Begini Cara Praktis Mengetahui Nasab Habib di Indonesia Agar Tak Salah Mengikut Ajarannya

Galih Priatmojo

Sabtu, 13 Juli 2024 | 14:47 WIB
Begini Cara Praktis Mengetahui Nasab Habib di Indonesia Agar Tak Salah Mengikut Ajarannya
Sejarah Awal Sebutan Habib (freepik)

Suara.com - Belakangan ini sosok Habib Bahar bin Smith tuai sorotan setelah gelar habibnya yang diragukan.

Polemik mengenai silsilah atau nasab habib pun terus mengemuka tak hanya di kalangan publik tetapi juga sesama pemuka agama.

Ada yang menyebut bahwa nasab para habib terutama dari keturunan Ba Alawi Yaman telah terputus kepada Rasulullah SAW. Sementara sebagian ulama berupaya meluruskan dan meminta publik tabayyun untuk mengetahui secara jelas silsilah mereka yang digelari habib.

Lalu bagaimana cara mengetahui nasab habib?

Diketahui istilah habib secara sosial kerap disematkan kepada mereka yang memiliki jalur keturunan atau nasab dengan Ali bin Abi Thalib serta Fathimah Az Zahra yang merupakan putri dari Nabi Muhammad SAW.

Secara sosial, keturunan Rasulullah ini setara dengan gelar syarif atau syarifah yakni orang yang mulia.

Bersama dengan gelar habib biasanya disematkan pula marga di belakangnya seperti bin Smith atau Sumayth, Aydrus, Assegaf hingga Shihab.

Dikutip dari nu.co.id, cara praktis mengetahui keshohihan atau valid tidaknya seseorang itu merupakan habib terutama untuk menghindari gelar habib palsu bisa mendatangi Rabithah Alawiyah.

"Rabithah Alawiyah merupakan organisasi yang menghimpun WNI keturunan langsung dengan Rasulullah SAW," terang Wakil Ketua PCNU Kabupaten Bekasi Kiai Usamah Zahid.

baca juga

Dijelaskan, nasab para habib telah dicatat dengan rapi oleh lembaga pencatat nasab yang ada di masing-masing wilayah. Di Indonesia lembaga ini bernama Maktab Daimi yang bernaung di bawah organisasi Rabithah Alawiyah.

Lebih jauh, Kiai Usamah menyebut ada tiga kategori untuk mengetahui seseorang itu adalah habib yang valid atau tidak.

Pertama; Habib asli dan alim. Orang yang seperti itu harus dihormati dan dimuliakan karena di dalam dirinya mengalir darah Rasulullah SAW. Oleh karenanya masyarakat perlu tunduk terhadap seseorang yang seperti itu karena keilmuan yang dimiliki.

Kedua; Habib asli tapi tidak alim yakni yang kurang memahami ilmu agama karena tak pernah mengenyam pendidikan baik di sekolah atau pesantren. Kepada mereka harus tetap takzim.

Meski begitu tidak perlu taat terhadap perintahnya apalagi bila mengajak ke jalan sesat atau maksiat.

Ketiga; Habib palsu. Untuk orang seperti ini bila dicek kebenarannya ternyata bukan habib asli maka tinggalkan saja tanpa perlu menghina sebab bagaimanapun mereka juga manusia yang patut dihormati.

Tiga hal tersebut bisa jadi landasan untuk mengetahui dan menyikapi habib atau orang-orang yang mengaku habib agar tak salah dalam mengambil suri tauladan dari mereka.

Sejarah Awal Sebutan Habib di Indonesia

Sementara itu dikutip dari tulisan M. Arkandiptyo di Quora, ia meringkas penjelasan Habib Zein bin Umar bin Smith mengenai sejarah awal sebutan habib. Dijelaskan bahwa akar silsilah, keturunan Rasulullah melalui pernikahan Fatimah dan Ali memiliki dua sebutan, yaitu:

Pertama, sayyid (saidi, sidi) untuk keturunan garis silsilah keluarga Husein.
Kedua, Syarif (sharef, sarif) sebutan untuk kerutunan garis silsilah keluarga Hasan.

Di antara para sayyid, tersebutlah sayyid terkemuka pada masanya Imam Ahmad al-Muhajir. Al-Muhajir bukanlah namanya melainkan gelar karena melakukan migrasi/hijrah dari tanah kelahiran di Basra, Mesopotamia sekarang Irak. Ia berhijrah dengan tujuan untuk menghindari kericuhan politik dinasti Abassiyah, terutama karena ia memiliki predikat sebagai keturunan Nabi Muhammad.

Ia tidak dapat kembali ke kota asalnya karena belum kondusif sampai menetap di Hadramut dan juga meninggal di sana. Ia tinggal di al-Husaisa, dekat Kota Tarim yang mana sampai sekarang menjadi salah satu kota penting kerutunan Nabi di daerah Hadramaut.

Sebagian keturunan Imam Ahmad al-Muhajir inilah yang bermigrasi sampai ke Nusantara dan disebut sebagai Sa'adah Ba (Bani) Alawiyah. Mereka berhijrah sampai ke India dan Asia Tengah sekitar abad 11-12. Di Nusantara keturunan Imam ahmad al-Muhajir hidup dengan nama marga. Berikut nama-nama marga keturunan Ba Alawiyah:

- Al-Attas
- Al Aydarus
- Al Aydid
- Ba'aqil
- Ba'abud
- Al-bar
- Ba surrah
- Al Bayd
- Balfaqih
- Fad'aq
- Al Habshi
- Al Haddad
- Al Haddar
- Al Hadi
- Al Hamid
- Jamalullaii
- Al-jufri
- Al-Junaid
- Al-kaf
- Khaniman
- Al-Mashoor
- Al Musawa
- Al MUshayyakh
- Mutahar
- Al-Saqqaf
- Al Shihab Uddin
- Al Shairi
- Al Shaikh abu Bakr
- bin Sumaith
- bin Yahya
- Al A'yun
- Azamat khan
- Al ba hashim
- Al ba Rum
- Al Ba Sakut
- Ba Haroon Jamalullaii
- Baraqah
- Bin Haroon
- Bin Hashim
- Bin Murshed
- Bin Shahel
- Al Hinduan
- Al Hiyyed
- Al Ibrahim
- Jadid
- Al Khirid
- Al Nadhiry
- Al Adani
- Ba'alawi
- Ba Faraj
- Ba Nahsan
- Ba Shaiban
- Ba Umar
- Abu Futaim
- Al Madaihi
- Mawia Khailah
- Mawia Dawilah
- Al Munawwar
- Al Qadri
- Al Safiy
- Al Safiy al jufri
- Al Safiy al Saddaq
- Al Zahir

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Habib Jafar Bahas Hadits, Geni Faruk Kini Legowo Thariq Halilintar Belum Bisa Dipanggil Pak Haji

Usai Habib Jafar Bahas Hadits, Geni Faruk Kini Legowo Thariq Halilintar Belum Bisa Dipanggil Pak Haji

Entertainment | Kamis, 11 Juli 2024 | 11:33 WIB

Habib Bahar bin Smith Dikabarkan Sakit, Terasa Sejak Ceramah Soal Judi Online Rasuki Polri hingga DPR

Habib Bahar bin Smith Dikabarkan Sakit, Terasa Sejak Ceramah Soal Judi Online Rasuki Polri hingga DPR

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 11:10 WIB

Asal dan Garis Keturunan Habib Bahar bin Smith, Ternyata Masuk Golongan Kecil Keturunan Rasulullah

Asal dan Garis Keturunan Habib Bahar bin Smith, Ternyata Masuk Golongan Kecil Keturunan Rasulullah

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 10:24 WIB

Terkini

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

×