10 Tahap Genosida yang Dilakukan Israel kepada Palestina

Ruth Meliana

Jum'at, 20 Oktober 2023 | 17:28 WIB
10 Tahap Genosida yang Dilakukan Israel kepada Palestina
Jasad korban warga Palestina akibat serangan Israel di Jalur Gaza. (Foto: AFP)

Suara.com - Konflik bersejarah antara Palestina vs Israel kini kembali menemukan titik puncaknya. Kedua pihak kini saling getol melancarkan serangan satu sama lain demi memperebutkan kedaulatan di atas tanah yang sarat akan sejarah peradaban manusia tersebut.

Adapun Israel kini disebut-sebut melakukan genosida atas Palestina lantaran sikap mereka yang kerap melakukan agresi. Bahkan baru-baru ini, militer Israel melancarkan serangan ke Gaza pada Rabu (11/10/2023) setempat.

Sebuah akun aktivis kemerdekaan Palestina, Let's Talk Palestine membeberkan bahwa apa yang Israel lakukan adalah sebuah bentuk genosida terhadap rakyat Palestina.

Adapun akun tersebut kemudian memaparkan beberapa tahapan dalam sebuah genosida massal.

Tahapan 1 dan 2: Klasifikasi dan simbolisasi

Akun Instagram @letstalkpalestine menyebutkan tahapan pertama dan kedua sebuah genosida adalah klasifikasi dan simbolisasi.

Adapun Israel sepanjang sejarah dinilai melakukan klasifikasi terhadap penduduk Palestina

"Perundang-undangan Israel mengklasifikasikan populasi orang Palestina dan orang Yahudi menjadi dua kelompok yang berbeda," tulis akun tersebut, diunggah kembali pada Kamis (19/10/2023).

Pemerintah Israel juga mencatat orang Palestina di Tepi Barat dan Gaza menggunakan kartu identitas berwarna hijau. Sedangkan orang Palestina di Yerusalem membawa kartu identitas berwarna biru.

baca juga

Hukum Israel juga mengklasifikasikan warga Israel sebagai dua kategori ras yakni Yahudi dan Arab.

Tahap 3: Diskriminasi

"Genosida selalu didahului dengan sikap diskriminasi terhadap korbannya," tulis akun Let's Talk Palestine.

Kemudian, akun aktivis tersebut memaparkan beberapa daftar sikap diskriminatif Israel terhadap rakyat Palestina, seperti membatasi hak-hak sosial dan tak memiliki akses ke air dan tanah untuk pertanian.

Tahap 4: Dehumanisasi

"Dehumanisasi mengurangi rasa kasihan bangsa pelaku genosida ke korban," lanjut tulis akun itu.

Adapun Let's Talk Palestine juga menyertakan pidato Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant yang kontroversial.

"Kita menghadapi binatang dan harus memperlakukan mereka sebagai binatang," kata Gallant.

Tahap 5: Pengorganisasian

Tahapan selanjutnya yang dipaparkan adalah mengorganisir massa untuk melakukan penyerangan.

Israel dituding mengorganisir tentara dan milisi dari masyarakat untuk melancarkan serangan ke penduduk Tepi Barat.

Tahap 6: Polarisasi

Disebutkan bahwa tahapan genosida selanjutnya adalah polarisasi atau membuat kutub yang berseberangan.

Israel dinilai kerap memuat narasi yang menggambarkan kondisi mereka harus membunuh rakyat Palestina sebelum rakyat Palestina membunuh mereka.

Tahap 7: Persiapan

Let's Talk Palestine menyebut Israel telah menyiapkan secara matang untuk membasmi rakyat Palestina.

"Israel sangat memungkinkan tengah menyiapkan pasukan berskala besar untuk menggempur Gaza sejumlah 360.000 pasukan cadangan," jelas akun itu.

Tahap 8: Persekusi

Israel juga disebut melakukan persekusi terhadap masyarakat Palestina.

"Menyita tanah, mengusir orang-orang, dan mengumpulkannya ke satu wilayah seperti Gaza," timpal akun Let's Talk Palestine.

Tahap 9: Pemusnahan

Diduga bahwa Israel telah memusnahkan 47 keluarga Palestina seluruhnya. Israel juga dinilai menghapuskan keseluruhan generasi dari beberapa keluarga Palestina.

"Israel juga terbukti menggunakan bom fosfor putih di wilayah sipil," beber Let's Talk Palestine.

Sebagai informasi, bom fosfor putih merupakan senjata kimia yang membakar kulit dan bertahan lama bahkan hingga saat fase pemulihan.

Tahap 10: Penyangkalan

Tahap 10 oleh Let's Talk Palestine disebutkan belum dilakukan oleh Israel.

Tahap 10 tersebut yakni penyangkalan, yaitu upaya untuk membuat narasi bahwa genosida tak pernah terjadi. 

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Tawarkan Stadion ke Timnas Palestina untuk Markas Lawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Malaysia Tawarkan Stadion ke Timnas Palestina untuk Markas Lawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 16:22 WIB

Dukung Kemerdekaan Palestina, Massa Geruduk Gedung PBB

Dukung Kemerdekaan Palestina, Massa Geruduk Gedung PBB

Foto | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 16:00 WIB

Tak Harus Angkat Senjata, Ini Beberapa Cara Untuk Bantu Korban di Palestina

Tak Harus Angkat Senjata, Ini Beberapa Cara Untuk Bantu Korban di Palestina

Lifestyle | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 11:06 WIB

Melly Goeslaw Kumpulkan Rp70 Juta untuk Bantu Palestina: Setidaknya Jangan Nyinyir

Melly Goeslaw Kumpulkan Rp70 Juta untuk Bantu Palestina: Setidaknya Jangan Nyinyir

Entertainment | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 10:28 WIB

Imbas Perang Hamas dan Israel, MTV EMA 2023 Resmi Batal Digelar

Imbas Perang Hamas dan Israel, MTV EMA 2023 Resmi Batal Digelar

Your Say | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 09:53 WIB

139 Negara Dukung Palestina Merdeka, Ada Argentina Hingga Indonesia

139 Negara Dukung Palestina Merdeka, Ada Argentina Hingga Indonesia

News | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 07:01 WIB

Terkini

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

×