Dituduh Mau Acak-acak Hubungan Jokowi dan Prabowo, Projo: PDIP Mainkan Taktik Pecah Bambu

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 31 Mei 2024 | 17:41 WIB
Dituduh Mau Acak-acak Hubungan Jokowi dan Prabowo, Projo: PDIP Mainkan Taktik Pecah Bambu
Dituduh Mau Pecah Hubungan Jokowi-Prabowo, Projo: PDIP Mainikan Politik Pecah Bambu. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Bendahara Umum DPP Relawan Pro Jokowi (Projo), Panel Barus menilai jika PDI Perjuangan (PDIP) ingin memisahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Prabowo Subianto. Ia pun menjelaskan indikasinya. 

"Jadi kita melihat menduga ada upaya dari PDIP untuk memisahkan Pak Jokowi dari Pak Prabowo," kata Panel di Kantor DPP Projo, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2024). 

Itu semua, kata dia, berkaca dari adanya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP beberapa waktu lalu. Di mana Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima presiden terpilih yang juga Menhan Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Jumat (5/4/2024). (foto dok. Prabowo)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima presiden terpilih yang juga Menhan Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Jumat (5/4/2024). (foto dok. Prabowo)

Menurutnya, dalam pidato di Rakernas V PDIP, Megawati hanya menujukan serangan kepada Jokowi saja. 

"80 menit (pidato) kita perhatikan ya kita melihat itu secara spesifik serangan hanya ditujukan kepada Pak Jokowi serangan secara spesifik ditujukan kepada Pak Jokowi," ungkapnya. 

Bendahara Umum DPP Relawan Pro Jokowi (Projo), Panel Barus. (Suara.com/Bagaskara)
Bendahara Umum DPP Relawan Pro Jokowi (Projo), Panel Barus. (Suara.com/Bagaskara)

Ia menilai, jika PDIP sedang memainkan peran politik belah bambu. Semua dilakukan untuk memisahkan Jokowi dengan Prabowo. 

"Kritiknya semua ke Pak Jokowi itu. Iya kan? Kalau dalam bahasa saya dalam Rakernas 5 kemarin kan, PDI memainkan taktik belah bambu gitu. Ada upayalah, kita menduga ada upaya, untuk memisahkan Pak Jokowi dengan Pak Prabowo," katanya. 

"Tapi ya kami juga berkeyakinan upaya itu akan gagal. Karena Pak Jokowi sama Pak Prabowo pasti solid bonding tidak terpisah," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancang-ancang Projo di Pilkada 2024: Siap Dukung Airin, Ridwan Kamil, Bobby Nasution hingga Khofifah

Ancang-ancang Projo di Pilkada 2024: Siap Dukung Airin, Ridwan Kamil, Bobby Nasution hingga Khofifah

News | Jum'at, 31 Mei 2024 | 17:09 WIB

MA Minta KPU Hapus Batas Usia Calon Kepala Daerah, Politisi PDIP: Jangan Sampai Demi Ambisi Keluarga

MA Minta KPU Hapus Batas Usia Calon Kepala Daerah, Politisi PDIP: Jangan Sampai Demi Ambisi Keluarga

News | Jum'at, 31 Mei 2024 | 10:25 WIB

Duet Anies-Ahok Dipastikan Gembos, PDIP Cari Figur Lain buat Pilkada Jakarta?

Duet Anies-Ahok Dipastikan Gembos, PDIP Cari Figur Lain buat Pilkada Jakarta?

Kotak Suara | Kamis, 30 Mei 2024 | 19:38 WIB

Soal Putusan MA, Politisi PDIP Sebut Hukum Kembali Diakali Penguasa Demi Anak: Pengkhianat Reformasi!

Soal Putusan MA, Politisi PDIP Sebut Hukum Kembali Diakali Penguasa Demi Anak: Pengkhianat Reformasi!

Kotak Suara | Kamis, 30 Mei 2024 | 16:45 WIB

Terkini

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:24 WIB

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:13 WIB

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:00 WIB

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:45 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:20 WIB