Hasto Kristiyanto Itu Ibarat Token Listrik: Makin Kecil Makin Berisik

Galih Prasetyo

Rabu, 03 April 2024 | 11:32 WIB
Hasto Kristiyanto Itu Ibarat Token Listrik: Makin Kecil Makin Berisik
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut Jokowi sudah menerapkan politik khas orde baru (orba). [ANTARA Foto/Aditya Pradana]

Suara.com - Pengamat politik M Qodari berikan sindiran telak yang ditujukan kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Menurut Qodari, pada Pemilu 2024 Hasto tak lagi bersinar seperti di 2019 malah bisa dbilang 'terkubur'.

Qodari menyayangkan sikap dari Hasto yang pada Pemilu 2024 tidak mau bersandar pada data dan fakta. Disebut oleh Qodari bahwa analisa dan pernyataan Hasto tidak berpijak pada data dan fakta.

"Kita tidak membicarakan fakta dan data yang rumit, tapi soal hasil Pilpres 2024. Seperti pernyataan (Hasto) bahwa hasil pemilu di luar negeri dimenangkan oleh Ganjar-Mahfud, tapi faktanya yang menang Prabowo-Gibran," ungkap Qodari seperti dikutip, Rabu (3/4).

Baca juga:

"Cara kita melihat Hasto itu berbeda dengan dulu dan sekarang. Di 2024, mas Hasto terkubur, pada 2014 dan 2019 dia bersinar," kata Qodari.

Ia kemudian menyebut soal joke yang baru dibacanya. Joke itu kata Qodari membandingkan Ganjar Pranowo dengan token listrik. "Makin kecil, makin berisik,"

"Tapi menurut saya, di sidang MK ini, itu mas Hasto bukan mas Ganjar. Mas Hasto seperti token listrik, semakin kecil semakin berisik, buktinya kan mas Hasto dekat-dekat sidang MK makin sering muncul," ucap Qodari.

Qodari juga menyoroti pernyataan Hasto yang menyamakan Gibran Rakabuming Raka dengan sopir truk pelaku tabrakan beruntun di GT Halim Utama beberarpa waktu lalu.

Baca juga:

baca juga

Qodari lalu menyerang balik pernyataan Hasto itu. Menurut Qodari, justru Hasto yang belum cukup umur. Disampaikan oleh Qodari, bahwa Hasto tak mampu melakukan navigasi kondisi politik Indonesia.

"Saya melihat dalam konteks kali ini, yang lebih mirip dengan sopir truk di GT Halim Utama itu mas Hasto. Mas Hasto gak cukup umur dalam menavigasi politik Indonesia, dalam menavigasi PDIP buktinya nabraknya PDIP sampai terguling," ucap Qodari.

Hasto Tegaskan Hak Angket di Jalur Tepat

Sementara itu, Hasto mengklaim bahwa progres pengajuan hak angket sudah sempurna, sehingga tinggal menunggu momentum.

"Ya progres kami sempurna," ujar Hasto saat ditemui awak media seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, hingga kini hak angket untuk usut dugaan kecurangan penyelenggaraan Pemilu 2024 belum secara resmi diusulkan di DPR RI. Meski demikian, Hasto mengakui perkembangan sudah baik.

Dia mengatakan pihaknya masih menyaksikan sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Hasto menegaskan berbagai pernyataan dalam sidang sengketa di MK itu akan dijadikan bahan rujukan untuk sempurnakan pengajuan hak angket di DPR.

Oleh karena itu, politisi asal Yogyakarta ini mengatakan fraksi PDIP bersama fraksi yang punya semangat serupa masih menunggu waktu yang paling tepat untuk secara resmi ajukan hak angket kecurangan pemilu.

"Momentum keputusannya masih melihat dinamika politik nasional saat ini," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan hak angket terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024, membutuhkan dukungan politik.

"Itu hak anggota, kalau kemudian itu bisa berguna baik, ya bisa. Tapi kita lihat dulu lah bagaimana di lapangan-nya. Itu kan perlu dukungan politik, bukan hanya keinginan politik," katanya.

Hal itu disampaikan Puan menanggapi soal wacana hak angket tentang kecurangan Pemilu 2024 untuk digulirkan di DPR.

Puan menyatakan tidak ada instruksi khusus kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR soal hak angket Pemilu 2024. "Enggak ada instruksi, enggak ada," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkit Sirekap di Sidang MK, Ahli KPU: Capek Ribut-ribut di Sini, Gak Ada Gunanya!

Ungkit Sirekap di Sidang MK, Ahli KPU: Capek Ribut-ribut di Sini, Gak Ada Gunanya!

Kotak Suara | Rabu, 03 April 2024 | 11:12 WIB

Sidang Sengketa Pilpres 2024: Ahli Tegaskan Sirekap Tak Bisa Jadi Alat Bantu Kecurangan

Sidang Sengketa Pilpres 2024: Ahli Tegaskan Sirekap Tak Bisa Jadi Alat Bantu Kecurangan

Kotak Suara | Rabu, 03 April 2024 | 10:23 WIB

Ahli Komputer Jelaskan Keunggulan Sirekap Di Sidang MK: Akurasi 99% Baca Tulisan Tangan

Ahli Komputer Jelaskan Keunggulan Sirekap Di Sidang MK: Akurasi 99% Baca Tulisan Tangan

Kotak Suara | Rabu, 03 April 2024 | 09:41 WIB

Sidang Sengketa Pilpres 2024: Giliran KPU-Bawaslu Hadirkan Saksi dan Ahli

Sidang Sengketa Pilpres 2024: Giliran KPU-Bawaslu Hadirkan Saksi dan Ahli

Kotak Suara | Rabu, 03 April 2024 | 09:14 WIB

INFOGRAFIS: Nihil Kesepakatan, Hak Angket Pilpres 2024 Hanya Angan-angan?

INFOGRAFIS: Nihil Kesepakatan, Hak Angket Pilpres 2024 Hanya Angan-angan?

Infografis | Rabu, 03 April 2024 | 11:10 WIB

Terkini

Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka

Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:39 WIB

Cuan dari Emas, Laba Bersih ANTAM Tembus Rp6,91 Triliun di Semester I/2026

Cuan dari Emas, Laba Bersih ANTAM Tembus Rp6,91 Triliun di Semester I/2026

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Aksi Curi Motor di Duren Sawit Gagal, Pelaku Mabuk Kepergok Warga hingga Dipukuli

Aksi Curi Motor di Duren Sawit Gagal, Pelaku Mabuk Kepergok Warga hingga Dipukuli

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:36 WIB

4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna

4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Viral! Akun Resmi Jokowi Mendadak Repost Konten Melva Pardede Lalu Dihapus Lagi, Ada Apa?

Viral! Akun Resmi Jokowi Mendadak Repost Konten Melva Pardede Lalu Dihapus Lagi, Ada Apa?

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Bukan Sekadar Gaji, Ini yang Dicari Karyawan di Tempat Kerja

Bukan Sekadar Gaji, Ini yang Dicari Karyawan di Tempat Kerja

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Sifat Shio Anjing yang Sangat Setia dan Berjiwa Pelindung, Benarkah Selalu Jadi Sosok Terpercaya?

Sifat Shio Anjing yang Sangat Setia dan Berjiwa Pelindung, Benarkah Selalu Jadi Sosok Terpercaya?

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Nonton Pestapora 2026 Tanpa Bikin Dompet Menangis dengan Promo dari BRI

Nonton Pestapora 2026 Tanpa Bikin Dompet Menangis dengan Promo dari BRI

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Nomor 0881 Kartu Apa? Ternyata Operator Smartfren, Ini Kode Nomor Prefix Lainnya

Nomor 0881 Kartu Apa? Ternyata Operator Smartfren, Ini Kode Nomor Prefix Lainnya

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan: Tunggu Hasil Penyelidikan

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan: Tunggu Hasil Penyelidikan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:06 WIB

×