Sempat Hilang Kontak, Begini Nasib Terkini WNI Terjebak di Gaza

Riki Chandra

Selasa, 31 Oktober 2023 | 22:55 WIB
Sempat Hilang Kontak, Begini Nasib Terkini WNI Terjebak di Gaza
Roket yang ditembakkan militan Palestina dicegat oleh sistem rudal pertahanan Iron Dome Israel di Kota Gaza, Palestina, Sabtu (7/10/2023). [Mohammed ABED / AFP]

Suara.com - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang belum bisa dievakuasi dari Gaza, dikabarkan dalam kondisi baik. Hal itu dinyatakan Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi.

"Alhamdullilah mereka dalam kondisi baik. Baik dalam arti keadaan baik di tengah situasi yang sedang sangat tidak baik. Jadi alhamdullilah mereka sehat dan selamat," kata Menlu Retno, Selasa (31/10/2023).

Retno mengatakan, pihak Kementerian Luar Negeri melalui perwakilan-perwakilan RI terus berkomunikasi dan memantau kondisi WNI di Gaza.

"Kemarin sempat hilang kontak selama dua hari karena terputus jaringan internet, tetapi akhirnya hari Minggu (29/10/2023), saya sudah bisa kontak kembali," ujarnya.

Seperti pemerintah negara-negara lainnya, Pemerintah Indonesia sejauh ini masih terus berupaya untuk mengevakuasi warga negaranya dari Gaza, di tengah eskalasi konflik Israel-Palestina.

"Belum ada satu pun negara yang dapat mengevakuasi warga negaranya. Kami para menteri luar negeri setiap hari saling kontak untuk saling membantu apa yang bisa kita lakukan," ungkap Menlu Retno.

Dia menambahkan bahwa evakuasi warga dari Gaza belum mungkin dilakukan bila tidak ada jaminan keamanan dan ketersediaan jalur yang aman.

"Karena yang kita inginkan adalah a safe evacuation (evakuasi yang aman)," ucapnya.

Pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi dengan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) serta berbagai pihak yang bisa membantu dilakukannya evakuasi WNI dengan selamat.

baca juga

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri RI, sebanyak 10 WNI yang masih terjebak di Gaza terdiri dari tiga orang relawan MER-C yang berada di Rumah Sakit Indonesia serta tujuh orang yang berasal dari keluarga Indonesia yang menikah dengan warga setempat.

Evakuasi kesepuluh WNI tersebut hanya bisa dilakukan jika disepakati gencatan senjata antara Israel dan Palestina, yang kembali terlibat dalam pertempuran besar sejak pasukan Hamas Palestina menyerang wilayah Israel pada 7 Oktober lalu.

Sebelumnya pada 13 Oktober 2023, pemerintah telah berhasil mengevakuasi empat WNI dari wilayah Tepi Barat dan sekitarnya.

Sementara itu, sebanyak 129 WNI yang tinggal menetap di Tel Aviv, Yerusalem, dan sebagian Tepi Barat memilih tidak kembali ke Tanah Air karena merasa situasi mereka masih aman.

Dorong Truk Bantuan Kemanusiaan Masuk Gaza

Selain itu, Retno Marsudi mengatakan Indonesia terus mendorong agar lebih banyak truk bantuan kemanusiaan yang dapat masuk ke Gaza untuk meringankan kondisi krisis di wilayah kantong Palestina itu.

"Kita sekarang sedang bekerja agar lebih banyak truk (bantuan kemanusiaan) yang dapat masuk ke Gaza karena situasi sekarang sangat buruk," kata Menlu Retno.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menekankan betapa pentingnya untuk memasukkan bantuan kemanusiaan sebanyak-banyaknya ke Gaza saat ini.

"Tidak hanya memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi juga memastikan bahwa nantinya bantuan itu dapat segera mencapai Gaza. Ini adalah PR besar yang terus sedang diupayakan oleh negara-negara di dunia karena sejauh ini truk yang diperbolehkan masuk maksimal 20 dalam sehari, itu pun melalui pemeriksaan ketat oleh pihak Israel," ujar Retno.

"Kalau kita melihat situasi kemanusiaan yang begitu parah dan menyedihkan, dan bantuan kemanusiaan yang sudah mulai masuk yang hanya 20 truk sehari itu, menurut PBB, seperti a drop in the ocean (setetes air di lautan)," lanjutnya.

Dalam pertemuan dengan Presiden Komite Palang Merah Internasional (ICRC), Menlu Retno mendapatkan informasi bahwa kasus kolera sudah mulai muncul di wilayah Gaza.

Untuk itu, Dewan Keamanan PBB pada Senin (6/11) akan ada pertemuan di Dewan Keamanan PBB untuk mendengarkan pengarahan dari UNICEF, UNOCHA dan UNRWA mengenai situasi kemanusiaan di Gaza.

"Dari laporan ketiga organisasi itu mengenai situasi kemanusiaan di Gaza itu sangat-sangat jelek, terutama yang sangat kritis adalah ketersediaan air bersih, bahan bakar, makanan. Dan sebentar lagi akan masuk musim dingin," ucap Retno.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia pun telah menyiapkan bantuan secara nasional dan sedang berkoordinasi untuk persiapan terakhir sebelum pengiriman bantuan bagi warga Palestina di Gaza.

"Bantuan kemanusiaan ini bukan hanya dari Pemerintah Indonesia tetapi dari rakyat Indonesia yang juga dikumpulkan oleh beberapa organisasi kemanusiaan besar, seperti PMI, Baznas, dan Indonesian Humanitarian Alliance," ungkap Retno.

Bantuan kemanusiaan dari Indonesia itu rencananya akan diberangkatkan pekan ini. "Kita lagi cari waktu yang pas untuk pemberangkatan dan semuanya sudah dibahas dalam rapat kabinet, dan pemberangkatan (bantuan) minggu ini bukanlah yang pertama dan terakhir," katanya.

Dia menambahkan bahwa bantuan kemanusiaan selanjutnya akan dikirim ke Gaza melalui Mesir, dan untuk sekarang ini bantuan hanya dapat masuk dari pintu lintas batas Rafah.

"Saya sudah berkomunikasi dengan menteri luar negeri Mesir soal itu, dan bantuan (selanjutnya) akan didrop di El Arish airport yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Rafah," ucap Retno.

Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober bertambah menjadi 8.005, sedangkan Israel kehilangan 1.538 warganya.

Sebanyak 2,3 juta warga di Gaza juga bergulat dengan kelangkaan makanan, air, bahan bakar, dan obat-obatan akibat blokade Israel di daerahnya.

Hanya sedikit truk bantuan yang berhasil masuk Gaza sejak pintu lintas batas Rafah dibuka pada 21 Oktober. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

22 Tokoh dan Lembaga Terima Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2022 Kemenlu

22 Tokoh dan Lembaga Terima Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2022 Kemenlu

News | Senin, 09 Januari 2023 | 23:33 WIB

Dianggap Berjasa Buat Ekonomi Malaysia, Menlu Minta TKI Dilindungi Pemerintah Negeri Jiran

Dianggap Berjasa Buat Ekonomi Malaysia, Menlu Minta TKI Dilindungi Pemerintah Negeri Jiran

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 15:09 WIB

Setidaknya 18 Negara Ajukan Pertemuan Bilateral dengan Indonesia di KTT G20

Setidaknya 18 Negara Ajukan Pertemuan Bilateral dengan Indonesia di KTT G20

Bisnis | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:14 WIB

Belum Ada Pemimpin Negara G20 yang Konfirmasi Kehadiran di KTT Bali

Belum Ada Pemimpin Negara G20 yang Konfirmasi Kehadiran di KTT Bali

Bali | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 05:51 WIB

Sebut Senjata Nuklir Ancaman Nyata Umat Manusia, Menlu Retno Marsudi: Lebih 13 Ribu Senjata di Dunia

Sebut Senjata Nuklir Ancaman Nyata Umat Manusia, Menlu Retno Marsudi: Lebih 13 Ribu Senjata di Dunia

Sumut | Selasa, 27 September 2022 | 09:38 WIB

Terkini

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

×