Cegah Perang Dunia Ketiga, Pengamat: Dorong Oposisi Israel Turunkan PM Netanyahu

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Minggu, 14 April 2024 | 18:05 WIB
Cegah Perang Dunia Ketiga, Pengamat: Dorong Oposisi Israel Turunkan PM Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. [AFP]

Suara.com - Memanasnya eskalasi konflik di Timur Tengah, usai Iran melakukan serangan balasan terhadap Israel pada Sabtu (14/4/2024) malam disebut akan memicu terjadinya Perang Dunia Ketiga.

Untuk mencegah terjadinya Perang Dunia Ketiga, Pengamat Hubungan Internasional Hikmahanto Juwana mengemukakan ada beberapa hal yang harus dilakukan. Salah satunya menurunkan Benyamin Netanyahu dari kursi Perdana Menteri Palestina.

"Mendorong rakyat dan pemerintahan dunia agar rakyat dan oposisi di Israel untuk menurunkan PM Nethanyahu," katanya saat dikonfirmasi Suara.com, Minggu (14/4/2024).

Langkah tersebut menurutnya diperlukan, mengingat serangan ke Gaza maupun Iran hanya bisa dihentikan oleh siapa saja yang menjabat sebagai perdana menteri dan tidak dijabat oleh Benjamin Nethanyahu.

Selain itu, ia mengemukakan langkah lainnya, yakni melakukan shuttle diplomacy ke Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara Eropa untuk tidak mendukung Israel.

"Negara-negara ini harusnya memberi contoh agar negara-negara tunduk pada hukum internasional," ujarnya.

Selain itu, Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia ini juga mendesak agar Dewan Keamanan PBB melakukan sidang darurat atas serangan Israel ke Kedubes Iran.

"Bila perlu berinisiatif membuat Resolusi Majelis Umum yang mengutuk tindakan Israel," ujarnya.

Guru Besar UI Hikmahanto Juwana ditemui di Resto Tjikini Lima, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020). [Suara.com/Stephanus Aranditio]
Guru Besar Hubungan Internasional UI Hikmahanto Juwana. [Suara.com]

Sebelumnya, Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) ini menilai bahwa aksi serangan rudal Israel ke Kedubes Iran pada 1 April 2024 silam, bisa menjadi pemicu terjdinya perang dunia ketiga.

"Iran mendasarkan diri pada hak untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, konsep yang digunakan oleh Israel sama, saat menyerang Hamas di Gaza hingga saat ini,” katanya.

Namun, bila AS tetap membantu Israel dalam serangan balasan terhadap Iran, tidak menutup kemungkinan negara-negara lain seperti Korea Utara dan Rusia bakal ikut membantu Iran.

"Perang di Timur Tengah akan bereskalasi yang menjurus pada terjadinya Perang dunia ketiga, tentunya akan merugikan seluruh umat manusia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bombardir Rudal dan Drone Iran, Netanyahu Bersumpah Bakal Memenangkan Perang

Usai Bombardir Rudal dan Drone Iran, Netanyahu Bersumpah Bakal Memenangkan Perang

News | Minggu, 14 April 2024 | 17:40 WIB

Bandara di Israel Terdampak Serangan Iran, Aktivitas Penerbangan Sempat berhenti

Bandara di Israel Terdampak Serangan Iran, Aktivitas Penerbangan Sempat berhenti

News | Minggu, 14 April 2024 | 16:50 WIB

Kemlu Pantau 115 WNI di Israel dan 376 di Iran

Kemlu Pantau 115 WNI di Israel dan 376 di Iran

News | Minggu, 14 April 2024 | 16:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB