AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi

M Nurhadi

Rabu, 07 Januari 2026 | 20:35 WIB
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
Donald Trump [Instagram/realDonaldTrump]
baca 10 detik
  • Senator AS Lindsey Graham memperingatkan pemimpin Iran tentang potensi tindakan ekstrem Trump akibat kerusuhan domestik.
  • Peringatan ini menyusul protes masif di Iran yang dipicu oleh kondisi ekonomi nasional yang memburuk signifikan baru-baru ini.
  • Presiden Trump mengindikasikan intervensi militer AS jika pemerintah Iran terus menggunakan kekuatan terhadap warga sipil.

Suara.com - Ketegangan diplomatik antara Washington dan Teheran kembali memuncak.

Senator Amerika Serikat, Lindsey Graham, secara terbuka memperingatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bahwa Presiden Donald Trump akan mengambil tindakan ekstrem terhadap Iran, terkait pengambil alihan karena kerusuhan di negara itu.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Selasa waktu setempat, Graham menyatakan bahwa tindakan represif terhadap rakyat Iran yang menuntut perbaikan taraf hidup dapat memicu respons mematikan dari pihak Gedung Putih.

“Kalian (para Ayatollah) harus mengerti, jika pembunuhan terhadap rakyat sendiri terus berlanjut, Donald J. Trump akan menghabisi kalian,” tegas Graham dalam pernyataannya.

Graham menggambarkan situasi saat ini sebagai awal dari pergeseran geopolitik paling signifikan di wilayah Timur Tengah.

Ia menyamakan rezim Teheran saat ini dengan otoritas Nazi dan menjanjikan bahwa bantuan bagi rakyat Iran sedang dalam perjalanan. Menurutnya, perubahan besar untuk menyingkirkan rezim tersebut sudah berada di depan mata.

Peringatan keras dari pihak AS ini muncul saat Iran sedang dihantam gelombang protes masif selama beberapa pekan terakhir.

Demonstrasi tersebut dipicu oleh hancurnya kondisi ekonomi nasional dan anjloknya nilai tukar mata uang Rial yang kini menembus rekor terburuk di level 1.350.000 per dolar AS.

Laporan lapangan menunjukkan situasi semakin mencekam dengan jatuhnya korban jiwa, baik dari kalangan demonstran maupun aparat kepolisian.

baca juga

Meskipun Ayatollah Khamenei sempat menyatakan bahwa tuntutan ekonomi warga adalah hal yang wajar, ia secara tegas menginstruksikan aparat untuk menindak segala bentuk kerusuhan yang dianggap mengganggu stabilitas negara.

Sebelumnya, dikutip dari Anadolu, Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Washington akan ikut campur urusan pemerintah Iran dengan dalih penggunaan kekuatan militer terhadap sipil.

Pernyataan tersebut memicu kemarahan dari para pejabat tinggi di Teheran yang menuduh AS melakukan intervensi terhadap kedaulatan dalam negeri mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Greenland 2: Migration, Kisah Perjuangan Keluarga Garrity Bertahan Hidup di Bumi yang Kacau

Sinopsis Greenland 2: Migration, Kisah Perjuangan Keluarga Garrity Bertahan Hidup di Bumi yang Kacau

Entertainment | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:12 WIB

Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780

Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:54 WIB

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×