KemenPPPA Minta Sekolah SMAN 1 Cawas Bersihkan Sumber Listrik Penyebab Siswanya Meninggal Saat Ultah

Chandra Iswinarno | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 12 Juli 2024 | 21:01 WIB
KemenPPPA Minta Sekolah SMAN 1 Cawas Bersihkan Sumber Listrik Penyebab Siswanya Meninggal Saat Ultah
Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Nahar. [Suara.com/Lilis Varwati]

Suara.com - Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Nahar meminta pihak sekolah SMAN 1 Cawas, Klaten, Jawa Tengah untuk menyelidiki arus listrik kolam penyebab salah satu siswanya meninggal.

Tindakan tersebut perlu dilakukan agar tidak memakan korban lagi. Sebelumnya, Siswa SMAN 1 Cawas, Fajar Nugroho dikabarkan tewas tersetrum di setelah dicebur ke kolam sekolah oleh teman-temannya ketika momen ulang tahun.

Rupanya, mereka tidak mengetahui kalau ada arus listrik di dasar kolam.

"Penyebab kematian anak itu, walaupun orang tua tidak membuat laporan polisi, tapi harus diselidiki penyebabnya. Penyebabnya kan katanya kesetrum, kesetrumnya itu setrum dari mana? Apakah itu kabel yang terkelupas atau misalnya itu kabel yang sudah disiapkan untuk tujuan lain," kata Nahar ditemui di kantor KPPPA, Jakarta, Jumat (12/7/2024).

Nahar menegaskan bahwa sekolah perlu menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak. Dengan adanya peristiwa yang menimpa siswa tersebut, SMAN 1 Cawas, Klaten, dinilai belum berhasil menjamin fasilitas yang aman.

"Ini menjadi penting, karena jangan sampai misalnya ada anak lain yang nanti terancam karena lingkungannya tidak aman. Ini poin yang kami ingatkan. Kalau misalnya (penyebab kematian) karena kesetrum itu, sebaiknya sumber setrumnya harus dibersihkan," katanya.

Keputusan orangtua Fajar untuk tidak membawa kasus tersebut ke jalur hukum memang menjadi hak keluarga. Namun, pihak sekolah juga harus memikirkan keselamatan murid-muridnya yang lain agar tidak mengalami kejadian serupa.

"Kami mendorong agar ini harus dipastikan, karena jangan sampai tempat itu kemudian nanti digunakan oleh anak yang lain, lalu mengalami nasib yang sama. Itu konsen kita ya, lingkungan yang harus dipastikan aman, ramah, dan aman," pungkasnya.

Diketahui bahwa korban yang juga dikenal sebagai Ketua Osis SMAN 1 Cawas, Klaten, mendapatkan kejutan ulang tahun dari keempat temannya dengan diceburkan ke kolam sekolah. Namun, mereka rupanya tidak tahu kalau ada aliran listrik di dalam kolam.

Ketika masih berada di dalam kolam, Fajar sempat merasa kakinya kram. Padahal saat itu sebenarnya dia telah mulai tersengat listrik. Dua orang temannya sempat ikut turun ke kolam untuk menolong. Sayangnya, nyawa Fajar tak terselamatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Minta Tewasnya Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Gegara Kejutan Ultah Diproses Hukum, Ini Alasannya

KPAI Minta Tewasnya Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Gegara Kejutan Ultah Diproses Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 14:23 WIB

Kronologi Ketua OSIS SMA Tewas saat Ultah: Sebelum Diceburkan ke Kolam, Fajar Sempat Ditepungi Teman-temannya

Kronologi Ketua OSIS SMA Tewas saat Ultah: Sebelum Diceburkan ke Kolam, Fajar Sempat Ditepungi Teman-temannya

News | Selasa, 09 Juli 2024 | 14:23 WIB

KemenPPPA Dorong Perempuan Pimpin Sektor Perbankan dan Fintech di Indonesia

KemenPPPA Dorong Perempuan Pimpin Sektor Perbankan dan Fintech di Indonesia

News | Kamis, 09 November 2023 | 14:30 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB