Deretan Kasus Korupsi Benjamin Netanyahu, 1000, 2000 dan 4000 Demi Citra Positif Seorang Bibi

Rifan Aditya

Jum'at, 10 November 2023 | 08:00 WIB
Deretan Kasus Korupsi Benjamin Netanyahu, 1000, 2000 dan 4000 Demi Citra Positif Seorang Bibi
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam sebuah konferensi pers di Jerman pada Februari 2016 lalu (Shutterstock).

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Bibi) belakangan ini menjadi sorotan publik. Tidak hanya gara-gara ia dengan tegas menolak melakukan gencatan senjata pada Hamas, kasus korupsi Benjamin Netanyahu pun menarik untuk diketahui. 

Sikap keras kepalanya yang tak ingin ada gencatan senjata dengan milisi Hamas, membuat Netanyahu dijuluki sebagai sosok perdana menteri yang "tanganya berlumuran darah".

Disamping itu Benjamin Netanyahu layak disebut pemimpin terburuk karena deretan kasus korupsi dan siasatnya agar terlepas dari jerat hukum.

Benjamin Netanyahu atau yang akrab disapa Bibi ini, merupakan satu-satunya Perdana Menteri Israel yang menjabat paling lama, mulai dari 1996 sampai 1999 dan dari tahun 2009 hingga 2021.

Akan terapi, sepanjang kariernya sebagai PM Israel dia banyak didera masalah korupsi. Media-media Israel pun mempunyai julukan 1000, 2000 dan 4000 untuk kasus korupsi Netanyahu ini.

Kasus Pertama

Pada tahun 2021, Bibi di bawa ke pengadilan. Dia didakwa melakukan penipuan, melanggar kepercayaan, dan juga terjerat kasus suap. Dalam kasus dakwaan itu, salah satu wartawan bernama Hefets dihadirkan sebagai saksi utama yang kemudian memberatkan status Netanyahu. 

Kemudian setelah ditangkap terkait dengan salah satu kasus korupsi Netanyahu, Hefetz menandatangani sebuah kesepakatan sebagai saksi negara dan memberikan file rekaman percakapannya dengan Netanyahu serta keluarganya terhadap penyelidik. 

Melansir dari berbagai sumber, kesaksian dari Hefetz tertunda selama sepekan setelah pengacara Netanyahu meminta waktu untuk meninjau barang bukti baru. Informasi terakhir, muncul sepekan kemudian merupakan tuduhan terhadap istri Netanyahu, Sara.

baca juga

Sara dilaporkan menerima sebuah gelang yang bernilai fantastis. Gelang itu sebagai hadiah dari dua rekannya, produser Hollywood Arnon Milchan dan miliarder Australia James Packer. Dakwaan pertama ini dijuluki Kasus 1000.

Dalam kasus itu, Netanyahu dan istrinya didakwa menerima hadiah sekitar USD 300.000 atau setara dengan Rp 4,7 miliar selama periode tahun 2007-2016. 

Nentanyahu diduga menekan Kementerian Keuangan untuk menggandakan durasi pembebasan pajak bagi para warga asing Israel seperti produsen, setelah nanti mereka kembali ke negara itu dari luar negeri. 

Dalam surat dakwaan itu menyebutkan Netanyahu telah melobi pemerintah Amerika Serikat untuk membantu Milchan dalam memperbarui visa Amerika. Selain itu, Netanyahu juga diminta membantu kesepakatan merger yang melibatkan sebuah saluran TV yang sebagian besar dimiliki oleh Arnon Milchan. 

Saksi Kunci Kasus Kedua Tewas

Dakwaan yang kedua Kasus 2000. Netanyahu dituding mengatur salah satu liputan di sebuah surat kabar besar yang ada Israel Yedioth Ahronoth, milik Arnon Mozes. Liputan yang bernilai positif tersebut dijanjikan sebuah imbalan berupa promosi dari undang-undang yang akan merugikan musuh utama surat kabar tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

92 Orang Staf PBB Tewas di Jalur Gaza, Situasi Makin Mencekam

92 Orang Staf PBB Tewas di Jalur Gaza, Situasi Makin Mencekam

News | Jum'at, 10 November 2023 | 00:58 WIB

Aksi Solidaritas untuk Palestina di Kedubes AS

Aksi Solidaritas untuk Palestina di Kedubes AS

Foto | Kamis, 09 November 2023 | 18:26 WIB

Bang Onim Skakmat Buya Arrazy: Ilmunya soal Isu Palestina Baru 1 Persen

Bang Onim Skakmat Buya Arrazy: Ilmunya soal Isu Palestina Baru 1 Persen

Video | Kamis, 09 November 2023 | 19:00 WIB

4 Akun X Terkenal di Tanah Air Diduga Sebar Propaganda Israel: Tuduh RS Indonesia Antek Hamas

4 Akun X Terkenal di Tanah Air Diduga Sebar Propaganda Israel: Tuduh RS Indonesia Antek Hamas

News | Kamis, 09 November 2023 | 17:20 WIB

Terkini

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×