Menhub Terharu Sejumlah Instansi Gelar Mudik Gratis: Artinya Penggunaan Motor Bisa Dikurangi

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 08 April 2024 | 17:41 WIB
Menhub Terharu Sejumlah Instansi Gelar Mudik Gratis: Artinya Penggunaan Motor Bisa Dikurangi
Menhub Budi Karya Sumadi memberi keterangan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (8/4/2024).[Humas Kemenhub]

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersyukur lantaran sejumlah instansi menggelar mudik bersama gratis, seperti TNI/Polri, BUMN, dan kementerian/lembaga lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Budi setelah meninjau pelaksaaan mudik Lebaran 2024 mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Stasiun Pasar Senen.

"Bahkan, saya terharu karena TNI/Polri mengadakan mudik gratis. Apa artinya? Tekanan terhadap penggunaan motor itu bisa dikurangi,” kata Budi di Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2024).

Tak hanya itu, Budi juga telah mengaku berkoordinasi dengan TNI/Polri di semua lini dalam pelaksanaan mudik seperti penambahan titik-titik pelayanan di sepanjang jalur mudik.

"Saya dengan Panglima TNI beberapa waktu mengadakan road show ke Bali, Semarang, Surabaya yang kami lakukan bagaimana menambah upaya pelayanan-pelayanan di titik-titik tertentu. Kita ambil contoh di Surabaya, ada tes tekanan darah, tes urin, tes narkoba. Nah ini dilakukan TNI/Polri," tutur Budi.

Lebih lanjut, dia menyebut empat matra TNI saat ini juga sedang bekerja untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik dengan berbagai moda transportasi.

"Kalau di kereta api baik karena ini ter-planning dengan baik, tiket sudah diperoleh masyarakat, tidak terjadi penumpukan di sini. Mudik lebaran ini ada 4,2 juta yang datang dan pergi. Penjualan tiket mudik sampai saat ini masih 99,98 persen masih ada 2 persen lagi. Senen dan Pasar Turi adalah yang terbanyak," ujar Budi.

Secara umum, pelaksanaan mudik dengan kereta api dinilai cukup lancar karena tidak ada titik-titik yang terjadi longsor.

Untuk sektor udara,Budi menyebut pihaknya memaksimalkan penerbangan dengan 420 pesawat sehingga bisa meningkatkan jumlah penumpang.

baca juga

“Artinya perjalanannya bertambah. Kami menambah, membuka lapangan terbang lebih sore dan lebih malam,” lanjut Budi.

Kemudian pada sektor laut disebut relatif terkendali. Budi menyebut ada kendala di Tapal Kuda dan Madura. Namun, pihaknya sudah menugaskan kapal-kapal negara untuk membantu persoalan di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Budi Ungkap Titik Lonjakan Pemudik, Ada Tol Cipali Hingga Pelabuhan Ketapang

Menhub Budi Ungkap Titik Lonjakan Pemudik, Ada Tol Cipali Hingga Pelabuhan Ketapang

News | Senin, 08 April 2024 | 15:34 WIB

Kecelakaan Maut di Tol Japek, Menhub: Kalau Tidak Disiplin Itulah Risikonya

Kecelakaan Maut di Tol Japek, Menhub: Kalau Tidak Disiplin Itulah Risikonya

Bisnis | Senin, 08 April 2024 | 13:30 WIB

Mudik Gratis Polri, 20 Ribu Pemudik Dilepas Menuju Jawa dari Monas!

Mudik Gratis Polri, 20 Ribu Pemudik Dilepas Menuju Jawa dari Monas!

News | Sabtu, 06 April 2024 | 19:24 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×