Menyingkap Tabir Klenik Soeharto: Antara Fakta Sejarah atau Mitos?

Galih Prasetyo

Kamis, 29 Februari 2024 | 22:10 WIB
Menyingkap Tabir Klenik Soeharto: Antara Fakta Sejarah atau Mitos?
Serba-serbi Klenik Soeharto: Antara Mitos yang Melegenda atau Fakta Sejarah [Instagram @jejaksoeharto]

Suara.com - Presiden RI ke-2 Soeharto kembali diwacanakan untuk bisa mendapat gelar pahlawan nasional. Wacana ini muncul setelah Presiden Jokowi memberikan pangkat Jenderal Kehormatan kepada mantan mantu Soeharto, Prabowo Subianto.

Terkait wacana tersebut, politikus Golkar Melchias Markus Mekeng menyambut baik. Menurut Wakil Ketua Umum DPP Golkar itu, Soeharto punya jasa terhadap bangsa Indonesia. Terlebih dengan kepemimpinanya selama 32 tahun.

"Karena beliau punya jasa terhadap bangsa ini baik sebelum kemerdekaan maupun dalam mengisi kemerdekaan sebagai Presiden RI ke-2," ujarnya kepada Suara.com, Kamis (29/2).

Baca Juga:

Kendati begitu, ia mengatakan di internal partai Golkar sendiri wacana tersebut belum menjadi pembahasan.

"Sampai saat ini Golkar belum membicarakan wacana tersebut," tuturnya.

Pro dan kontra pun bermunculan dengan wacana Soeharto mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Banyak publik yang menolak wacana itu, mengingat rekam jejak pemerintahannya selama 32 tahun.

Soeharto letakkan jabatan setelah 32 tahun berkuasa. Soeharto turun dimulai dengan adanya Gerakan Reformasi 1998, dengan turunnya mahasiwa dan rakyat.

Pemerintahan Soeharto semakin disorot setelah Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 yang menyebabkan empat mahasiswa tertembak mati dan kemudian memicu Kerusuhan Mei 1998 sehari setelahnya.

baca juga

Gerakan mahasiswa pun meluas hampir di seluruh Indonesia. Di bawah tekanan yang besar dari dalam maupun luar negeri, Soeharto akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya pada 21 Mei 1998 atau 7 bulan setelah mendapat gelar jenderal bintang lima.

Sepanjang berkuasa 32 tahun, Soeharto memiliki sejumlah catatan hitam. Selain itu, ada hal menarik tentang sosok The Smiling General ini.

Soeharto kerap dikaitkan dengan cerita-cerita klenik dan mistis. Bahkan seperti dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, bahwa Soeharto memiliki keilmuan lanjutan di bidang spiritual.

Bersumber dari video akun Youtube Indonesia Insider, Soeharto konon memiliki ilmu petung, wangsit, pulung, serta keilmuan spiritual lainnya. Bahkan di masa mudanya ia dikatakan sering melakukan berbagai tirakat dan dengan hal berbau mistis.

Untuk informasi, dikutip dari sejumlah sumber, Ilmu Petung ialah ilmu yang digunakan untuk menentukan penanggalan. Di Jawa ada dua paham dalam Ilmu Petung ini, pertama dikenal sebagai perhitungan ABOGE yang artinya Tuhan nya Alif tanggal 1 Asyuro/ Muharam jatuh pada hari Rabu Wage.

Selain itu dari sumber buku berjudul 'Kisah-kisah Perjuangan Perang Kemerdekaan 1945-1949' karya T. Wedy Utomo disebutkan bahwa salah satu anak buah Soeharto bernama Sujud pernah melihat hal mistis atasannya itu saat di medan perang.

Sujud klaim bahwa Soeharto memiliki ilmu kanuragan. Cerita Sujud kemudian dikaitkan dengan Serangan Umum 1 Maret 1949. Terkait peran Soeharto di peristiwa sejarah ini juga terjadi pro dan kontra di kalangan sejahrawan.

"Peluru Belanda berseliweran di sekitarnya, tapi tak satupun yang mampu menembus kulitnya," kata Sujud seperti dinarasikan oleh pembuat video akun Youtube Indonesia Insider.

Cerita yang disampaikan oleh Sujud ini kemudian diamini oleh anak buah Soeharto lainnya bernama Soerjono. Di buku berjudul Pak Harto: The Untold Stories karya Mahpudi, Soerjono mengatakan bahwa Soeharto punya mental baja dan selalu berada di barisan depan medan pertempuran.

"Saya sering diminta menempatkan posisi diri di belakang beliau. Percaya atau tidak, Pak Harto seperti tidak mempan ditembak," katanya.

Sementara di buku Dunia Spiritual Soeharto: Menelusuri Laku Ritual, Tempat-Tempat dan Guru Spiritualnya karya Arwan Tuti Artha disebutkan Soeharto melaksanakan upacara-upacara kejawen, tapi juga dalam menjalankan roda pemerintahan yang dipimpinnya selama tiga dekade.

Dari sumber yang ada di buku itu, terungkap beberapa tempat yang sering dikunjungi Soeharto guna mencari berkah, di antaranya padepokan Langlang Buana di Desa Srandil Cilacap, makam pangeran Purbaya di Desa Maguwoharjo Sleman Yogyakarta.

Lalu ada Watu Gilang (tempat bersemedi Panembahan Senopati), juga di Tugu Soeharto yang terletak di sungai Kaligarang Semarang di mana Soeharto sering kungkum untuk mencari wangsit.

Majalah Tempo dalam edisi khusus 10 Februari 2008 sempat mengulas soal sisi mistis Soeharto dalam artikel berjudul 'Soedjono dan 'Orde Dhawuh'.

Di artikel itu, Soeharto disebut menghapus posisi staf pribadi usai kerusuhan anti-Jepang, Malapetaka 15 Januari (Malari).

"Soedjono tidak memiliki jabatan penting," tulis Majalah Tempo. "Tapi banyak yang menyebut, pada saat itulah Soedjono aktif mendukung Soeharto secara spiritual."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Pak Jokowi, Begini Pesan Ernest Jika Soeharto Dijadikan Pahlawan Nasional

Dear Pak Jokowi, Begini Pesan Ernest Jika Soeharto Dijadikan Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 21:47 WIB

Mencuat Wacana Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Seberapa Besar Jasanya Pada Bangsa?

Mencuat Wacana Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Seberapa Besar Jasanya Pada Bangsa?

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 21:21 WIB

3 Nasihat Penting Suharto ke Prabowo Sebelum Berangkat Perang ke Timtim

3 Nasihat Penting Suharto ke Prabowo Sebelum Berangkat Perang ke Timtim

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 20:21 WIB

Blak-blakan Titiek Soeharto Enggan Rujuk dengan Prabowo di Hadapan Gus Miftah: Udah Tua!

Blak-blakan Titiek Soeharto Enggan Rujuk dengan Prabowo di Hadapan Gus Miftah: Udah Tua!

Lifestyle | Kamis, 29 Februari 2024 | 20:10 WIB

Soal Program Makan Siang Gratis, Bank Dunia Ingatkan Beban Utang yang Membengkak

Soal Program Makan Siang Gratis, Bank Dunia Ingatkan Beban Utang yang Membengkak

Video | Kamis, 29 Februari 2024 | 20:05 WIB

Terkini

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:36 WIB

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan

Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari

Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:29 WIB

KAI Dituntut Pengadaan KRL Secepatnya, Mau Impor atau Produksi INKA?

KAI Dituntut Pengadaan KRL Secepatnya, Mau Impor atau Produksi INKA?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Bulog Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani & Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

Bulog Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani & Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:23 WIB

×