Caleg di Sukabumi Unggah Narasi Serang Umat Muslim, Stres Gegara Tak Terpilih?

Galih Prasetyo

Jum'at, 15 Maret 2024 | 15:33 WIB
Caleg di Sukabumi Unggah Narasi Serang Umat Muslim, Stres Gegara Tak Terpilih?
Ilustrasi ujaran kebencian. (Suara.com)

Suara.com - Warga Sukabumi, Jawa Barat dibuat geger dengan postingan ujaran kebencian dengan narasi menyerang umat muslim yang tengah melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Terduga pelaku ujaran kebencian tersebut seorang calon legislatif (caleg) dengan inisial YA. Ia adalah caleg untuk kursi DPR RI di dapil Kota dan Kabupaten Sukabumi pada Pemilu 2024.

Atas unggahan ujaran kebencian oleh YA itu, salah satu warga Sukabumi yang juga aktivis muslim setempat, Kurniawan (50 tahun) melaporkan YA ke pihak kepolisian.

Menurut Kurniawan, dari penelusuran yang ia lakukan akun yang menyebarkan ujaran kebencian itu dipastikan mikik YA.

"Sebelumnya ada di beberapa grup WA (WhatsApp), tersebar (postingan YA). Ditelusuri akunnya oleh saya. Ternyata benar itu akunnya (milik YA). Saya selaku muslim dan masyarakat Sukabumi, karena bawa-bawa daerah juga, merasa geram dengan adanya postingan itu. Laporan (polisi) Rabu (13/3/2024)," kata Kurniawan seperti dikutip dari Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com

Parahnya lagi kata Kurniawan, akun yang dikelola YA untuk melakukan ujaran kebencian menggunakan foto profil wajah Wali Kota Sukabumi periode 1993-1998, Udin Koswara.

Menurut Kurniawan, sejumlah pihak sempat menganggap foto di akun itu ialah wajah asli YA. Ia mengatakan foto di akun penyebar kebecian itu mencatut Udin Koswara. Kurniawan sendiri mengaku pernah bertemu dengan YA.

“Setelah dicek, ternyata benar YA foto profilnya diganti. Yang enggak hafal kan akun itu pakai foto profil Pak Udin Koswara (mantan Wali Kota Sukabumi), sempat mau ngontrog ke Salabintana. Tapi oleh saya diklarifikasi. Saya bilang itu bukan foto YA karena saya pernah ketemu dengan YA,” jelasnya.

Kurniawan mengatakan bahwa ia belum mengetahui apa motif YA menuliskan narasi kebecian itu di bulan Ramadan.

baca juga

“Enggak tahu permasalahannya apa atau karena dia enggak jadi (anggota legislatif) atau gimana, yang jelas ada postingan itu. Saya baru tahu postingan tersebut nyebar di grup WA,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Bagus Panuntun mengatakan kasus ini dilaporkan pada 13 Maret 2024 dengan nomor LP/B/107/III/2024/SPKT/POLRES SMI KOTA/POLDA JABAR.

“Iya betul kami sudah menerima laporan tersebut tadi malam,” ujar Bagus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis, 14 Maret 2024.

Status akun Facebook YA yang bernada penistaan agama terkait puasa dan Alquran itu di-posting pada 10 Maret 2024.

Setidaknya ada dua status dari akun YA yang berisikan narasi kebecian terhadap umat muslim di bulan suci Ramadan. Salah satunya ia menyinggung soal banyak toko-toko yang tutup karena bulan puasa.

Berikut dua status ujaran kebencian yang dituliskan caleg dengan inisial YA tersebut:

"Bulan Ramadan mengganggu sekali, toko makanan tutup, kenapa harus berpuasa, menyiksa diri saja, orang Sukabumi mana berfikirnya pada bego bego, Kota Santri nyatanya banyak yang miskin."

"Jangan puasa makan makanan coba saja puasa musibah kali2 ke bukan tidak mau bersyukur tapi pertolonganya itu loh dimana. Palestina saja di jajah sampai sekarang masa Indonesia mau di jajah oleh doa2 Alquran yang jauh dari pembenarannya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Dongkrak Penjualan, Ini Tantangan yang Dihadapi UKM di Bulan Ramadan

Ingin Dongkrak Penjualan, Ini Tantangan yang Dihadapi UKM di Bulan Ramadan

Lifestyle | Jum'at, 15 Maret 2024 | 14:19 WIB

KPU Ingatkan Bagi Caleg Ingin Mundur Maksimal Sebelum Terbit Keppres Pengesahan

KPU Ingatkan Bagi Caleg Ingin Mundur Maksimal Sebelum Terbit Keppres Pengesahan

Kotak Suara | Jum'at, 15 Maret 2024 | 15:05 WIB

Ini Dia Tren Kebiasaan Konsumsi Konten Audio di Bulan Ramadan: Konten Podcast Religi Banyak Dicari!

Ini Dia Tren Kebiasaan Konsumsi Konten Audio di Bulan Ramadan: Konten Podcast Religi Banyak Dicari!

Lifestyle | Jum'at, 15 Maret 2024 | 13:51 WIB

Gagal Ngantor di Senayan, Politisi di Banten Ramai-ramai Nyalon Kepala Daerah

Gagal Ngantor di Senayan, Politisi di Banten Ramai-ramai Nyalon Kepala Daerah

News | Jum'at, 15 Maret 2024 | 13:36 WIB

Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Niat Puasa Ramadan Harus Diucapkan Sebelum Masuk Waktu Subuh

Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Niat Puasa Ramadan Harus Diucapkan Sebelum Masuk Waktu Subuh

Religi | Jum'at, 15 Maret 2024 | 13:33 WIB

Sambut Ramadan, Google Persembahkan Kolaborasi Grup Nasida Ria X JKT48

Sambut Ramadan, Google Persembahkan Kolaborasi Grup Nasida Ria X JKT48

Your Say | Jum'at, 15 Maret 2024 | 12:59 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×