Ada Hitler Nyaleg di Karawang, Bersaing dengan Ambu Anne Demi Kursi DPRD Jabar

Galih Prasetyo

Senin, 19 Februari 2024 | 06:39 WIB
Ada Hitler Nyaleg di Karawang, Bersaing dengan Ambu Anne Demi Kursi DPRD Jabar
Ada Hitler Nyaleg di Karawang, Bersaing dengan Ambu Anne Demi Kursi DPRD Jabar [Twitter]

Suara.com - Pada Pemilu 2024 sejumlah nama calog legistlatif (caleg) bersaing untuk bisa mendapatkan suara di tingkat kabupaten/kota, provinsi ataupun DPR RI. Salah satu caleg yang bersaing di tingkat DPRD Provinsi bernama Hitler Nababan.

Ya nama caleg Dapil Jawa Barat 10 ini sama dengan tokoh Nazi Adolf Hitler. Hitler Nababan di Pemilu 2024 nyaleg dari partai Nasdem. Nama Hitler Nababan sempat jadi perbincangan publik di platform media sosial X.

Pantauan dari real count KPU data terakhir update, 17 Februari 2024, peluang Hitler Nababan untuk bisa menjadi anggota legislatif di DPRD Jabar terbilang cukup kecil. Hitler Nababan baru mengumpulkan 3682 suara.

Sementara mantan istri Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika yang nyaleg dari partai Golkar mendulang suara paling besar. Ambu Anne meraup 21.377 suara.

Sebelum bergabung ke partai Nasdem dan nyaleg di tahun ini, Hitler Nababan ialah politikus Partai Demokrat. Ia menjadi kader dari 2013 hingga 2023.

Pria kelahiran Aceh, 23 Juli 1973 ini juga sempat tercatat menjadi kader Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI).

Pada Pemilu 2009, Hitler nyaleg dari PKDI di dapil 1 Karawang, sayangnya ia gagal karena hanya memperoleh 482 suara. Lalu pada Pemilu 2014, ia nyaleg sebagai kader Demokrat dan memperoleh 6.278 suara yang merupakan urutan kelima suara terbanyak di daerah pemilihan, sehingga memberinya kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Karawang.

Pada April 2018, nama Hitler jadi sorotan lantaran gegara mengunggah sebuah meme bergambar tokoh mantan Ketua MPR Amien Rais dan pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab.

Meme ini kemudian tersebar ke publik dan membuat massa marah. Ujung dari insiden meme tersebut, Hitler dikeroyok orang tak dikenal hingga membuat luka di wajahnya.

baca juga

Setahun setelah insiden tersebut, Hitler kembali nyaleg di Pemilu 2019. Sayang gagal maju sebagai anggota legislatif walaupun Partai Demokrat mendapatkan 2 kursi untuk daerah pemilihan (dapil) Karawang 6.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Sirekap KPU 51,28 Persen: PDIP Tembus 8,9 Juta Suara, Golkar Menyusul

Update Sirekap KPU 51,28 Persen: PDIP Tembus 8,9 Juta Suara, Golkar Menyusul

Kotak Suara | Minggu, 18 Februari 2024 | 23:51 WIB

Gus Ipul Ajak PKB Kembali Ke Pangkuan NU: Kembalilah Ke Jalan Yang Benar

Gus Ipul Ajak PKB Kembali Ke Pangkuan NU: Kembalilah Ke Jalan Yang Benar

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 04:10 WIB

Tak Cuma Modal Foto Nyeleneh, Ini Visi Misi Mulia Komeng Jika Terpilih Jadi Legislator Senayan

Tak Cuma Modal Foto Nyeleneh, Ini Visi Misi Mulia Komeng Jika Terpilih Jadi Legislator Senayan

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 05:05 WIB

KPU Kota Tangerang Hentikan Sementara Rekapitulasi Hasil Pemilu Di Kecamatan, Ada Apa?

KPU Kota Tangerang Hentikan Sementara Rekapitulasi Hasil Pemilu Di Kecamatan, Ada Apa?

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 01:05 WIB

Beda Pernyataan Istana Dan NasDem Soal Pertemuan Jokowi-Surya Paloh

Beda Pernyataan Istana Dan NasDem Soal Pertemuan Jokowi-Surya Paloh

News | Senin, 19 Februari 2024 | 06:05 WIB

Terkini

DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis

DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran

Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?

Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:03 WIB

Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal

Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:02 WIB

From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa

From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan

Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

×