Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:11 WIB
Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan
Presiden Prabowo Subianto (setneg.go.id)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto berencana mengumpulkan seluruh kepala daerah di Jakarta untuk membahas program Indonesia ASRI.
  • Pengamat politik M. Jamiluddin Ritonga menyatakan pertemuan tersebut harus menerapkan komunikasi dua arah untuk mendengar aspirasi daerah.
  • Berbagai persoalan seperti otonomi daerah, efisiensi anggaran, dan belanja pegawai perlu menjadi agenda pembahasan penting dalam forum tersebut.

Suara.com - Rencana Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh kepala daerah dinilai dapat menjadi momentum penting untuk memetakan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah. Namun, forum tersebut diingatkan agar tidak hanya diisi penyampaian arahan dari pemerintah pusat.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, mengatakan pertemuan antara Presiden Prabowo dengan para gubernur, bupati, dan wali kota seharusnya berlangsung dalam format komunikasi dua arah.

Menurutnya, Presiden perlu lebih banyak mendengarkan aspirasi kepala daerah, bukan sekadar menyampaikan instruksi.

"Presiden Prabowo seyogyanya banyak mendengarkan, bukan hanya komunikasi satu arah, apalagi hanya menceramahi kepala daerah yang diikuti perintah," kata Jamiluddin dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Salah satu isu yang dinilai penting dibahas adalah pelaksanaan otonomi daerah. Jamiluddin menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, hanya enam bidang yang tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat, yakni politik luar negeri, pertahanan, keamanan, yustisi (hukum), moneter dan fiskal, serta agama.

Di luar enam bidang tersebut, pemerintah daerah seharusnya memiliki kewenangan untuk mengelolanya. Namun, dalam praktiknya, daerah masih kerap merasa pemerintah pusat mengambil alih kewenangan yang semestinya menjadi urusan mereka.

"Daerah masih merasakan pusat mengambil sepihak yang menjadi kewenangannya. Misalnya, soal kewenangan memberi izin tambang," ujarnya.
Selain itu, ia menilai sejumlah program pemerintah saat ini juga menunjukkan pendekatan yang lebih sentralistis.

"Program MBG dan Koperasi Merah Putih dinilai kurang sejalan dengan kebijakan desentralisasi," katanya.
Jamiluddin juga menyoroti tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut membuat banyak daerah terdampak ketika pemerintah pusat melakukan efisiensi anggaran.

"Sebagian besar kabupaten/kota masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat untuk menjalankan roda pemerintahan. Akibatnya, saat pusat melakukan efisiensi, daerah sangat merasakan dampaknya," jelasnya.

baca juga

Tak hanya itu, ia menilai besarnya belanja pegawai yang mengurangi ruang pembangunan, ketimpangan kapasitas fiskal antardaerah, hingga maraknya kasus korupsi di daerah juga perlu menjadi agenda pembahasan.

Menurut Jamiluddin, dengan mendengar langsung berbagai persoalan dari kepala daerah, Presiden akan memperoleh gambaran yang lebih utuh sebelum merumuskan kebijakan.

"Melalui mendengarkan, Presiden Prabowo diharapkan dapat memetakan persoalan daerah dengan benar dan akurat. Dari pemetaan inilah seharusnya Prabowo mengambil kebijakan sebagai solusi mengatasi persoalan di daerah," pungkasnya.

Sebelumnya, rencana mengumpulkan seluruh kepala daerah disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Batang, Jawa Tengah, pada 30 Juli 2026.

Prabowo mengatakan akan mengundang seluruh gubernur, bupati, dan wali kota ke Jakarta dalam rapat khusus untuk membahas program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Namun, hingga kini jadwal pelaksanaan pertemuan tersebut belum diumumkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catatan Penting dari DPR di Balik Kesiapan Prabowo Kunjungi Korea Utara

Catatan Penting dari DPR di Balik Kesiapan Prabowo Kunjungi Korea Utara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:42 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Kereta Api sebagai Instrumen Ekonomi Rakyat

Presiden Prabowo Tegaskan Kereta Api sebagai Instrumen Ekonomi Rakyat

Video | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Ketika Siaran Pidato Terputus: Rakyat Lebih Cemas Perang Dunia atau Biaya Hidup?

Ketika Siaran Pidato Terputus: Rakyat Lebih Cemas Perang Dunia atau Biaya Hidup?

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×