Banten Termasuk Daerah Paling Depresi di Indonesia, Prevalensinya Lebihi dari Jakarta

Hairul Alwan Suara.Com
Rabu, 19 Juni 2024 | 23:29 WIB
Banten Termasuk Daerah Paling Depresi di Indonesia, Prevalensinya Lebihi dari Jakarta
Wisatawan berfoto dengan latar menara Masjid Agung Banten Lama, Jumat (25/12/20). (Suara.com/ Ahmad Haris)

Suara.com - Banten termasuk dalam salah satu daerah paling depresi di Indonesia, bahkan angka prevalensinya mencapai 1,7 persen. Angka prevalensi itu mengungguli DKI Jakarta yang nilainya hanya 1,5 persen.

Karena itu, Banten masuk dalam tiga besar daerah paling depresi penduduknya. Menurut laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), prevalensi depresi Indonesia mencapai 1,4 persen pada 2023.

Artinya, ada sekitar 1 dari 100 penduduk usia 15 tahun ke atas yang mengalami depresi.

Pada 2023, Jawa Barat menjadi provinsi dengan prevalensi depresi tertinggi, yakni mencapai 3,3 persen. Sementara provinsi dengan prevalensi terendah adalah Bali dengan angka 0,2 persen.

Berikut daftar 10 provinsi dengan prevalensi depresi tertinggi nasional pada 2023 melansir katadata.co.id:

  • Jawa Barat: 3,3 persen.
  • Kalimantan Timur: 2,2 persen
  • Banten: 1,7 persen
  • Sulawesi Selatan: 1,7 persen
  • DKI Jakarta: 1,5 persen
  • DI Yogyakarta: 1,5 persen
  • Sulawesi Tengah: 1,5 persen
  • Sulawesi Utara: 1,4 persen
  • NTB: 1,3 persen
  • Sumatera Utara: 1,2 persen

Menurut berbagai penelitian, depresi merupakan salah satu faktor pemicu bunuh diri. Orang dengan depresi memiliki pikiran untuk bunuh diri (suicidal thought) beberapa kali lipat lebih tinggi dari orang tanpa depresi.

Survei Kemenkes juga menemukan, sebanyak 61% penduduk berusia 15-24 tahun yang mengalami depresi pernah berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

Kemenkes melakukan survei depresi ini dengan kuesioner mini international neuropsychiatric interview (MINI), yaitu metode wawancara singkat berisi 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban “ya” dan “tidak”.

Pertanyaan terdiri dari 3 gejala utama depresi dan 7 gejala tambahan. Jika responden memiliki minimal 2 gejala utama dan 2 gejala tambahan, maka ia dinyatakan mengalami depresi.

Baca Juga: Tabiat Ayah Gorok Anak Kandung di Serang Banten Terbongkar, Ternyata Sosoknya Seperti Ini

Kemenkes menggelar survei ini terhadap sekitar 315 ribu rumah tangga yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota Indonesia pada 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI