Pj Gubernur DKI Gelar Sembako Murah untuk Rakyat, Pimpinan DPRD DKI: Sesuai UU 18/2012 tentang Pangan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 10 Februari 2024 | 10:36 WIB
Pj Gubernur DKI Gelar Sembako Murah untuk Rakyat, Pimpinan DPRD DKI: Sesuai UU 18/2012 tentang Pangan
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono bicara soal tilang uji emisi kembali dihentikan. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani menilai, tak ada yang salah dari ikhtiar Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono terkait gelaran sembako murah untuk rakyat. Ia meminta kepada semua pihak agar tidak mendiskreditkan langkah Heru itu, karena mengikuti Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Diketahui, isi paket sembako tersebut meliputi FS Beras Nusantara 5 kg; Minyakita 2 liter; FS Gula Hijau 1 kg; dan FS Tepung Terigu 1 kg.

Paket sembako murah dengan harga Rp100.000 itu dinilainya sangat meringankan warga, karena biasanya harga pasaran menyentuh Rp150.000. 

Rani menjelaskan, langkah baik memang tidak selalu diterima positif. Seperti halnya Heru yang membagikan bantuan sembako kepada warga justru dipolitisasi karena salah satu tas belanja berwarna biru muda atau identik dengan salah satu pasangan calon (paslon) Capres dan Cawapres.

Padahal kata Rani, terdapat warna lain juga dalam tas belanja yang dipakai Heru. Sementara yang viral di media sosial, justru saat membagikan sembako murah dengan tas belanja warna biru muda.

“Ya memang memang serba salah di tahun politik apalagi masa kampanye saat ini setiap perbuatan baik jadi sensitif dan penuh kecurigaan, perkara kantong atau tas berwarna saja jadi ‘gorengan’ politik,” kata Rani pada Jumat (9/2/2024).

Rani mengatakan, distribus sembako murah yang dilakukan Heru merupakan bentuk kepedulian kepada warganya. Apalagi dia suka mendapat permintaan dari warga soal sembako yang diberikan pemerintah daerah.

“Apa pun alasannya itu yang dilakukan Pak Heru selaku Pj Gubernur dalam kegiatan bantuan sembako murah sebagai bentuk peduli kepada masyarakatnya dan memang masih banyak yg membutuhkan,” jelasnya.

Dia mengajak, publik untuk mengapresiasi perhatian Heru lewat pemberian sembako kepada rakyatnya. Apalagi duit pemerintah yang tersimpan di dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) bersumber dari pajak dan uang retribusi rakyat.

“Jadi kita apresiasi saja dan tetap berpikir positif demi tercipta suasana damai meski saat dalam masa suasana Pemilu. Urusan netral atau apalah namanya kembalikan ke manusianya masing-masing,” ujar Rani.

Dia meyakini, pembagian sembako murah yang dilakukan Heru tentu tidak akan viral jika tas belanja yang terfoto adalah warna lain. Apalagi yang dia tahu, Pemprov DKI juga menyediakan tas belanja dengan ragam warna saat pembagian bansos.

“Iya mungkin karena kantongnya biru, coba kalau kantongnya yang merah kefoto, pasti juga nggak jadi heboh,” tuturnya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini mengajak publik untuk meredam sentimen dan egonya masing-masing dalam jelang perhelatan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang. Jangan sampai polemik ini berkepanjangan dan kian meruncing, sehingga mengganggu kondusivitas di Ibu Kota.

“Yuk kita tetap bisa jaga ego masing-masing demi tercipta Pemilu damai, persatuan dan kesatuan tetap diutamakan. Jangan lupa gunakan hak pilih, dan jangan golput,” jelas Rani.

Sebelumnya, Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni berkomentar melalui akun Instagram miliknya, Sahroni terkesan gagal fokus usai melihat warna tas sembako murah bertuliskan "Sukses Jakarta untuk Indonesia" milik Pemprov DKI Jakarta yang sama dengan ciri khas capres 02 Prabowo-Gibran itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawaslu Sebut Warna Biru Di Kantong Sembako Murah Pj Gubernur DKI Tak Terkait Parpol Tertentu: Maknanya Universal

Bawaslu Sebut Warna Biru Di Kantong Sembako Murah Pj Gubernur DKI Tak Terkait Parpol Tertentu: Maknanya Universal

Kotak Suara | Sabtu, 10 Februari 2024 | 05:10 WIB

Bantah Program Sembako Murah Bermuatan Politik, Heru Budi: Kami Hanya Membantu Masyarakat

Bantah Program Sembako Murah Bermuatan Politik, Heru Budi: Kami Hanya Membantu Masyarakat

News | Jum'at, 09 Februari 2024 | 15:37 WIB

Bungkus Sembako Murah Berubah Warna, Ahmad Sahroni: Lama-lama Bendera Bisa Ganti Warna!

Bungkus Sembako Murah Berubah Warna, Ahmad Sahroni: Lama-lama Bendera Bisa Ganti Warna!

News | Kamis, 08 Februari 2024 | 18:30 WIB

Pj. Gubernur Heru Pimpin Apel Kerja Bakti Massal "Bakti Kita untuk Jakarta"

Pj. Gubernur Heru Pimpin Apel Kerja Bakti Massal "Bakti Kita untuk Jakarta"

News | Minggu, 19 November 2023 | 11:12 WIB

Inflasi Terkendali dan Ekonomi Jakarta Terus Tumbuh, Pengamat: Koordinasi Jadi Kunci

Inflasi Terkendali dan Ekonomi Jakarta Terus Tumbuh, Pengamat: Koordinasi Jadi Kunci

News | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 15:00 WIB

Soal Status Jakarta jadi DKJ, Heru Budi: Belum Diputuskan, Masih Dibahas

Soal Status Jakarta jadi DKJ, Heru Budi: Belum Diputuskan, Masih Dibahas

News | Jum'at, 15 September 2023 | 12:18 WIB

Terkini

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB