Kadernya Diusir Saat Fit and Proper Test Calon Hakim MA, PSI: Tak Ada Koordinasi dengan Partai

Jum'at, 24 November 2023 | 17:15 WIB
Kadernya Diusir Saat Fit and Proper Test Calon Hakim MA, PSI: Tak Ada Koordinasi dengan Partai
Tangkapan layar calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) Manotar Tampubolon saat mengikuti fit and proper test di ruangan Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11/2023). (Foto: TV Parlemen)

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklaim tidak ada koordinasi dengan kadernya, Manotar Tampubolon dalam seleksi sebagai calon hakim ad hoc Mahkamah Agung (MA).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni menyebut partainya tidak diajak diskusi terlebih dahulu oleh Manota sehingga pencalonan itu tak ada kaitannya dengan partai berlambang mawar.

"Itu tidak ada koordinasi sama sekali dengan partai, informasi yang kami dapat bahwa secara individual bahwa beliau mendaftar, dan kemudian berhasil melalui tahapan-tahapan sampai di fit and proper test," kata Raja di Basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2023).

Dia juga memastikan bahwa kadernya itu masih terdaftar sebagai caleg di Dapil Jawa Barat VI nomor urut 6. Sebab, Manotar disebut belum pernah mengundurkan diri.

"Masih (caleg) karena dia belum mundur," ucap dia.

Raja pun mengaku peristiwa itu menjadi pelajaran bagi PSI tentang tahapan pencalonan hakim ad hoc dan pencalonan anggota legislatif.

Manotar Tampubolon (IG/manotartampubolon)
Manotar Tampubolon (IG/manotartampubolon)

"Tentu jadi pelajaran bagi bersama ya agar memahami tahapan tahapan seleksi yang dikehendaki dan juga tahapan dalam proses pencalegan itu sendiri," tuturnya.

Manotar diketahui merupakan calon anggota legislatif DPR RI dari PSI di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VI.

Sebelumnya, Manotar diusir dari ruang sidang Komisi III DPR RI saat sedang menjalani fit and proper test.

Baca Juga: Jelang Masa Kampanye, Kaesang Arahkan Caleg PSI Gunakan Cara Tradisional

Ia diusir Komisi III DPR karena masih berstatus sebagai anggota partai politik (parpol) sekaligus menjadi caleg.

Manotar merupakan caleg dari PSI, Namun, dia mengaku sudah tidak beraktivitas di partai lagi. Meski begitu, jika Manotar belum mundur dari PSI, maka dia tidak bisa melanjutkan proses fit and proper test.

Alhasil semua anggota Komisi III DPR setuju Manotar tidak boleh melanjutkan proses sebagai calon hakim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI