Serunya Aksi Yoursay Peduli Lingkungan, Tanam Pohon dan Melepas Bibit Ikan Bareng Komunitas

Hernawan | Hikmawan Firdaus | Suara.com

Selasa, 30 April 2024 | 07:59 WIB
Serunya Aksi Yoursay Peduli Lingkungan, Tanam Pohon dan Melepas Bibit Ikan Bareng Komunitas
Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]

Suara.com - Yoursay.id, platform User Generated Content dari PT Arkadia Digital Media, sukses menyelenggarakan acara puncak perayaan Hari Bumi 2024 lewat aksi nyata penanaman bibit pohon dan pelepasan bibit ikan di Kebon Tamantirto, Bantul, Yogyakarta, Minggu (28/4/2024).

Bertajuk “Love Earth Plant Hope”, acara Yoursay kali ini diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai kalangan, meliputi komunitas Yoursay, komunitas pencinta alam, hingga mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta.

“Love Earth Plant Hope” Yoursay mendapat dukungan langsung dari Ekuatorial.com, media yang berfokus pada isu-isu seputar lingkungan. Selain itu, eL Hotel Yogyakarta - Malioboro juga turut memberikan dukungan untuk acara ini.

Acara Yoursay tidak akan berhasil tanpa kolaborasi baik antara berbagai kolaborator, antara lain Trash Hero Yogyakarta, Earth Hour Jogja, Kebon Tamantirto, Daya Bumi, Agromulya Cangkringan, CORE Indonesia, dan Youth Economic Summit.

Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]
Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]

“Acara ini merupakan wujud komitmen dan partisipasi Yoursay serta para kolaborator dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ini merupakan kolaborasi yang sangat menyenangkan,” kata Rendy Adrikni Sadikin selaku Head of Community Yoursay.

Kegiatan “Love Earth Plant Hope” dibuka dengan sharing dan diskusi bersama sejumlah komunitas. Setelahnya dilanjutkan dengan aksi penanaman puluhan pohon, dan diakhiri dengan prosesi sakral pelepasan bibit ikan di Sungai Bedog. 

“Penanaman pohon dan pelepasan ikan ini adalah langkah konkret untuk melindungi alam dan memberikan kontribusi positif bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak dalam menjadikan acara ini sukses,” sambung Rendy.

Mengusung semangat yang sama, eL Hotel Yogyakarta juga sangat antusias dalam acara Yoursay kali ini. Terlebih, selama ini mereka juga sudah ikut serta mendukung pelestarian lingkungan, misalnya dengan langkah tidak menggunakan botol plastik serta memakai sedotan berbahan kertas.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Yoursay, untuk ke depannya kita harap selalu konsisten dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan,” papar Pinky Monica, Asisten Marketing Communication Manager eL Hotel Yogyakarta - Malioboro.

Menjaga Air, Menjaga Kehidupan

Diskusi dan sharing interaktif acara Yoursay kali ini, mengangkat tema Menjaga Air, Menjaga Kehidupan. Diskusi dipantik oleh Yoursay bersama Dimas Adhi Surya selaku Konservator di Kebon Tamantirto, M Habib Saifullah atau Ipunk sebagai Ketua Trash Hero Yogyakarta, dan Wahyu dari Agromulya Cangkringan.

Diskusi dibuka oleh Dimas yang menjelaskan pentingnya menjaga kelestarian alam terutama air. Ia juga memaparkan jika di Kebon Tamantirto masih ada sumber mata air yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu yakni sumber mata air bernama Wedhok, Lanang, dan Bedog. 

“Kami sudah 10 tahun lebih tidak membeli air mineral kemasan, kami langsung minum dari mata air tersebut. Dan tidak ada keluhan hingga saat ini setelah minum air dan sumber mata airnya tersebut,” kata Ipunk.

Sementara itu, M Habib Saifullah dari Trash Hero Jogja mengungkapkan jika air adalah sesuatu yang harus terus dijaga untuk kehidupan. Ia bangga dan sekaligus senang jika Kebon Tamantirto ikut menjaga sumber mata air.  “Inilah yang namanya merdeka,” jelasnya.

Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]
Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]

Menurut Ipunk, belakangan ini manusia kerap lupa untuk menjaga salah satu unsur yang sangat berguna yakni sungai. “Tujuan kami sama, yakni untuk bumi yang sehat untuk kita tinggali, terutama di bagian sungai,” papar dia.

Ipunk menceritakan jika zaman dahulu, sungai menjadi salah  satu pusat peradaban, namun kita keberadaannya sudah mulai dilupakan. “Sungai Nil di Afrika, Sungai Gangga di India, kalau di Indonesia ada Mahakam, Musi, Brantas dan masih banyak lagi,” ungkap Ipunk.

“Kalau sungai sudah tidak sehat, kehidupan kita akan terancam. Karena suatu saat nanti akan terjadi krisis air juga kita tidak menjaga kelestarian lingkungan, terutama sumber mata air. Bisa jadi kita akan mengeluarkan ratusan ribu untuk membeli air,” tambahnya.

Sependapat dengan kedua narasumber sebelumnya, Wahyu juga menceritakan betapa pentingnya sumber mata air itu sangat berguna dan berpengaruh besar untuk kehidupan, terutama karena ia seorang petani di Agromulya dan bertempat tinggal di wilayah Yogyakarta bagian Utara.

Wahyu menjelaskan jika konsep bertani yang ia jalani saat ini bukan hanya untuk mendapatkan hasil, namun juga untuk menjaga kelestarian lingkungan, terutama mata air. Ia berharap nantinya ketersediaan air masih akan terjaga melalui aksi konservasi air yang sudah dilakukan oleh Argomulya Cangkringan. 

“Saya harap nantinya ketersediaan air masih terjaga. Karena kami posisi di utara dan alirannya menuju selatan, kalau di utara masih bagus, semoga sampai ke selatan juga masih bagus. Jika dari sumbernya saja kurang bagus, otomatis juga aliran air ke selatan semakin kurang bagus,” jelasnya. 

Wahyu menuturkan jika kita dalam mengolah tanah juga harus bertanggung jawab dan bagusnya, yang nantinya akan menghasilkan air yang bagus. “Kita harus bisa belajar bersama yang nantinya untuk kelestarian lingkungan manusia dan alam,” paparnya.

Aksi Penanaman Pohon

Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]
Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]

Setelah berdiskusi, peserta kemudian diajak untuk bersama-sama belajar bagaimana cara menanam bibit pohon yang baik dan benar. Dipandu oleh Ipung, peserta menanam lebih dari 20 bibit pohon yang terdiri dari Gayam dan buah-buahan. 

Sebelum para peserta menanam bibit pohon, para peserta juga diajak berdoa agar pohon-pohon yang ditanam dapat berguna untuk kelestarian alam. “Satu tradisi yang mulai kita lupakan saat ini adalah berdoa, termasuk sebelum menanam pohon. Dengan penanaman pohon ini kita menitip doa dan harapan agar ia dapat berguna dan membantu kita untuk terus menjaga alam semesta.

Penanaman pohon dibuka diawali secara simbolis oleh Hernawan selaku koordinator Yoursay, dan Pinky Monika dari eL Hotel Yogyakarta. Setelahnya, peserta secara berkelompok menanam pohon di titik yang sudah ditentukan, serta sesuai panduan yang telah dipaparkan.

Peserta tampak antusias mengikuti acara penanaman pohon. Resa Fondania yang juga anggota komunitas Earth Hour Jogja, mengaku sangat senang dan bisa belajar banyak, terutama tentang konservasi air. 

"Kami menanam pohon Gayam, Nyamplung, dan buah-buahan. Tujuannya juga aksi ini berguna untuk konservasi air juga," jelas Resa.

Resa berharap jika aksi nyata ini akan berguna untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. “Mungkin sekarang kita belum merasakan, tapi 20 atau 50 tahun yang datang pasti akan berguna,” harapnya.

Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]
Aksi penebaran bibit ikan saat Yoursay “Love Earth Plant Hope” pada Minggu (28/4/2024).[Yoursay]

Puncak Sakral Penembaran Benih Ikan 

Berlanjut ke acara puncak serta sakral yakni pelepasan ikan Nilem dan Tawes di Sungai Bedog. Pemilihan ikan ini bukan tanpa alasan. Dimas mengungkapkan jika kedua jenis ikan ini adalah ikan endemik sungai Bedog. 

“Kita tidak bisa melepas sembarang jenis ikan, dan ikan jenis ini adalah ikan endemik, dan juga sudah disarankan oleh dinas terkait,” jelas Dimas. 

Dimas menjelaskan jika di sungai terdapat bakteri pengurai, cacing, dan hewan-hewan kecil, termasuk ikan yang terkait satu sama lain. Hewan-hewan itu juga saling memakan satu sama lain sehingga menjadi rantai makanan dan tidak akan habis.

“Dalam penebaran ikan ini tersirat doa, semoga ikan-ikan ini bisa besar dan tumbuh sehingga bisa mengisi alam semesta dengan baik dan berguna untuk kita semua,” harap Dimas ketika memandu peserta melepaskan ratusan ikan di sungai. 

Dengan penuh rasa gembira, ikhlas, sekaligus khidmat para peserta melepaskan sekitar 500 lebih bibit ikan di aliran sungai Bedog. Setelah hitungan ketiga secara bersama-sama, ikan-ikan kecil itu pun bebas berenang dengan gembiranya menyusuri aliran sungai Bedog. 

Para peserta juga berharap jika pelepasan ikan ini bisa menambah kelestarian lingkungan, terutama untuk konservasi air. "Di sini kita lebih menyatu dengan alam, dan belajar banyak tentang kelestarian alam," pungkas Ema yang juga alumni Suara Community Institute Batch 1.

Keseruan Yoursay “Love Earth Plant Hope” akhirnya ditutup dengan tepuk tangan dari para peserta dan narasumber mengirim bibit ikan menyusuri sungai. Semoga ikan dan alam kita tetap lestari selamanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serunya Yoursay Love Earth Plant Hope: Aksi Nyata Peduli dan Melestarikan Alam

Serunya Yoursay Love Earth Plant Hope: Aksi Nyata Peduli dan Melestarikan Alam

Your Say | Senin, 29 April 2024 | 16:06 WIB

Mengukir Impian Hijau: Menggugah Harapan dan Aksi untuk Masa Depan Bumi

Mengukir Impian Hijau: Menggugah Harapan dan Aksi untuk Masa Depan Bumi

Your Say | Minggu, 28 April 2024 | 19:55 WIB

4 Cara Sederhana Hidup Lebih Ramah Lingkungan Dimulai Dari Rumah, Anak-anak Juga Bisa Lakukan!

4 Cara Sederhana Hidup Lebih Ramah Lingkungan Dimulai Dari Rumah, Anak-anak Juga Bisa Lakukan!

Lifestyle | Sabtu, 27 April 2024 | 11:07 WIB

Mengenal Manfaat Pohon Mangrove Bagi Lingkungan, Perusahaan Ini Tanam 1.000 Bibit Dalam Peringatan Hari Bumi

Mengenal Manfaat Pohon Mangrove Bagi Lingkungan, Perusahaan Ini Tanam 1.000 Bibit Dalam Peringatan Hari Bumi

Lifestyle | Jum'at, 26 April 2024 | 10:28 WIB

Capsule Wardrobe: Gaya Hidup Minimalis, Fashion Stylish Ramah Lingkungan

Capsule Wardrobe: Gaya Hidup Minimalis, Fashion Stylish Ramah Lingkungan

Your Say | Kamis, 25 April 2024 | 11:16 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB