Tabiat Ayah Gorok Anak Kandung di Serang Banten Terbongkar, Ternyata Sosoknya Seperti Ini

Hairul Alwan

Selasa, 18 Juni 2024 | 21:14 WIB
Tabiat Ayah Gorok Anak Kandung di Serang Banten Terbongkar, Ternyata Sosoknya Seperti Ini
Suasana rumah duka ayah gorok anak kandung di Ciomas, Serang, Banten, Selasa (18/6/2024). [Yandi Sofyan/Suara.com]

Suara.com - Pelaku pembunuhan terhadap anak kandung sendiri yang masih berusia 3 tahun dikenal sebagai sosok penyayang, bahkan belum pernah terlibat pertengkaran dengan istrinya.

Hal itu disampaikan oleh saudara korban, Soni Bakti (28). Kata dia, sosok pelaku ayah gorok anak kandung yang sebelumnya pernah bekerja sebagai buruh tani itu dikenal sebagai orang yang baik meski jarang berbaur dengan masyarakat sekitar.

"Nggak ada masalah sama anak, malah ke anak itu sayang banget. Kalau anak nangis diajak main, ga ada itu kayak mukul atau gimana, malah sayang ke anaknya," kata Soni saat ditemui di rumah duka menceritakan sosok ayah gorok anak kandung, Selasa (18/6/2024).

"Kalau dibilang tertutup sih enggak, tapi dibilang ga tertutup ya enggak juga. Soalnya dia (pelaku), kalau ada acara di kampung itu ada (hadir), tapi kalau ngumpul-ngumpul, nongkrong-nongkrong gitu ga pernah, paling sama saudara doang," imbuhnya.

Diungkapkan Soni, pelaku pun sempat menghadiri pertemuan keluarga besar dan tidak menunjukkan gelagat yang mencurigakan akan membunuh anak kandungnya sendiri.

"Pas semalam itu, kita kan lagi kumpul keluarga, nah dia (pelaku) juga ada, biasa aja, kayak ngobrol biasa, sewajarnya, ga ada yang lain-lain, setelah itu dia pulang aja," ujarnya.

Soni mengaku kaget atas perbuatan pelaku yang tega menggorok leher anak keduanya tersebut lantaran turut berperan serta mengasuh korban sejak masih bayi

"Subuh kejadian kayak gini, bukan kaget lagi, namanya dari kecil saya yang ngurusin si korban ini, saya yang ngasuh, saya yang ngegendong," ucap Soni.

Curhat pelaku ayah gorok anak kandung

baca juga

Sosok Agus (30), ayah gorok anak kandung bernama Nurlaila (3) ternyata sempat menceritakan soal hal yang tak pantas kepada Saudara korban, Soni Bakti (28). Pelaku menceritakan hal tersebut sebelum kejadian pembunuhan ayah kepada anak kandungnya itu.

Soni mengungkapkan, pelaku sempat bercerita kepada dirinya ingin menggorok leher anaknya sejak 6 bulan lalu. Pernyataan itu disampaikan pelaku ayah gorok anak kandung lantaran depresi usai tidak memiliki pekerjaan.

Kata Soni, pelaku sebelumnya sempat bekerja sebagai pemetik kelapa milik orang lain.

"Sebelum kejadian kayak gini, dia (pelaku) emang sempat bilang mau ngebunuh si korban, kata saya apa untungnya? Saya tanya emang ada untungnya, terus dia diem, ga jawab apa-apa, ga ngasih alasan apa-apa," ungkap Soni saat ditemui di rumah duka, Selasa (18/6/2024).

"Ngomong gitu udah lama, beberapa bulan lalu, ada sekitar 6 bulanan," imbuhnya.

Soni mengungkapkan, sosok Agus kerap mencurahkan isi hati terkait kehidupannya yang tak memiliki penghasilan, sehingga jarang bergaul dengan masyarakat sekitar.

"Dia (pelaku) suka curhat, soal kehidupan aja, nyari uang kemana, gimana, bingung katanya, cuma gitu doang. Paling kata saya yaudah kerja kalau pengen dapat uang mah," kata Soni.

Soni mengaku terkejut lantaran Agus benar-benar nekat melakukan apa yang pernah disampaikan 6 bulan silam, terlebih hubungan rumah tangganya pun terbilang tak pernah terdengar ada pertengkaran.

"Saya ga tau kenapa, ga tau alasannya, yang ada dipikiran dia (pelaku) itu cuma ngopi, ngerokok, nyantai, udah. Belum pernah (cekcok sama istri), malah istrinya nafkahin dia, istrinya kerja, suka ngasih uang ke dia buat beli rokok," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Agus (30) warga Kampung Cibarugbug, Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten tega menggorok leher anak kandungnya yang masih berusia 3 tahun saat sedang tidur di samping sang ibu, pada Selasa (18/6/2024) sekitar pukul 04.00 WIB.

Aksi pelaku sempat dipergoki sang istri yang terbangun lantaran terkena cipratan darah korban saat tengah digorok lehernya. Sontak hal itu pun membuat pelaku kaget dan langsung melarikan diri.

Korban sempat dilarikan oleh warga setempat ke Puskesmas Ciomas untuk mendapatkan perawatan, namun nahas nyawa korban tak mampu terselamatkan.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Bunuh Anak Kandung, Ayah di Serang Banten Sempat Curhat Soal Hal Ini

Sebelum Bunuh Anak Kandung, Ayah di Serang Banten Sempat Curhat Soal Hal Ini

News | Selasa, 18 Juni 2024 | 19:10 WIB

Arief R Wismansyah Canangkan SMA/SMK Swasta Gratis Jika Terpilih Jadi Gubernur Banten

Arief R Wismansyah Canangkan SMA/SMK Swasta Gratis Jika Terpilih Jadi Gubernur Banten

News | Senin, 10 Juni 2024 | 14:06 WIB

Ketua MUI Banten Hamdi Maani Wafat di Arab Saudi, Diduga Akibat Serangan Jantung

Ketua MUI Banten Hamdi Maani Wafat di Arab Saudi, Diduga Akibat Serangan Jantung

News | Jum'at, 07 Juni 2024 | 16:34 WIB

Yandri Susanto Sebut Arief R Wismansyah dan Dimyati Natakusumah Berpotensi Pimpin Banten

Yandri Susanto Sebut Arief R Wismansyah dan Dimyati Natakusumah Berpotensi Pimpin Banten

News | Kamis, 06 Juni 2024 | 19:49 WIB

PKS Jagokan Dimyati di Pilgub Banten 2024, Gembong: Kita Sudah Siap Menang!

PKS Jagokan Dimyati di Pilgub Banten 2024, Gembong: Kita Sudah Siap Menang!

News | Senin, 03 Juni 2024 | 21:12 WIB

Projo dan Relawan Prabowo-Gibran Dukung Airin, Siap Menangkan di Pilgub Banten 2024

Projo dan Relawan Prabowo-Gibran Dukung Airin, Siap Menangkan di Pilgub Banten 2024

News | Sabtu, 01 Juni 2024 | 23:49 WIB

DPP PKS Restui Dimyati Natakusumah Jadi Bakal Calon Gubernur Banten

DPP PKS Restui Dimyati Natakusumah Jadi Bakal Calon Gubernur Banten

News | Sabtu, 01 Juni 2024 | 07:37 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×