Fedi Nuril Disarankan Masuk Partai untuk Melawan Keturunan Jokowi, Begini Jawaban Sang Aktor

Wakos Reza Gautama

Selasa, 23 April 2024 | 23:18 WIB
Fedi Nuril Disarankan Masuk Partai untuk Melawan Keturunan Jokowi, Begini Jawaban Sang Aktor
Ilustrasi Aktor Fedi Nuril. Fedi Nuril disarankan masuk partai politik untuk melawan keturunan Jokowi. [Instagram/fedinuril]

Suara.com - Aktor Fedi Nuril disarankan masuk ke partai politik untuk melawan keturunan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam pertarungan politik.

Saran ini disampaikan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur lewat akun X saat menanggapi cuitan Fedi Nuril. 

Baca Juga:

Menohok, Fedi Nuril Mau Bimbing Anak-anaknya Jadi Capres Buat Lawan Dinasti Jokowi

Awalnya Fedi Nuril menanggapi pemberitaan mengenai Mahkamah Konstitusi (MK) yang menganggap tidak ada unsur nepotisme dalam pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden (wapres).

"Kalau MK sudah menilai Jokowi tidak melakukan nepotisme dalam pencalonan Gibran, berarti gue harus mempersiapkan anak-anak gue untuk melawan capres-capres dari silsilah Jokowi," tulis Fedi di akun X.

Cuitan pemain Film Ayat-ayat Cinta ini direspons kader PSI Dedy Nur. Jika ingin melawan keluarga Jokowi, Dedy menyarankan Fedi Nuril terjun ke dunia politik.

"Kalau mau melawan keluarga politik yang sukses seperti Jokowi, saran saya berkarirlah di partai politik bro
@realfedinuril, kalau ngga semangat ini hanya akan berakhir dalam angan-angan delusional," kata Dedy.

Menurut Dedy, jangankan seorang Fedi Nuril, politisi besar seperti Megawati Soekarnoputri saja tidak sanggup menghentikan langkah politik Jokowi.

baca juga

Dedy lalu meminta Fedi Nuril untuk tidak patah semangat. Ia mengaku mendukung  orang-orang yang bersemangat walau tenaga kurang 100.

Saran Dedy Nur agar Fedi Nuril bergabung di partai politik untuk melawan Jokowi, ditanggapi langsung oleh pemain band Garasi ini. 

Fedi Nuril tidak menanggapi saran Dedy mengenai bergabung ke partai politik. Fedi malah tertarik membahas mengenai apa saja langkah politik yang dimainkan Jokowi yang dimaksud Dedy Nur.

"Menarik. Apa saja “langkah-langkah politik yang dimainkan oleh Jokowi”, Mas? Setahu saya, keputusan MK menyatakan Pak Jokowi tidak ada cawe2. Siapa tahu bisa jadi contoh agar bisa sekuat beliau," ujar Fedi Nuril.

Dedy Nur menjawab bahwa langkah politik yang dimainkan Jokowi sudah dilakukan sejak pertama kali terpilih sebagai Wali Kota Solo yaitu dengan tindakan nyata.

Tindakan-tindakan nyata Jokowi inilah menurut Dedy Nur yang membuat pengusaha meubel ini dilirik oleh partai politik.

"Tindakan-tindakan nyata inilah yang membuatnya dilirik sama partai politik. Jangan pernah memenangkan pertandingan politik lewat omon-omon, karena itu hanya akan melahirkan musuh-musuh politik," ujar Dedy Nur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU Undang Jokowi Saat Penetapan Prabowo-Gibran Jadi Presiden dan Wapres Terpilih

KPU Undang Jokowi Saat Penetapan Prabowo-Gibran Jadi Presiden dan Wapres Terpilih

Kotak Suara | Selasa, 23 April 2024 | 19:09 WIB

Singgung Soal Menjadi Oposisi Pemerintah Pasca Putusan MK, Zainal Arifin Mochtar: Jarang Ada Partai yang Mau

Singgung Soal Menjadi Oposisi Pemerintah Pasca Putusan MK, Zainal Arifin Mochtar: Jarang Ada Partai yang Mau

News | Selasa, 23 April 2024 | 16:47 WIB

Beda IPK Jokowi dan Gibran: Sama-sama Bikin Ngelus Dada, Tapi Bisa Jadi Presiden dan Wapres

Beda IPK Jokowi dan Gibran: Sama-sama Bikin Ngelus Dada, Tapi Bisa Jadi Presiden dan Wapres

Lifestyle | Selasa, 23 April 2024 | 15:35 WIB

Jokowi Tanggapi Hasil Perselisihan Pilpres: Tuduhan ke Pemerintah Tidak Terbukti

Jokowi Tanggapi Hasil Perselisihan Pilpres: Tuduhan ke Pemerintah Tidak Terbukti

News | Selasa, 23 April 2024 | 15:30 WIB

Jokowi dan Gibran 'Dibuang' PDI Perjuangan, Zulhas: Rumahnya di PAN

Jokowi dan Gibran 'Dibuang' PDI Perjuangan, Zulhas: Rumahnya di PAN

Kotak Suara | Selasa, 23 April 2024 | 15:05 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB