3 Nasihat Penting Suharto ke Prabowo Sebelum Berangkat Perang ke Timtim

Wakos Reza Gautama

Kamis, 29 Februari 2024 | 20:21 WIB
3 Nasihat Penting Suharto ke Prabowo Sebelum Berangkat Perang ke Timtim
Ilustrasi Potret Prabowo Subianto Berseragam TNI. Suharto pernah memberikan nasihat penting ke Prabowo sebelum berangkat perang ke TimTim. [Instagram/@prabowo]

Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat pangkat jenderal kehormatan dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi atas jasa-jasanya menjaga keutuhan negara Indonesia. 

Prabowo memang berlatar belakang militer. Ia diberhentikan dari dinas kemiliteran di saat usianya masih sangat muda, 47 tahun. 

Padahal karier Prabowo Subianto terbilang moncer di antara para perwira lain saat itu. Banyak yang menilai karier cemerlang Prabowo karena statusnya saat itu sebagai menantu Presiden Suharto. 

Baca Juga:

Bak Bumi dan Langit: Gathan Saleh Hilabi Nembak Orang Buron, Adiknya Bantu Orang Susah

Alhamdulillah! Calon Menantu Susi Pudjiastuti Masuk Islam, Ikrar Syahadat Dibimbing Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir

Prabowo dan Suharto memiliki kesamaan. Mereka sama-sama berlatar belakang militer. Prabowo sendiri memiliki pengalaman berkesan saat berinteraksi dengan mantan mertuanya itu. 

Hal ini diceritakan Prabowo di bukunya yang berjudul "Kepemimpinan Militer Catatan Dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (PURN.) Prabowo Subianto".

Peristiwa itu terjadi saat Prabowo menjadi Komandan Batalyon 328 Kostrad. Saat itu Prabowo mendapat tugas ikut operasi militer ke Timor Timur yang kini bernama Timor Leste.

baca juga

Suharto yang tahu menantunya akan berangkat ke medan operasi, memanggil Prabowo ke kediamannya di Cendana.

Prabowo menceritakan kepada perwira-perwira bawahannya bahwa dirinya dipanggil Presiden Suharto.
Kabar ini disambut gembira para perwira tersebut.

Mereka mengira Suharto akan memberikan sangu ke komandannya itu untuk bekal selama operasi di Timtim. Ini akan menjadi modal untuk menambah logistik sehingga mengurangi beban komandan.

Sebab sudah menjadi tradisi kalau dipanggil Panglima Tertinggi saat hendak menjalankan tugas, akan diberi sangu, bekal.

Prabowo pun datang ke Cendana pada malam hari menemui Suharto. Setelah menerima tamu, Suharto menemui Prabowo.

Suharto bertanya apakah benar Prabowo besok akan pergi untuk menjalankan operasi di TImtim. Prabowo mengiyakan.

"Saya hanya titip tiga hal kepada kamu, Bowo. Ojo lali, ojo dumeh, ojo ngoyo. Paham, mengerti!"” begitu pesan Suharto ke Prabowo.

Setelah Prabowo menyatakan siap, Suharto lantas memegang kepala menantunya itu seraya mempersilakan Prabowo menunaikan tugasnya.

Hal ini biasa Suharto lalukan kepada anak, cucu dan orang yang disayanginya.Prabowo pun kembali me Markas batalyon di Cilodong.

Semua perwira sudah menunggu di Ruang Yudha, ruang operasi. Mereka menunggu kabar baik dari Cendana. Kepada para perwira itu, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya bertemu Pak Harto hanya lima menit.

Dalam pertemuan singkat itu, Pak Harto menitipkan tiga pesan: Ojo lali, ojo dumeh, ojo ngoyo. Ada raut kekecewaan yang terlihat dari para perwira itu. Sebab mereka berharap mendapat sangu dari Presiden.

“Saya juga kaget dan kecewa sebelumnya. Karena bukannya diberi sangu, ternyata hanya dibekali tiga nasihat,” ucap Prabowo.

Namun dalam perjalanan satu jam kembali dari Cendana ke Cilodong, Prabowo merenungi nasehat dari Suharto. Menurut dia, tiga nasihat tersebut berasal dari seorang Panglima yang tumbuh dan besar dalam operasi pertempuran.

Bagi Prabowo, seorang Panglima dengan segudang pengalaman tempur memberikan wejangan adalah pelajaran yang sangat berharga. Apalagi setelah direnungkan, Prabowo mengaku maknanya juga sangat mendalam.

Pertama, ojo lali. Berarti jangan lupa terhadap semua pelajaran yang engkau terima. Pelajaran dari orang tua, pelajaran agama, pelajaran sekolah dasar, sampai pelajaran militer yang engkau terima.

Kedua ojo dumeh, jangan sombong. Orang yang sombong biasanya meremehkan musuh, biasanya lengah, biasanya tidak teliti karena dia overconfident.

Ketiga, ojo ngoyo. Jangan memaksakan diri. Jangan memaksakan anak buah. Ada kemampuan. Tapi juga ada batas kemampuan. Kita tidak boleh bernafsu dalam melaksanakan operasi militer.

Mengingat pentingnya tiga wejangan Pak Harto, Prabowo lalu menuliskannya di atas peta di posko setiap melaksanakan operasi militer.

Ini menjadi tradisi di Batalyon 328. Dalam operasi tersebut, Batalyon 328 mendapat hasil yang sangat baik dan mendapat penghargaan dari Panglima Operasi.

Penghargaan tersebut antara lain hampir 1 Kompi dari 1 Batalyon mendapat kenaikan pangkat luar biasa berupa sekolah berjenjang tanpa tes Secapa dan Secaba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuitan Lawasnya Dibongkar, Politisi PSI Jadi Bulan-bulanan Usai Unggah Kenaikan Pangkat Prabowo

Cuitan Lawasnya Dibongkar, Politisi PSI Jadi Bulan-bulanan Usai Unggah Kenaikan Pangkat Prabowo

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 19:53 WIB

Blak-blakan Titiek Soeharto Enggan Rujuk dengan Prabowo di Hadapan Gus Miftah: Udah Tua!

Blak-blakan Titiek Soeharto Enggan Rujuk dengan Prabowo di Hadapan Gus Miftah: Udah Tua!

Lifestyle | Kamis, 29 Februari 2024 | 20:10 WIB

5 Politikus PKS yang Layak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran: Dari Ledia Hanifa hingga Mardani

5 Politikus PKS yang Layak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran: Dari Ledia Hanifa hingga Mardani

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 19:39 WIB

Aksi Kamisan: Sumarsih Desak Jokowi Cabut Keppres Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo

Aksi Kamisan: Sumarsih Desak Jokowi Cabut Keppres Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 19:32 WIB

Soal Program Makan Siang Gratis, Bank Dunia Ingatkan Beban Utang yang Membengkak

Soal Program Makan Siang Gratis, Bank Dunia Ingatkan Beban Utang yang Membengkak

Video | Kamis, 29 Februari 2024 | 20:05 WIB

Terkini

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?

Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Perbedaan Lip Balm vs Lip Serum vs Lip Butter, Bagus Mana untuk Bibir?

Perbedaan Lip Balm vs Lip Serum vs Lip Butter, Bagus Mana untuk Bibir?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin

Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Timnas Indonesia U-20 TC ke Turki, Hadapi Dua Lawan Berat, Siapa Saja Mereka?

Timnas Indonesia U-20 TC ke Turki, Hadapi Dua Lawan Berat, Siapa Saja Mereka?

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:15 WIB

×