Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 09:46 WIB
Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS
Abbas Araghchi bertemu Vladimir Putin di St. Petersburg. Rusia membuka peluang menjadi mediator dalam negosiasi Iran dan Amerika Serikat. [Dok. X IranInIndonesia]
  • Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu Presiden Vladimir Putin di St. Petersburg untuk mendiskusikan upaya diplomasi konflik Iran-AS.
  • Pemerintah Amerika Serikat sedang meninjau proposal Iran mengenai pembukaan Selat Hormuz sebagai imbalan pencabutan blokade ekonomi.
  • Washington tetap mensyaratkan jaminan pencegahan pengembangan senjata nuklir Iran demi mencapai kesepakatan damai yang bersifat permanen.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di St. Petersburg untuk membahas upaya diplomatik mengakhiri konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Pertemuan ini mempertegas posisi Rusia sebagai mediator potensial di tengah kebuntuan negosiasi antara Teheran dan Washington.

Araghchi menilai hubungan strategis Iran dan Rusia semakin solid di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

"Peristiwa baru-baru ini telah membuktikan kedalaman dan kekuatan kemitraan strategis kami," tulis Araghchi melalui akun X miliknya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Moskow terhadap upaya diplomasi Iran.

"Seiring hubungan kami yang terus tumbuh, kami berterima kasih atas solidaritas dan menyambut baik dukungan Rusia terhadap diplomasi," tambahnya.

Rusia Masuk di Tengah Kebuntuan

Sebuah rekaman di belakang layar yang menampilkan Presiden Rusia, Vladimir Putin membuat heboh sejumlah neagra di Eropa dan Amerika Serikat. [Tangkap layar Youtube]
Sebuah rekaman di belakang layar yang menampilkan Presiden Rusia, Vladimir Putin membuat heboh sejumlah neagra di Eropa dan Amerika Serikat. [Tangkap layar Youtube]

Langkah Rusia muncul saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih mempertimbangkan proposal terbaru dari Iran.

Gedung Putih saat ini tengah membahas tawaran Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan imbalan pencabutan blokade ekonomi dan penghentian operasi militer.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi pembahasan tersebut.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa presiden telah bertemu dengan tim keamanan nasionalnya pagi ini. Proposal tersebut sedang dibahas," ujar Leavitt dikutip dari Antara.

Meski demikian, Washington belum mengambil keputusan final terkait proposal tersebut.

Selat Hormuz Jadi Kartu Tawar Iran

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengakui Iran menunjukkan keseriusan dalam perundingan.

Namun, Washington tetap mensyaratkan jaminan bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:31 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:24 WIB

Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus

Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus

Bola | Senin, 27 April 2026 | 15:08 WIB

Terkini

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:31 WIB

Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat

Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:30 WIB

KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:29 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:51 WIB

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:50 WIB