikan isu air kepada masyarakat luas.

WWF ke-10 akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 18-24 Mei 2024. Acara ini akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmennya dalam mengatasi krisis air global. Indonesia juga akan mendorong kerja sama internasional untuk mengatasi masalah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situ Hambaro di Bekasi Alami Kekeringan Ini Penampakannya

Situ Hambaro di Bekasi Alami Kekeringan Ini Penampakannya

Bekaci | Minggu, 15 Oktober 2023 | 14:21 WIB

Antisipasi Kekeringan di Sektor Pertanian, DPKP DIY Siapkan Sejumlah Langkah Ini

Antisipasi Kekeringan di Sektor Pertanian, DPKP DIY Siapkan Sejumlah Langkah Ini

Jogja | Minggu, 15 Oktober 2023 | 10:24 WIB

20 Hektare Sawah Bojongmangu Bekasi Panen di Tengah Kekeringan: Satu Hektare Sawah Hasilkan Enam Ton

20 Hektare Sawah Bojongmangu Bekasi Panen di Tengah Kekeringan: Satu Hektare Sawah Hasilkan Enam Ton

Bekaci | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 15:55 WIB

Musim Panas 2023: Ketika Bumi Berkerut Kering dan Langit Tetap Tak Tercabut

Musim Panas 2023: Ketika Bumi Berkerut Kering dan Langit Tetap Tak Tercabut

Your Say | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 15:41 WIB

Sebagian Wilayah DIY Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang, Paling Banyak Terdampak di Gunungkidul

Sebagian Wilayah DIY Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang, Paling Banyak Terdampak di Gunungkidul

Jogja | Kamis, 12 Oktober 2023 | 08:19 WIB

BPBD Sleman Catat 1.184 Jiwa Terdampak Kekeringan, Dropping Air Bersih dan Pemasangan Hidran Terus Dilakukan

BPBD Sleman Catat 1.184 Jiwa Terdampak Kekeringan, Dropping Air Bersih dan Pemasangan Hidran Terus Dilakukan

Jogja | Selasa, 10 Oktober 2023 | 17:18 WIB

Terkini

Gagal Bayar Pinjol Meningkat, Masyarakat Diduga Terpaksa Berutang untuk Biaya Hidup

Gagal Bayar Pinjol Meningkat, Masyarakat Diduga Terpaksa Berutang untuk Biaya Hidup

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Beda Biaya Hidup vs Gaya Hidup: Sindiran Influencer Irenna Kristyn yang Bikin Geram

Beda Biaya Hidup vs Gaya Hidup: Sindiran Influencer Irenna Kristyn yang Bikin Geram

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Ulasan Film Beautiful Pain: Mahakarya Drama Terbaru dari Dmaz Brodjonegoro

Ulasan Film Beautiful Pain: Mahakarya Drama Terbaru dari Dmaz Brodjonegoro

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:00 WIB

4 Varian Wardah Serum Clinical Series, Kulit Glowing Serasa Treatment di Klinik Tanpa Downtime

4 Varian Wardah Serum Clinical Series, Kulit Glowing Serasa Treatment di Klinik Tanpa Downtime

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Game Stupid Never Dies Resmi Rilis ke PS5 dan PC

Game Stupid Never Dies Resmi Rilis ke PS5 dan PC

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Kebakaran di Pulogadung Jakarta Timur, Dua Rumah Hangus Diduga akibat Korsleting Kipas Angin

Kebakaran di Pulogadung Jakarta Timur, Dua Rumah Hangus Diduga akibat Korsleting Kipas Angin

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Jatim Cegah Stunting, Gubernur Khofifah Bagikan Paket Gizi bagi Ibu Hamil dan Balita di Pacitan

Jatim Cegah Stunting, Gubernur Khofifah Bagikan Paket Gizi bagi Ibu Hamil dan Balita di Pacitan

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Teknologi dan Kolaborasi Dokter Jadi Kunci Penanganan Penyakit Saraf dan Otak

Teknologi dan Kolaborasi Dokter Jadi Kunci Penanganan Penyakit Saraf dan Otak

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Megah! Kanye West Tampil di Atas Kubah Raksasa dengan Visual Bumi dan Bulan di Konser Jakarta

Megah! Kanye West Tampil di Atas Kubah Raksasa dengan Visual Bumi dan Bulan di Konser Jakarta

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:35 WIB

17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas

17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:19 WIB

×