Dua Penambang Ini Terjebak 8 Jam di Dalam Lubang Tambang: Hanya Bisa Pasrah Menjemput Ajal

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 10 Juli 2024 | 04:05 WIB
Dua Penambang Ini Terjebak 8 Jam di Dalam Lubang Tambang: Hanya Bisa Pasrah Menjemput Ajal
Dua penambang yang selamat di lokasi pertambangan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. [Gopos.id]

Suara.com - Novri dan Jufrit tidak mengira jika nyawa mereka berdua berada di ujung maut saat lubang tambang yang menjadi tempat mereka bekerja longsor seketika pada Sabtu (6/7/2024) malam.

Selama 8 jam mereka terjebak di dalam luang pada titik bor 19, lokasi tambang Motomboto, Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suawa Timur, Kabupaten Bone Bolange, Gorontalo. Sebelum terjebak dalam lubang tambang tradisional, Novri mengungkapkan kondisi cuaca malam itu mendung.

Seperti biasa sekira jam 20.30 Wita, keduanya masuk ke dalam lubang tambang seperti biasanya. Namun tak disangka, keduanya malah terkurung dalam lokasi tambang yang tiba-tiba longsor.

"Torang pas mo kaluar pintu lubang sudah tertutup longsor. Pokoknya so pasrah, kurang mo tunggu bantuan,” kata Novri seperti dikutip Gopos.id-jaringan Suara.com.

Suasana berubah menjadi mencekam. Novri mengaku menangis membayangkan dirinya yang kala itu terjebak longsor di dalam lubang. Bahkan, Novri juga memeluk Jufrit lantaran hanya bisa pasrah sembari berdoa agar ada pertolongan yang datang menyelamatkan mereka.

Kala kondisi panik dan pasrah, air hujan perlahan masuk ke dalam lubang. Novri yang sudah pasrah pun menggunakan air hujan yang mengalir itu untuk dijadikan air wudhu bersiap menjemput ajal.

"Sedangkan air yang masuk ke dalam lubang so ambil akang air sembahyang (salat). Sudah pasrah, so baku polo (peluk), sempat juga minta-minta tolong," katanya sambil mengingat peristiwa yang tak bisa dilupakannya.

Rekan Novri dan Jufrit, Ridwan Wajeh yang berada di permukaan lubang pun berusaha meminta pertolongan. Namun karena kondisi sudah malam, kedua rekannya belum bisa ditolong.

Petugas mengevakuasi jasad penambang yang meninggal di di lokasi pertambangan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. [Gopos.id]
Petugas mengevakuasi jasad penambang yang meninggal di di lokasi pertambangan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. [Gopos.id]

"Sudah jam 21.00 malam dorang (mereka berdua) masuk lubang, (kemudian) jam 23.00 (malam) longsor. Sedangkan, saya sendiri jatuh lalu lubang sudah tertutup (longsor). Saya cari bantuan, tapi mereka bilang nanti besok pagi," katanya.

Beruntung pada keesokan harinya, Minggu (7/7/2024), bantuan datang. Sekira jam 06.00 Wita, upaya pencarian dilakukan tujuh orang terhadap korban hanya dengan menggunakan perlengkapan seadanya, berupa cangkul dan sekop.

"Dari tujuh orang yang ba gali sedalam 1 meter menggunakan pacul deng skop (cangkul dan sekop). Dan itu selama 1 jam kedalaman 1 meter," katanya.

Akhirnya, keduanya berhasil diselamatkan pada hari itu. Setelah berhasil dievakuasi, mereka berdua langsung dilarikan ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapat pertolongan medis.

Selain mereka bertiga korban selamat lainnya sudah mencapai 47 orang. Sementara itu, jumlah korban tewas tanah longsor di lokasi pertambangan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, terus bertambah.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Senin malam (8/7/2024) pukul 20.46 Wita, total korban sementara berjumlah 106 orang dengan jumlah korban yang masih dalam pencarian sejumlah 51 orang dan 11 meninggal dunia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bencana Tanah Longsor Di Papua Nugini, Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Bencana Tanah Longsor Di Papua Nugini, Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

News | Senin, 27 Mei 2024 | 02:10 WIB

Nyaris Disapu Longsor, Truk BBM di Jalan Sitinjau Lauik Kota Padang Selamat: Sopirnya Orang Terpilih

Nyaris Disapu Longsor, Truk BBM di Jalan Sitinjau Lauik Kota Padang Selamat: Sopirnya Orang Terpilih

News | Minggu, 19 Mei 2024 | 13:25 WIB

Jadi 3 Orang, Korban Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Toraja Utara

Jadi 3 Orang, Korban Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Toraja Utara

Video | Minggu, 28 April 2024 | 14:00 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB