H+2 Lebaran, Arus Lalu Lintas Keluar Jabodetabek Masih Tinggi

Erick Tanjung

Jum'at, 12 April 2024 | 19:39 WIB
H+2 Lebaran, Arus Lalu Lintas Keluar Jabodetabek Masih Tinggi
Gerbang tol cikampek utama.( Suara.com/Adit Rianto)

Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat arus lalu lintas keluar Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi atau Jabotabek melalui jalan Tol Trans Jawa masih cukup tinggi hingga H+2 Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Kami mencatat volume lalu lintas silaturahmi meninggalkan wilayah Jabotabek sebanyak 396.318 kendaraan pada 10-11 April 2024," kata Marketing and Communication Departement Head Jasa Marga Faiza Riani di Brebes, Jumat (12/4/2024).

Ia menjelaskan arus lalu lintas masih didominasi menuju arah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama dan ke arah Bandung melalui Gerbang Tol (GT)
Kalihurip Utama sebesar 56,1 persen.

"Kami mencatat kendaraan yang melalui GT Cikampek Utama mencapai 127.425 kendaraan, meningkat hingga 146,2 persen terhadap lalu lintas normal," ujar dia.

Selain itu, kenaikan arus lalu lintas signifikan juga terlihat untuk yang mengarah ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama. Yaitu sebanyak 94.900 kendaraan, meningkat 68,9 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Faiza mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek.

Ia mengatakan, periode arus balik memiliki jumlah hari yang cukup pendek jika dibandingkan dengan arus mudik.

Tahun ini puncak arus balik diprediksi jatuh pada Senin, 15 April 2024. Untuk menghindari antrean panjang kendaraan diimbau agar masyarakat menghindari perjalanan di waktu favorit, yaitu pagi dan malam hari.

“Kami mengimbau masyarakat agar melakukan perjalanan kembali ke Jabotabek lebih cepat sebelum waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik atau bagi yang memiliki kelonggaran waktu," kata dia.

baca juga

Pihaknya mengajak masyarakat untuk menggeser perjalanan sekaligus memanfaatkan potongan tarif tol 20 persen yang akan diberlakukan mulai Rabu 17 April 2024 pukul 05.00 WIB hingga Jumat, 19 April 2024 pukul 05.00 WIB

Potongan tarif tersebut untuk Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang menuju Jakarta, hanya untuk asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama.

Jasa Marga juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan. Selain itu mempersiapkan perbekalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik.

Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol. "Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di 'rest area' agar dapat bergantian dengan pengguna jalan yang lain," tutur dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jasa Marga Siapkan Lajur Contraflow Jelang Arus Balik, Ini Skenario Keamanan Pengguna Jalan

Jasa Marga Siapkan Lajur Contraflow Jelang Arus Balik, Ini Skenario Keamanan Pengguna Jalan

News | Jum'at, 12 April 2024 | 13:38 WIB

Lancarkan Arus Balik Lebaran 2024,  Jalan Tol Jogja-Solo Beroperasi Satu Arah

Lancarkan Arus Balik Lebaran 2024, Jalan Tol Jogja-Solo Beroperasi Satu Arah

Bisnis | Jum'at, 12 April 2024 | 12:20 WIB

Jalur Menuju Puncak Padat, Tol Jagorawi Diberlakukan Contraflow

Jalur Menuju Puncak Padat, Tol Jagorawi Diberlakukan Contraflow

Bisnis | Jum'at, 12 April 2024 | 08:56 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×