Antisipasi Penumpukan Kendaraan Saat Arus Balik, Kapolri Siapkan Langkah Ini

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Senin, 15 April 2024 | 18:48 WIB
Antisipasi Penumpukan Kendaraan Saat Arus Balik, Kapolri Siapkan Langkah Ini
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo memberi keterangan kepada awak media, Senin (1/4/2024). [Suara.com/Yandi Sofyan]

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berpatroli menggunakan helikopter di ruas jalan tol dalam rangka mengecek kondisi arus balik lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Senin (15/4/2024).

Ketika peninjuan, Listyo didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

"Alhamudillah, tadi sudah disampaikan bahwa sampai dengan hari ini, walaupun jumlah yang mudik dan yang balik jauh lebih tinggi mamun sampai saat ini semuanya masih bisa kita kelola dengan baik,” kata Listyo saat di Kantor Jasa Marga KM 70, Tol Jakarta-Cikampek, Senin (15/4/2024).

Listyo mengaku, kepadatan arus lalu lintas bisa sedikit terurai akibat kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 16-17 April mendatang.

Sehingga, pekerja yang sedang mudik tidak segera kembali pulang agar tidak terjadi kepadatan kendaraan.

"Tadi dilaporkan oleh Dirut Jasa Marga bahwa hari ini, H+3, dan H+2, dari sisi pengelolaan yang ada jumlah yang balik ini bisa termonitor bisa terurai dengan adanya keputusan WFH,” ucap Listyo.

Meski demikian, pada malam nanti merupakan puncak arus balik, yang diprediksi jumlah kendaraan naik signifikan hingga mencapai 18 persen.

Sehingga diharapkan petugas terkait bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

"Nanti malam adalah puncak dari arus balik dan harapan kita semua siap untuk memberikan pelayanan sehingga potensi kenaikan tadi sudah diprediksi sekitar 18 persen dari tahun 2023," katanya.

“Kita tentunya mengimbau karena pak Menko PMK juga sudah mengeluarkan kebijakan untuk WFH dan juga dari direktur jasa marga memberikan insentif tambahan untuk mengurangi harga tiket. Mudah-mudahan bila memang tidak harus malam ini bisa memilih di hari berikutnya di hari yang sudah diberikan, Ini untuk membantu mengurai,” tambah Listyo.

Namun bila masih terjadi kepadatan, petugas bakal menyiapkan jalur alteri untuk menjadi alternatif bagi para pemudik yang ingin balik ke wilayah Jakarta.

“Kami mempersiapkan jalur arteri untuk menjadi alternatif di titik-titik tertentu nanti akan kita buka memberikan ruang apabila nanti terjadi kepadatan dan kemudian lalu lintas tidak bisa bergerak, maka kita akan buka untuk masuk jalur arteri untuk beberapa waktu,” jelasnya.

Selain itu, Listyo mengatakan, pihaknya bakal menerapkan kebijakan satu arah atau one way dan contraflow guna meminimalisir kepadatan.

“Mohon juga masyarakat bisa memaklumi karena memang itu harus kita lakukan agar yang akan melaksanakan baik kegiatan di jalur wisata, semuanya bisa terlayani dengan baik,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puncak Arus Balik Pemudik Pengguna Kereta Api Diprediksi Terjadi Hari Ini

Puncak Arus Balik Pemudik Pengguna Kereta Api Diprediksi Terjadi Hari Ini

News | Senin, 15 April 2024 | 17:21 WIB

Rute Alternatif Antisipasi Kemacetan Arus Balik di Jabar dan Jateng

Rute Alternatif Antisipasi Kemacetan Arus Balik di Jabar dan Jateng

News | Senin, 15 April 2024 | 15:58 WIB

Hari Terakhir Cuti Bersama, 47 Ribu Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Tiba di Jakarta

Hari Terakhir Cuti Bersama, 47 Ribu Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Tiba di Jakarta

News | Senin, 15 April 2024 | 15:46 WIB

Terkini

Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur

Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:31 WIB

Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir

Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:22 WIB

10 Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Terbaru Tabrakan KA vs KRL di Bekasi Timur

10 Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Terbaru Tabrakan KA vs KRL di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe Jelang El Clasico

Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe Jelang El Clasico

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:46 WIB

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:31 WIB

Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat

Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:30 WIB

KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:29 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB