Dikritik Jokowi Soal Format Debat Capres-Cawapres, KPU: Apa yang Kurang Substantif?

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Rabu, 10 Januari 2024 | 22:24 WIB
Dikritik Jokowi Soal Format Debat Capres-Cawapres, KPU: Apa yang Kurang Substantif?
Komisioner KPU August Mellaz. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) August Mellaz menanggapi kritik yang menyebut bahwa debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tidak terlalu mengedepankan substansi isu sesuai tema debat.

Diketahui, beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut saat dimintakan pendapat mengenai jalannya debat ketiga yang digelar di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (7/1/2024).

"Apa yang kurang substantif dari debat ini? Format debat itu bagian dari format yang kami susun bersama-sama dengan tim paslon. Jangan salah, format itu justru banyak juga yang akomodasi, makanya segmen-segmen itu terbagi," kata August di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2024).

Untuk itu, August menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan format pada debat keempat dan kelima berikutnya.

"Apa yang sudah kami susun, kami rasa sudah optimal. Untuk format, alur, segmen, termasuk waktu, tidak mengalami perubahan," ujar August.

"Kalau ada pihak-pihak lain yang berkeberatan atau mengusulkan format lain, silakan dilakukan, tapi KPU posisinya di situ," katanya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, format debat merupakan bagian yang sudah KPU susun bersama-sama tim pasangan calon ini sudah berjalan tiga kali.

Ketua Divisi Sosialiasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU itu juga mengatakan format debat telah dibagi baik segmen untuk menyampaikan visi misi, menjawab pertanyaan panelis, hingga tanya jawab antar-pasangan calon.

Kritik Format Debat

baca juga

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan kritik usai debat ketiga yang mempertemukan ketiga capres, yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Jokowi mengaku tidak melihat substansi visi, misi masing-masing calon presiden pada debat yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (7/1/2024) itu.

"Ya, yang pertama memang saya melihat substansi dari visinya malah tidak kelihatan," ujar Jokowi di Banten, Senin (8/1/2024).

Saling Serang Antarcapres

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, yang nampak pada debat ketiga adalah saling serang antarcapres. Namun, dia tak mempermasalahkan saling serang itu, asalkan menyoroti kebijakan apa yang akan dibuat.

Untuk itu, Jokowi meminta agar debat capres itu tidak dilakukan saling serang pada personal sehingga bisa lebih mengedukasi masyarakat.

Politikus PDIP itu mengatakan, format debat harus lebih baik lagi sehingga substansi dari gagasan yang disampaikan oleh masing-masing capres bisa dilihat oleh masyarakat.

“Debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu, sehingga hidup, saling menyerang gak apa-apa, tapi kebijakan, policy, visinya yang diserang bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira gak baik dan gak mengedukasi," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Undang Perempuan yang Teriak 'Anies Bacot' Saat Debat Capres, KPU Bakal Lakukan Ini

Akui Undang Perempuan yang Teriak 'Anies Bacot' Saat Debat Capres, KPU Bakal Lakukan Ini

Kotak Suara | Rabu, 10 Januari 2024 | 22:02 WIB

Presiden Sempat Sebut Format Debat Capres Perlu Diperbaiki, Timnas AMIN: Indikasi Kuat Jokowi Tidak Netral

Presiden Sempat Sebut Format Debat Capres Perlu Diperbaiki, Timnas AMIN: Indikasi Kuat Jokowi Tidak Netral

Kotak Suara | Rabu, 10 Januari 2024 | 18:37 WIB

TKN Prabowo-Gibran Setuju Jokowi, Ubah Format Debat agar Tidak Saling Serang Personal

TKN Prabowo-Gibran Setuju Jokowi, Ubah Format Debat agar Tidak Saling Serang Personal

Kotak Suara | Rabu, 10 Januari 2024 | 18:12 WIB

Terkini

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?

Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya

Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:57 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!

Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

×