Konflik Israel-Palestina Bukan Perang Agama, Tapi Masalah Kemanusiaan

M Nurhadi

Minggu, 26 November 2023 | 16:37 WIB
Konflik Israel-Palestina Bukan Perang Agama, Tapi Masalah Kemanusiaan
Warga Palestina yang terluka dan dievakuasi dari Rumah Sakit Indonesia menerima perawatan di Rumah Sakit Al-Nasser di Kota Khan Yunis, Selatan Palestina, Senin (20/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Belum lama ini, bentrokan antara massa pendukung Palestina dan ormas yang membawa bendera Israel di Bitung menuai sorotan publik. 

Peristiwa ini sangat disayangkan. Pasalnya, perang Israel dan Hamas tersebut bukanlah perang agama melainkan politik. Lebih utamanya, masyarakat seharusnya lebih fokus pada para warga sipil yang terdampak, alias mengutamakan kemanusiaan.

Ketua PBNU, Gus Yahya pada April lalu menegaskan, konflik antara Israel dan Palestina bukanlah sebuah perang berbasis agama, melainkan merupakan isu kemanusiaan. Pernyataan ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Ramadan Forum yang berjudul "Building Peace Between Palestine and Israel, on the Basis of Sunni Islamic Jurisprudence for a Global Civilization" di Universitas Islam International Indonesia (UIII) Depok, Jawa Barat.

Menurut dia, persoalan antara Palestina dan Israel tidak boleh dipandang sebagai konflik agama semata antara Islam dan Yahudi. Pasalnya, masalah ini merupakan isu yang merugikan banyak pihak dan perlu dilihat sebagai perhatian bersama umat manusia.

Sebagai perwakilan dari komunitas Muslim terbesar di Indonesia, Gus Yahya menekankan bahwa Nahdlatul Ulama harus memberikan kontribusi nyata untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama lebih dari 70 tahun. Sebagai organisasi Islam, Gus Yahya berpendapat bahwa Islam memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif dalam menangani masalah tersebut.

Petugas medis Mesir bersiap dengan mesin inkubator untuk menerima bayi prematur Palestina yang dievakuasi dari Gaza di perbatasan Rafah antara Mesir dan Jalur Gaza, Senin (20/11/2023). [AFP]
Petugas medis Mesir bersiap dengan mesin inkubator untuk menerima bayi prematur Palestina yang dievakuasi dari Gaza di perbatasan Rafah antara Mesir dan Jalur Gaza, Senin (20/11/2023). [AFP]

Jika Islam tidak dapat berperan aktif dalam menyelesaikan konflik ini, hal tersebut akan menjadi pertanyaan tentang peran Islam sebagai agama yang seharusnya membawa kedamaian. Gus Yahya menegaskan bahwa Islam perlu memberikan jawaban konkret terhadap tantangan ini.

Hal serupa disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti. Dalam Forum Halaqah AWM Mingguan bertajuk "Rekonsiliasi Palestina-Israel: Perspektif Agama" pada Jumat (27/10/2023) lalu, Mu’ti menyatakan bahwa konflik berdarah antara Palestina dan Israel tidak dapat disederhanakan sebagai pertarungan antara Islam dan Yahudi secara hitam putih.

Dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, data tahun 2022 lalu, di Israel, jumlah umat Islam mencapai 17%, sekitar 1,5 juta jiwa. Lebih lanjut, Mu’ti menekankan bahwa bangsa Palestina yang menjadi korban Zionisme melibatkan tidak hanya umat Muslim tetapi juga warga Palestina yang menganut agama Yahudi, Kristen, dan agama-agama tradisional seperti Druze. 

Dengan demikian, jika konflik ini diartikan sebagai perang antara Islam dan Yahudi, hal tersebut dapat menyebabkan ketegangan di berbagai wilayah dunia, suatu hal yang tidak diinginkan.

baca juga

“Selama ini saya melihat kecenderungan-kecenderungan yang ada di masyarakat itu kan lebih pada pemihakan secara 100 persen Hamas atau Palestina atau Israel dan saling menyalahkan satu sama lain,” kata dia.

Meskipun konflik tersebut terus berlangsung, Mu’ti meyakini bahwa masih ada peluang untuk menjalankan upaya rekonsiliasi dan perdamaian. Adanya berbagai inisiatif diplomasi kultural dari masyarakat sipil yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran persaudaraan antara umat Islam, Yahudi, dan Kristen membuatnya optimis terhadap kemungkinan penyelesaian konflik.

Contoh inisiatif seperti Common Ground, Kalimatun Sawa’, Son of Ibrahim, dan sejenisnya menjadi bukti nyata akan upaya tersebut.

"Bagaimana komunitas non-agama ini dapat berperan melalui jalur yang bersifat non-militer dan non-politik untuk membangun kerukunan di antara masyarakat yang beragam," ungkap Mu’ti.

“Saya kira pemihakan yang paling mungkin adalah pemihakan kepada kebenaran yang memenuhi hukum-hukum internasional bahwa tidak boleh ada penyerangan pada masyarakat sipil, pada fasilitas publik walaupun dalam situasi perang dan itu adalah hal-hal yang saya kira perlu dilakukan bersama-sama dan solusi itu bisa dilakukan dengan cara-cara yang beradab, damai dan mengurangi sebisa mungkin ketegangan yang ada,” lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolda Sulut: Bentrok Massa Di Bitung Bukan Pro Palestina Vs Israel, Tapi Dua Kelompok Ormas

Kapolda Sulut: Bentrok Massa Di Bitung Bukan Pro Palestina Vs Israel, Tapi Dua Kelompok Ormas

News | Minggu, 26 November 2023 | 16:10 WIB

Tak Beradab! Tentara Israel Curi Jenazah Di RS Al Shifa Gaza

Tak Beradab! Tentara Israel Curi Jenazah Di RS Al Shifa Gaza

News | Minggu, 26 November 2023 | 16:01 WIB

Pemicu dan Kronologi Bentrok Massa Bela Palestina vs Ormas di Bitung, Ada Korban Tewas

Pemicu dan Kronologi Bentrok Massa Bela Palestina vs Ormas di Bitung, Ada Korban Tewas

Lifestyle | Minggu, 26 November 2023 | 13:50 WIB

Apa itu Ormas Manguni Makasiouw? Kelompok di Sulawesi Utara Terlibat Ricuh saat Aksi Bela Palestina

Apa itu Ormas Manguni Makasiouw? Kelompok di Sulawesi Utara Terlibat Ricuh saat Aksi Bela Palestina

News | Minggu, 26 November 2023 | 13:34 WIB

Kronologi Lengkap Bentrok Massa Bela Palestina Vs Ormas Di Bitung: Diduga Dipicu Provokator

Kronologi Lengkap Bentrok Massa Bela Palestina Vs Ormas Di Bitung: Diduga Dipicu Provokator

News | Minggu, 26 November 2023 | 12:00 WIB

Mengenal Ormas Manguni yang Diduga Terlibat Bentrok Pro Israel-Palestina di Bitung

Mengenal Ormas Manguni yang Diduga Terlibat Bentrok Pro Israel-Palestina di Bitung

News | Minggu, 26 November 2023 | 11:12 WIB

Terkini

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:30 WIB

×