Miris, Guru Agama Kristen Sekolah Negeri di Jakarta Terima Upah di Bawah Rp1 Juta Per Bulan

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 27 November 2023 | 20:15 WIB
Miris, Guru Agama Kristen Sekolah Negeri di Jakarta Terima Upah di Bawah Rp1 Juta Per Bulan
Ilustrasi guru honorer. [Ist]

Suara.com - Nasib miris dialami oleh sejumlah guru agama kristen yang mengajar di sekolah-sekolah negeri di Jakarta. Pasalnya, mereka mengaku diberi gaji kecil jauh dari Upah Minimum Provinsi (UMP).

Berdasarkan data yang dihimpun Forum Guru Pendidikan Agama Kristen Indonesia (Forgupaki), terdapat 40 guru tenaga honorer pengajar agama kristen yang melapor mendapat gaji kecil dari sekolah. Bahkan, banyak guru yang mendapatkan gaji di bawah Rp1 juta.

Beberapa sekolah yang menggaji guru agama kristen dengan nominal di bawah Rp1 juta. Di antaranya adalah SMPN 264, SDN Cipinang Besar Selatan 17 Pagi, SDN Pondok Bambu 07, SMPN 86, SMAN 6, SDN Gandaria 01, SMPN 59, SDN Krukut 01, SDN Kebayoran Lama Utara 07, SDN Pinang Ranti 01, SMPN 107, SMPN 245, dan SMAN 16 Jakarta.

Bahkan, terdapat guru dari SMPN 98 Jakarta yang tidak digaji pihak sekolah. Pemberinya upah justru merupakan para orang tua siswa dengan cara patungan.

Ada juga guru SDN Malaka Jaya 10 yang hanya mendapatkan gaji Rp300 ribu per bulan meski awalnya dijanjikan Rp9 juta per bulannya.

Lalu, guru SMKN 35 juga hanya dibayar Rp50 ribu setiap pertemuan untuk empat kali mengajar per bulan. Guru ini juga mendapatkan tambahan dari mengajar ekstrakurikuler tapi sering disunat bayarannya.

Selebihnya, terdapat sejumlah guru yang menerima gaji bulanan di atas Rp1 juta hingga Rp2 juta juga ikut melapor ke Forgupaki.

Ketua Forgupaki, Abraham Pellokila beserta para guru juga telah melapor ke Komisi E DPRD DKI Jakarta pada Rabu pekan lalu.

"Kami ambil data dari semua wilayah nah maka kami dapet juga bervariasi tuh dari tidak dibayar dari kemudian Rp300 ribu, ada yang Rp800 ribu, ada yang cuma Rp1,5 juta, Rp1,2 juta, Rp700 ribu, gitu," ujar Abraham saat dikonfirmasi, Senin (27/11/2023)

Kendati demikian, Abraham meyakini jumlah guru agama kristen yang menerima gaji kecil di Jakarta tak hanya 44 orang saja. Sebab, pihaknya belum mendata seluruh sekolah negeri yang ada.

"Nah kalau guru-guru di luar ini saya juga, data saya itu kan saya belum cari sampai semua wilayah," tuturnya.

"Jadi sekian banyak dapet sample ini kemudian saya sampaikan ke bapak Jhonny Simanjuntak (anggota DPRD DKI). Tapi kemdian nanti kami akan cari cross check semua wilayah seperti apa kondisinya," tambahnya memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Miris Guru Agama Kristen SMKN 35, Dibayar Rp50 Ribu Sekali Ngajar dan Kerap Disunat Upahnya

Nasib Miris Guru Agama Kristen SMKN 35, Dibayar Rp50 Ribu Sekali Ngajar dan Kerap Disunat Upahnya

News | Senin, 27 November 2023 | 17:09 WIB

UMP DKI Jakarta 2024 Diumumkan Hari Ini, Buruh Geruduk Balai Kota Tolak Upah Murah

UMP DKI Jakarta 2024 Diumumkan Hari Ini, Buruh Geruduk Balai Kota Tolak Upah Murah

Foto | Selasa, 21 November 2023 | 14:51 WIB

UMP Diumumkan Hari Ini, Berapa Kenaikan Upah Pekerja di DKI Jakarta?

UMP Diumumkan Hari Ini, Berapa Kenaikan Upah Pekerja di DKI Jakarta?

Bisnis | Selasa, 21 November 2023 | 11:56 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB