Tak Terima Orang Tua Dipalak Preman, Belasan Prajurit TNI Diperiksa Usai Aniaya Empat Orang di Polres Jakpus

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 28 Maret 2024 | 22:16 WIB
Tak Terima Orang Tua Dipalak Preman, Belasan Prajurit TNI Diperiksa Usai Aniaya Empat Orang di Polres Jakpus
Danpomdam Jaya Brigjen Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar (kanan). [Antara]

Suara.com - Sebanyak 14 anggota TNI diperiksa terkait kasus pengeroyokan empat warga sipil yang ditemukan tergelatak dalam kondisi babak belur di depan Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (28/3/2024) dini hari.

Danpomdam Jaya Brigjen CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar menyebut 14 anggota TNI ini berasal dari berbagai satuan. Dari 14 anggota yang telah diperiksa, delapan di antaranya telah diamankan.

"Enam lainnya akan menyusul,” kata Irsyad di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2024).

Irsyad memastikan seluruh anggota yang terlibat penganiayaan ini akan diproses hukum. Selain juga akan dijatuhi sanksi disiplin.

"Masih lakukan pemeriksaan. Hukum seberat-beratnya pasal penganiayaan, mungkin akan berpotensi dipecat," ujar dia.

Sementara Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menuturkan peristiwa pengeroyokan ini berawal dari adanya seorang pedagang di Pasar Cikini, Menteng, Jakarta Pusat yang dipalak sekelompok preman bernama Odi Rohyadi (30), Fazli Destiandi Putra (28), dan Maulana (23).

Pedagang tersebut kemudian mengadu kepada anaknya yang merupakan anggota TNI bernama Prada Lukman. Karena tak terima orang tuanya dipalak, Prada Lukman lantas mengajak empat temannya ke Pasar Cikini untuk mencari preman tersebut pada Rabu (27/3) dini hari.

“Kemudian, terjadi cekcok mulut dan anggota TNI diteriaki maling," tutur Susatyo.

Empat teman Prada Lukman saat itu berhasil lari. Sementara Prada Lukman yang tertinggal kemudian ditarik ke sebuah rumah kosong lalu diikat dan dikeroyok salah satu preman bernama Maulana.

Tak lama setelah kejadian, Polsek Menteng berhasil menangkap Odi dan mengevakuasi Prada Lukman ke rumah sakit. Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB dua rekan Odi, yakni Maulana dan Fazli berhasil ditangkap.

"Odi Rohadi perannya memprovokasi, meneriakkan maling, kemudian membawa ke rumah kosong. Fazli ini perannya membawa tali karena Prada Lukman diikat. Kemudian Maulana, perannya melakukan pemukulan," jelas Susatyo.

Datangi Polres Jakpus

Tak lama setelah tiga preman tersebut ditangkap, sejumlah anggota TNI kemudian mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat untuk memastikan seluruh pelaku telah diamankan.

Namun karena jumlah anggota TNI yang datang semakin banyak, Polres Metro Jakarta Pusat lalu menghubungi Garnisun untuk membantu memberikan pengertian.

"Sekitar pukul 01.00 tiba-tiba di jalan raya depan Polres Jakpus tergeletak empat orang dalam kondisi terluka," ujar Susatyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Pelaku Penganiayaan Warga Papua, Pangdam Cendrawasih: Anggota Yonif Rider 300/Brawijaya yang Bertugas di Sana

Ungkap Pelaku Penganiayaan Warga Papua, Pangdam Cendrawasih: Anggota Yonif Rider 300/Brawijaya yang Bertugas di Sana

News | Senin, 25 Maret 2024 | 23:05 WIB

Soal Oknum Aniaya KKB Papua TNI AD Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Soal Oknum Aniaya KKB Papua TNI AD Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Video | Senin, 25 Maret 2024 | 19:30 WIB

Akui Keaslian Video, Delapan Prajurit TNI Ditahan Terkait Kasus Penyiksaan Anggota OPM di Papua

Akui Keaslian Video, Delapan Prajurit TNI Ditahan Terkait Kasus Penyiksaan Anggota OPM di Papua

News | Senin, 25 Maret 2024 | 11:58 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB