Polisi Selidiki Identitas Pria Bermasker Penganiaya Barista Perempuan di Kamar Mandi Kafe NEKOHI

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 20 Maret 2024 | 14:12 WIB
Polisi Selidiki Identitas Pria Bermasker Penganiaya Barista Perempuan di Kamar Mandi Kafe NEKOHI
Ilustrasi penganiayaan (freepik)

Suara.com - Polisi masih menyelidiki identitas pria misterius yang menganiaya barista perempuan berinisial RST (18), di Kafe NEKOHI, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan pendalaman terkait identitas pelaku dilakukan dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh penyelidik," kata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/3/2024).

Kabar terkait peristiwa penganiayaan yang dilakukan pria misterius terhadap barista perempuan ini sebelumnya beredar di media sosial hingga viral. Berdasar keterangan akun X @dirty_fadhil dijelaskan terjadi pada Sabtu (16/3/2024) lalu sekitar pukul 14.40 WIB.

Saat itu pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut datang lalu menyekap dan menganiaya korban di kamar mandi tanpa alasan jelas. Berdasar unggahan foto di akun X @dirty_fadhil, terlihat korban berinisial RST itu mengalami luka memar di wajah, leher dan tubuhnya.

"RST, umur 18 tahun mendapatkan tindak kekerasan oleh orang tidak dikenal saat sedang bekerja di sebuah coffee shop dibilangan Setiabudi Jakarta Selatan," tulisnya.

Sementara berdasar video yang diunggah terlihat pelaku mengenakan sweater, celana jeans, dan masker. Dia juga terlihat menenteng helm di lengannya.

Saat penganiayaan terjadi, korban menyebut pelaku mencekiknya sambil menyalakan kran air di kamar mandi. Setelah puas melakukan penganiayaan pelaku lantas pergi melarikan diri.

"Jadi hilang semua sidik jari di badan, karena badan aku basah sekujur tubuh. Tapi alhamdulillahnya helm dia itu ketinggalan di rumah hancur samping NEKOHI," tulis pesan korban diunggah akun @dirty_fadhil.

baca juga

Kapolsek Setiabudi Kompol Firman saat itu menyebut korban telah melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya. Korban menurutnya juga telah divisum untuk dijadikan bukti terkait kasus penganiayaan tersebut.

"Korban mengalami luka pada kepala, muka, badan tangan dan kaki," kata Firman kepada wartawan, Selasa (19/3/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Barista di Jaksel Disekap Pria Misterius, Sekujur Tubuh Luka usai Dianiaya di Kamar Mandi Tempat Kerja

Ngeri! Barista di Jaksel Disekap Pria Misterius, Sekujur Tubuh Luka usai Dianiaya di Kamar Mandi Tempat Kerja

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 12:26 WIB

Kasus KDRT Jember, Suami Aniaya dan Sekap Istri Sendiri di Kandang Sapi

Kasus KDRT Jember, Suami Aniaya dan Sekap Istri Sendiri di Kandang Sapi

Your Say | Selasa, 19 Maret 2024 | 12:05 WIB

Oknum TNI Aniaya 2 Warga di Aceh, Kodam Iskandar Muda Minta Maaf ke Korban

Oknum TNI Aniaya 2 Warga di Aceh, Kodam Iskandar Muda Minta Maaf ke Korban

News | Senin, 18 Maret 2024 | 15:50 WIB

Tagih Utang, MUA di Sukabumi Malah Dianiaya Orang Tua Pengantin

Tagih Utang, MUA di Sukabumi Malah Dianiaya Orang Tua Pengantin

Your Say | Rabu, 13 Maret 2024 | 14:08 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×