Ledakan di Klapanunggal Bogor, Densus 88 Selidiki Keterlibatan Teroris

Andi Ahmad S

Jum'at, 14 Juni 2024 | 20:26 WIB
Ledakan di Klapanunggal Bogor, Densus 88 Selidiki Keterlibatan Teroris
Polisi cek lokasi ledakan yang terjadi di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang terjadi pada Rabu (12/6/2024) [Dok Polisi]

Suara.com - Detasemen Khusus atau Densus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia sedang mendalami keterlibatan teroris dalam ledakan yang terjadi di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang terjadi pada Rabu (12/6/2024) silam.

"Sedang didalami dan diselidiki oleh Densus 88," kata Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, Jumat (14/6/2024).

Ia menyebut, dalam hasil olah TKP di lokasi kejadian, pihak kepolisian menemukan bubuk untuk bahan peledak yakni Potassium.

"Betul, di TKP ditemukan serbuk potasium," jelas dia.

Akibat ledakan itu, seorang bernama Nurmanto menjadi korban dan dilarikan ke RSUD Cileungsi dan diserahkan ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

AKP Teguh Kumara memaparkan bahwa korban dilakukan tindakan amputasi akibat ledakan itu. Kini, korban masih dirawat di RS Cipto Mangunkusumo.

"Kondisi korban dari RSUD Cileungsi dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta dan telah menjalani tindakan medis berupa amputasi tangan kiri dan kaki kiri, sampai saat ini korban masih diruang ICU belum sadar," jelas dia.

Sebelumnya, Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, membenarkan peristiwa tersebut dan menjelaskan bahwa korban mengalami luka serius di tangan dan kaki.

Awalnya, sempat beredar informasi bahwa ada korban jiwa, namun Rio menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

baca juga

"Korban mengalami luka parah di bagian tangan dan kaki," katanya kepada wartawan, Jumat (14/6/2024).

Penyebab ledakan masih dalam proses penyelidikan. Tim Densus 88 Antiteror dan Gegana Brimob Polri dilibatkan untuk mendalami insiden ini. Diduga, ledakan berasal dari bahan kimia potassium chloride.

"Dugaan awal ledakan berasal dari potassium chloride. Tim Densus 88 dan Gegana Satuan Kepala Dua masih mendalami peruntukannya," jelas Rio.

Pelibatan Densus 88 dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan keterlibatan unsur teroris. Rio menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait hal ini.

"Pelibatan Densus 88 dilakukan karena kami khawatir ada keterkaitan dengan aksi terorisme. Hasil penyelidikan masih belum bisa kami umumkan," ujar Rio.

Kontributor : Egi Abdul Mugni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ledakan Dahsyat Guncang Rumah di Klapanunggal Bogor, Satu Korban Luka Berat

Ledakan Dahsyat Guncang Rumah di Klapanunggal Bogor, Satu Korban Luka Berat

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 17:50 WIB

Overthinking Gara-gara Densus 88 Menguntit Jampidsus

Overthinking Gara-gara Densus 88 Menguntit Jampidsus

Video | Jum'at, 14 Juni 2024 | 08:00 WIB

Pencuri Motor di Cisarua Babak Belur Dihakimi Massa, Bawa 7 Jimat Batu Akik Saat Beraksi

Pencuri Motor di Cisarua Babak Belur Dihakimi Massa, Bawa 7 Jimat Batu Akik Saat Beraksi

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 18:12 WIB

Terkini

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:50 WIB

45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan

45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan

Bali | Rabu, 04 November 2026 | 16:49 WIB

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:48 WIB

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:47 WIB

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Pramono Pilih Tak Campuri Situasi

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Pramono Pilih Tak Campuri Situasi

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City

Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

Penyadapan Presiden Maksudnya Gimana? Ini Penjelasan dan Ancaman Hukumannya

Penyadapan Presiden Maksudnya Gimana? Ini Penjelasan dan Ancaman Hukumannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:40 WIB

Kampung Boncos Berulang Kali Digerebek, Polisi Kini Turun Cek Masalah Warga

Kampung Boncos Berulang Kali Digerebek, Polisi Kini Turun Cek Masalah Warga

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:35 WIB

×