Surya Dharma Paloh

Muhammad Ilham Baktora

Jum'at, 24 Mei 2024 | 19:00 WIB
Surya Dharma Paloh
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh memberikan pernyataan usai menemui Presiden Terpilih Periode 2024-2029, Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, Kamis (25/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Surya Dharma Paloh atau lebih dikenal dengan nama Surya Paloh merupakan politisi Indonesia yang tak asing di telinga masyarakat. Tak hanya jadi politikus, Surya Paloh bahkan memiliki gurita bisnis di bidang media yang bernama Media Group.

Aktif di dunia politik dan menjabat sebagai Ketum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh sempat menjadi Ketua Dewan Penasihat Golkar pada 2004-2009. Hingga akhirnya fokus mengembangkan NasDem.

Profil

Surya Paloh merupakan putra asli daerah Kuta Raja, Banda Aceh, 16 Juli 1951. Surya Paloh lahir dari pasangan Daud Paloh dan Nursiah.

Lahir dari ayah seorang perwira polisi, Surya hidup berpindah-pindah mengikuti penugasan ayahnya dan cukup lama tinggal di Serbelawan, Dolok Batu Nanggar, Simalungun hingga menamatkan SMP di daerah tersebut.

Pendidikan

Surya Paloh bersekolah di SMA Negeri 7 Medan pada 1967. Lulus dari sana, ia melanjutkan pendidikan di bangku kuliah tepatnya di Fakultas Hukum, Universitas Sumatera Utara. Tetapi pendidikannya tak selesai, dan ia kembali mencoba peruntungan di Universitas Islam Sumatera Utara, Medan mengambil jurusan Fisipol. Akhirnya ia lulus pada 1975.

Karier Usaha

Sejak duduk di bangku SMP, Surya Paloh sudah mengenal bisnis. Bahkan ia berdagang sejenis teh, ikan asin, karung goni dan banyak benda yang ia jual. Semua itu ia jual ke para sahabatnya, termasuk kedai kecil dan PT Perkebunan Indonesia.

baca juga

Bahkan saat ia di Medan Surya mendirikan perusahaan karoseri, sekaligus menjadi agen penjualan mobil. Usianya yang masih belia yang masih duduk di bangku SMA, Surya Paloh juga bekerja sebagai Manajer Travel Biro Seulawah Air Service.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. [Suara.com/Rakha]
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. [Suara.com/Rakha]

Surya Paloh bahkan masih terus berbisnis saat di masa kuliah. Ia dipercaya mengelola Wisma Pariwisata yang dimiliki oleh konglomerat di Medan saat itu, Datuk Bagindo.

Pada tahun 1973, Surya Paloh bersama kakak iparnya, Jusuf Gading mendapat kepercayaan sebagai Dirut PT Ika Diesel Bros yang menjalankan usaha distributor mobil Ford dan Volkswagen di Medan.

Usahanya tak berhenti di bidang otomotif. Surya melihat peluang bahwa media massa dan pers bisa menjadi bisnis yang cukup baik ke depan.

Pada 2 Mei 1986, Surya Paloh mendirikan surat kabar bernama Harian Prioritas. Koran berwarna ini cukup diminati oleh pembaca, namun tak bertahan lama mengingat SIUPP dicabut dan dianggap isi beritanya jauh dari Kode Etik Jurnalistik di Indonesia.

Usaha media dianggap memang beresiko saat itu, namun Surya Paloh enggan menyerah dan mengupayakan SIUPP terbit. Tapi hal itu tak semudah membalikkan tangan, sehingga Surya mendekati Achmad Taufik untuk menghidupkan Majalah Vista.

Ia juga bekerjasama dengan Drs. T. Yously Syah untuk mengelola koran Media Indonesia pada 1989. Kesepakatan pun terjalin di mana Yously Syah menjadi pemilik sekaligus pemimpin redaksi. Sementara Surya Paloh bermanuver untuk mengembangkan media tersebut untuk diboyong ke gedung Prioritas.

Kelihaiannya mengembangkan bisnis justru memberikan penjualan koran ini semakin meningkat. Tak hanya berkutat di Jakarta, ia pun mengekspansi ke wilayah-wilayah lain dan membuat 10 penerbitan di daerah, seperti Harian Atjeh Post, Mingguan Peristiwa (Aceh), Harian Mimbar Umum (Medan). Harian Sumatra Ekspres (Palembang), Harian Lampung Post (Bandar Lampung).

Ekspansi pun menyasar pulau-pulau di Jawa dan Bali seperti, Harian Gala (Bandung), Harian Yoga Pos (Jogja), Harian Nusa Tenggara dan Bali News (Denpasar), Harian Dinamika Berita (Banjarmasin) serta Harian Cahaya Siang (Manado).

Meski sudah membangun Harian Prioritas dan memiliki SIUPP, Surya Paloh harus berurusan dengan pemerintah karena isi berita dianggap kasar. Akhirnya izin tersebut dicabut.

Tak ingin usahanya di bisnis pers sia-sia, Surya Paloh menjadi salah satu pengusung kebebasan pers yang diperjuangkan di era reformasi. Pers mendapat kebebasannya dari Permenpen Nomor 1/Per/Menpen/1984.

Selanjutnya, Surya mendirikan Metro TV pada 18 November 2000. Ia mengundah Abdurrahman Wahid untuk meresmikan sebagai media televisi pertama di Indonesia saat itu.

Organisasi

Berada di Universitas yang membentuk nalar politiknya berkembang, Surya Paloh cukup aktif berorganisasi. Ia bahkan yang menginisiasi Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI) di Dolok Batu, Serbelawan pada 1965. Selanjutnya ia dilirik KAPPI Medan dan menjadi ketua pada 1968.

Surya Paloh bahkan sudah terlibat dalam politik praktis hingga menjadi Koordinator Pemuda dan Pelajar pada Sekretariat Bersama Golkar. Berlatar belakang ayahnya yang perwira polisi, Surya mendirikan Organisasi Putra-Putri ABRI (PP-ABRI) dan menjadi Ketum PP-ABRI Sumatera Utara. Pada 1978 organisasi ini berkembang hingga ke Jakarta dan dikenal dengan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Jordi dan Ruben Onsu Titip Pesan Rajin Wakaf Al Quran dan Alat Sholat, Ini Sosok Helmiah Chalifah

Ibu Jordi dan Ruben Onsu Titip Pesan Rajin Wakaf Al Quran dan Alat Sholat, Ini Sosok Helmiah Chalifah

Lifestyle | Jum'at, 24 Mei 2024 | 17:47 WIB

Irfan Setiaputra

Irfan Setiaputra

News | Jum'at, 24 Mei 2024 | 13:30 WIB

Gatot Eddy Pramono

Gatot Eddy Pramono

News | Kamis, 23 Mei 2024 | 16:14 WIB

Terkini

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Jakarta Pusat Dikepung Demo! 4.263 Aparat Jaga Ketat Monas, DPR, hingga Bundaran HI

Jakarta Pusat Dikepung Demo! 4.263 Aparat Jaga Ketat Monas, DPR, hingga Bundaran HI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat

Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:57 WIB

dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!

dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:54 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:39 WIB

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:50 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB