Suara PSI Tiba-tiba Melonjak di Sulsel, Ada yang Curang?

Muhammad Yunus

Senin, 04 Maret 2024 | 18:24 WIB
Suara PSI Tiba-tiba Melonjak di Sulsel, Ada yang Curang?
Ketua umum baru Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep memberikan pidato politiknya pada acara Kopdarnas Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mempertanyakan lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Sulawesi Selatan.

Dari data situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan partai berlogo tangan berwarna merah putih itu meningkat hingga mencapai 3,13 persen mendekati ambang batas parlemen.

Salah satu contoh terjadi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. PSI tercatat hanya memperoleh suara 1.986 di aplikasi Sirekap, namun naik drastis jadi 3.862 di Info Pemilu.

Banyak yang mempertanyakan bagaimana bisa partai yang dipimpin Kaesang Pangarep, putra Presiden RI Joko Widodo itu bisa meraup suara dari awalnya 2%, menjadi 3% persen lebih hanya dalam hitungan beberapa jam.

Sejumlah pihak bahkan menduga ada upaya menggelembungkan suara PSI agar bisa lolos ke senayan. Apalagi ketua umum partai dijabat oleh anak Presiden.

Komisioner KPU Kabupaten Bantaeng Ahmad Makmur membantah adanya penggelembungan suara di Kabupaten Bantaeng. Ia mengaku pihaknya sudah mengumpulkan data C hasil dari semua TPS di tiap kecamatan secara berjenjang hingga tingkat kabupaten.

"Kami tegaskan bukan penggelembungan, tapi basis data yang diberitakan itu dari Info Pemilu dan Info Pemilu belum terupdate sempurna," ucapnya pada proses rekapitulasi suara tingkat provinsi di Hotel Claro Makassar, Senin, 4 Maret 2024.

Ia mengatakan KPU Bantaeng sudah melakukan koreksi secara berjenjang. Mulai dari tingkat bawah dan disaksikan oleh para saksi dan Bawaslu.

Hasilnya, suara PSI di kabupaten Bantaeng hanya 1.986. Berbeda dengan data di Info Pemilu yang mencapai 3.862.

baca juga

"Dan faktanya memang perolehan suara partai (PSI) 1.986 Sirekap. Seperti contoh kasus di Kelurahan Karangtuang (disebut) memperoleh 67 (data Info Pemilu) tapi faktanya 0," kata Ahmad.

Ahmad menegaskan data yang terinput di Info Pemilu kemungkinan keliru. KPU berpegang pada data formulir C hasil dan aplikasi Sirekap.

Kata Ahmad, hasil dari perhitungan KPU Bantaeng, PSI dipastikan hanya mendapat 1.986 suara, bukan 3.862.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepercayaan Publik Semakin Hilang Gegara Melejitnya Suara PSI, Formappi: KPU Jangan Normatif!

Kepercayaan Publik Semakin Hilang Gegara Melejitnya Suara PSI, Formappi: KPU Jangan Normatif!

News | Senin, 04 Maret 2024 | 18:08 WIB

Diungkap Warganet! Suara PSI di Sirekap Lebih Banyak dari Model C Hasil di 66 TPS

Diungkap Warganet! Suara PSI di Sirekap Lebih Banyak dari Model C Hasil di 66 TPS

Kotak Suara | Senin, 04 Maret 2024 | 17:51 WIB

Bantah Ada Penggelembungan Suara PSI, KPU Tegaskan Rekapitulasi Belum Selesai

Bantah Ada Penggelembungan Suara PSI, KPU Tegaskan Rekapitulasi Belum Selesai

Kotak Suara | Senin, 04 Maret 2024 | 17:45 WIB

Terkini

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:06 WIB

Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia

Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:00 WIB

3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste

3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:59 WIB

Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?

Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:55 WIB

4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini

4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:50 WIB

Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...

Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:47 WIB

Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk

Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:36 WIB

Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang

Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:32 WIB

Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal

Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:15 WIB

Ulat Sagu hingga Hutan Belantara: 5 Alasan Serial Petualangan Ini Wajib Ditonton Sebelum ke Malaysia

Ulat Sagu hingga Hutan Belantara: 5 Alasan Serial Petualangan Ini Wajib Ditonton Sebelum ke Malaysia

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:55 WIB

×