Mungkinkah Nyawa 4 Malaikat Kecil di Jagakarsa Masih Terselamatkan Apabila Laporan KDRT Cepat Diurus Polisi?

Ria Rizki Nirmala Sari, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 08 Desember 2023 | 15:45 WIB
Mungkinkah Nyawa 4 Malaikat Kecil di Jagakarsa Masih Terselamatkan Apabila Laporan KDRT Cepat Diurus Polisi?
Penampakan rumah Panca Darmansyah, ayah yang diduga membunuh empat anaknya di Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Mainan roda empat bernuansa merah muda dan ungu terlihat di teras sebuah rumah kontrakan di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Mainan itu menjadi saksi bisu pembunuhan empat anak kecil yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri bernama Panca (41).

Jasad V (6 tahun), S (4 tahun), A (3 tahun) dan A (1 tahun) ditemukan warga dijejerkan di atas kasur dalam kamar dengan kondisi sudah tidak benyawa.

Sementara, Panca ditemukan berbaring di lantai kamar mandi dengan berlumuran darah akibat luka di sekujur tubuhnya. Saksi juga menyebut ada sebilah pisau masih menancap di bagian tubuhnya.

Penemuan tersebut langsung membuat geger masyarakat sekitarnya.

Sebelum melihat empat malaikat kecil sudah terbaring tak bernyawa, tetangga mengetahui adanya pertengkaran antara Panca dan istri berinisial D.

Pertengkaran itu terjadi pada Sabtu (2/12/2023).

Saat bertengkar, Panca mendatangi Ketua RT 03, Yakub untuk berusaha melakukan mediasi.

Warga digegerkan dengan penemuan 4 jasad anak di bawah umur dijejerkan di kasur di sebuah kamar kontrakan di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. [X.com]
Warga digegerkan dengan penemuan 4 jasad anak di bawah umur dijejerkan di kasur di sebuah kamar kontrakan di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. [X.com]

Kepada Yakub, Panca menyebut ada pria idaman lain di tengah rumah tangganya.

"Cemburu, kalau keterangan suaminya istrinya selingkuh," kata Yakub.

baca juga

Pertengkaran tersebut berakhir dengan penganiayaan. Menurut keterangan tetangga, ada darah yang ke luar dari hidung D.

Pada momen itu lah D dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penangan medis. Sementara Panca menemani empat anaknya.

Di hari yang sama, kakak D ternyata membuat laporan KDRT yang dialami adiknya ke Polsek Jagakarsa.

“Laporannya dari kakak D. Terlapornya P dan dia diduga melakukan KDRT,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023).

Ade tidak menjelaskan bagaimana respons dari Polsek Jagakarsa setelah mendapatkan laporan dugaan KDRT tersebut. Hanya saja, ia mendapati laporan, pihak kepolisian belum meminta keterangan dari Panca.

Sebab, saat dimintai keterangan, Panca mengajukan penundaan dengan dalih harus menjaga empat anaknya di rumah disaat D dirawat di rumah sakit.

"Istrinya dirawat sejak Sabtu. Makanya pas kami panggil untuk pemeriksaan, dia belum bersedia,” kata Ade Ary.

Tak disangka, beberapa hari kemudian, warga justru menemukan empat anak Panca sudah tidak bernyawa.

Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nahar ikut mengomentari perihal pembunuhan anak kandung setelah adanya pertengkaran orang tua.

Nahar berharap peristiwa kelam di Jagakarsa itu menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk lebih peka apabila mendengar adanya dugaan KDRT.

"Oleh karena itu kenali lalu kemudian lakukan upaya untuk menyelamatkan. Kita berharap semua punya tanggung jawab untuk melindungi anak-anak kita," tuturnya.

Anak Jadi Imbas KDRT

Aksi KDRT bukan hanya merugikan antara suami atau istri. Anak-anak juga termasuk yang menelan imbasnya.

Mengutip dari Antara, psikolog klinis Anggiastri Hanantyas mengungkapkan, ada pengaruh buruk yang dialami seorang anak apabila menjadi saksi mata KDRT orang tuanya sendiri.

"Anak cenderung mengalami gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, gangguan stress pascatrauma (PTSD), depresi bahkan pikiran atau perilaku yang mengarah pada upaya bunuh diri," kata Anggiastri.

Sementara itu, pakar psikologi forensik, Reza Indragiri, mengamati motif pembunuhan yang dilakukan Panca terhadap anak kandungnya sendiri.

Reza menilai, pembunuhan dilakukan oleh sang suami sebagai bentuk pembalasan amarah kepada istri.

Pihak kepolisian menemukan tulisan 'Puas Bunda Tx For All' diduga menggunakan darah di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan 4 anak di bawah umur di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (IST)
Pihak kepolisian menemukan tulisan 'Puas Bunda Tx For All' diduga menggunakan darah di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan 4 anak di bawah umur di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (IST)

Sebab, sebelumnya Panca dan sang istri berinisial D sempat bertengkar hebat yang diduga dipicu adanya pria idaman lain (PIL).

Ketidakmampuan Panca untuk melampiaskan amarahnya secara langsung kepada istrinya ini yang kemudian diduga melatari anak menjadi sasaran pengganti.

"Anak-anak pun menjadi korbannya. Korban revenge: karena aku kehilangan, maka giliran istri juga merasa kehilangan. Korban displacement: karena menyalurkan amarah ke istri tak memungkinkan, maka anak menjadi sasaran pengganti," kata Reza saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/12/2023).

Opininya itu didukung oleh tulisan darah di keramik yang diduga dibuat oleh Panca. Tulisan yang dimaksud yakni 'Puas Bunda Tx for All'.

Displacement atau adanya pengantin sasaran itu sendiri menurut Reza bisa terjadi secara terencana atau juga bisa secara tidak sadar.

"Displacement bisa dilakukan secara sadar atau terencana maupun tak sadar (unconsciously)," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta di Balik Meninggalnya Empat Anak di Jakarta Selatan, Pesan Merah untuk Sang Istri

5 Fakta di Balik Meninggalnya Empat Anak di Jakarta Selatan, Pesan Merah untuk Sang Istri

Your Say | Jum'at, 08 Desember 2023 | 14:25 WIB

Panca Pembunuh Anak Kandung di Jagakarsa Sempat Minta Diantar 4 Botol Minuman Isotonik ke Tetangga

Panca Pembunuh Anak Kandung di Jagakarsa Sempat Minta Diantar 4 Botol Minuman Isotonik ke Tetangga

News | Jum'at, 08 Desember 2023 | 13:52 WIB

Apa Maksud Pesan Berdarah 'Puas Bunda' di Kasus Pembunuhan 4 Anak Jagakarsa?

Apa Maksud Pesan Berdarah 'Puas Bunda' di Kasus Pembunuhan 4 Anak Jagakarsa?

Metro | Jum'at, 08 Desember 2023 | 10:59 WIB

Pakar Psikologi Forensik: Pelaku Bunuh 4 Anak di Jagakarsa Diduga Sebagai Bentuk Balas Dendam ke Istri

Pakar Psikologi Forensik: Pelaku Bunuh 4 Anak di Jagakarsa Diduga Sebagai Bentuk Balas Dendam ke Istri

News | Jum'at, 08 Desember 2023 | 08:35 WIB

Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi, Ini Dampak Negatif Bagi Anak

Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi, Ini Dampak Negatif Bagi Anak

Lifestyle | Jum'at, 08 Desember 2023 | 14:13 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×