Bayi Meninggal Usai Dipijat Nenek Buyut, Waspadai Bahaya Pijat yang Salah!

Eliza Gusmeri

Kamis, 25 April 2024 | 11:06 WIB
Bayi Meninggal Usai Dipijat Nenek Buyut, Waspadai Bahaya Pijat yang Salah!
Ilustrasi bayi atau ilustrasi adopsi anak. (Pexels/Lisa Fotios)

Suara.com - Seorang ibu baru saja kehilangan bayinya yang baru berusia 2 hari. Diduga bayi yang diberi nama Devandra Altafaris ini meninggal setelah dipijat oleh nenek buyutnya.

Menurut pengakuan sang ibu di akun TikToknya, @uswaaaaa.h, Devandra mengalami penyumbatan saluran pencernaan setelah dipijat oleh nenek buyutnya.

Hal ini menyebabkan bayi mungil tersebut harus dirawat di NICU selama sebulan sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada 30 Desember 2023.

Viral Bayi 2 Hari Meninggal Dunia Usai Dipijat Nenek Buyutnya (TikTok/@uswaaaaa.h)
Viral Bayi 2 Hari Meninggal Dunia Usai Dipijat Nenek Buyutnya (TikTok/@uswaaaaa.h)

Kisah Devandra menjadi pengingat bagi para orang tua untuk berhati-hati dalam memijat bayinya. Belajar dari kasus tersebut, bagaimana ketentuan memijat bayi?

Baca juga:

Mobil Box Jastip di Batam Sengaja Dibakar OTK, Pelaku Terungkap Usai Ditangkap di Riau

Batas Wilayah Tangkap Tak Jelas, Nelayan Natuna Ditahan di Malaysia

Melansir situs halodoc, ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan sebelum memijat bayi.

  • Pertama, pastikan bayi dalam kondisi sehat agar tidak rewel saat dipijat.
  • Selanjutnya, menciptakan suasana tenang dengan musik yang menenangkan serta interaksi yang menyenangkan dapat membuat bayi merasa lebih nyaman.
  • Penting juga untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah memijat bayi serta menghindari aksesori yang dapat mengiritasi kulit bayi.
  • Penggunaan minyak bayi yang aman juga dapat memudahkan proses pijatan.
  • Selain itu, perhatikan respons bayi; jika bayi menangis atau terlihat tidak nyaman, sebaiknya hentikan pijatan.
  • Hindari juga memijat bayi saat ia lapar atau kekenyangan untuk mencegah kemungkinan muntah.
  • Jika ada kekhawatiran tentang kondisi bayi, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk penanganan yang tepat.

Sebagai tambahan dikutip dari situs dUGM, Direktur Pelayanan Medis, Penunjang Medis dan Keperawatan RSA UGM, Prof. dr Sunartini Hapsara, Sp.A(K)., Ph.D., mengatakan ada bagian-bagian tertentu pada bayi yang tidak boleh dipijat.

Kepala dan perut merupakan bagian yang sama sekali tidak boleh dipijat untuk menghindari dampak yang membahayakan bagi si bayi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sembarangan, Dokter Ingatkan Dampak Buruk Konsumsi Gula Berlebihan pada Bayi

Jangan Sembarangan, Dokter Ingatkan Dampak Buruk Konsumsi Gula Berlebihan pada Bayi

Health | Senin, 22 April 2024 | 12:16 WIB

Clodi: Bumi dan Kewarasan Orang Tua

Clodi: Bumi dan Kewarasan Orang Tua

Your Say | Senin, 22 April 2024 | 09:22 WIB

Ajaib! Wanita Asal Punjab Lahirkan Bayi Kembar 6: 4 Laki-laki, 2 Perempuan

Ajaib! Wanita Asal Punjab Lahirkan Bayi Kembar 6: 4 Laki-laki, 2 Perempuan

News | Minggu, 21 April 2024 | 11:53 WIB

Viral Bayi Usia 2 Hari Meninggal Dunia Usai Dipijat Nenek Buyutnya

Viral Bayi Usia 2 Hari Meninggal Dunia Usai Dipijat Nenek Buyutnya

Health | Sabtu, 20 April 2024 | 11:20 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×