Sejarah Awal Sebutan Habib di Indonesia, Baru Muncul Akhir Era Penjajahan Belanda?

Rifan Aditya

Kamis, 11 Juli 2024 | 09:31 WIB
Sejarah Awal Sebutan Habib di Indonesia, Baru Muncul Akhir Era Penjajahan Belanda?
Sejarah Awal Sebutan Habib (freepik)

Suara.com - Tidak semua keturunan Rasulullah Nabi Muhammad saw itu habib. Benarkah demikian? Mari kita pelajari bersama sejarah awal sebutan habib.

Mendiang mantan Ketua Umum Rabithah Alawiyah, Habib Zein bin Umar bin Smith mengatakan tidak semua keturunan Rasulullah Nabi Muhammad saw itu habib. Ketua organisasi persaudaraan keturunan Nabi dari garis Ba/Bani Alawiyah (Hadramaut) yang berpusat di Indonesia ini menjelaskan sejarah awal sebutan habib.

Sebagaimana dikutip dari tulisan M. Arkandiptyo di Quora, ia meringkas penjelasan Habib Zein bin Umar bin Smith mengenai sejarah awal sebutan habib. Dijelaskan bahwa akar silsilah, keturunan Rasulullah melalui pernikahan Fatimah dan Ali memiliki dua sebutan, yaitu:

  • Pertama, sayyid (saidi, sidi) untuk keturunan garis silsilah keluarga Husein.
  • Kedua, Syarif (sharef, sarif) sebutan untuk kerutunan garis silsilah keluarga Hasan.

Di antara para sayyid, tersebutlah sayyid terkemuka pada masanya Imam Ahmad al-Muhajir. Al-Muhajir bukanlah namanya melainkan gelar karena melakukan migrasi/hijrah dari tanah kelahiran di Basra, Mesopotamia sekarang Irak. Ia berhijrah dengan tujuan untuk menghindari kericuhan politik dinasti Abassiyah, terutama karena ia memiliki predikat sebagai keturunan Nabi Muhammad.

Ia tidak dapat kembali ke kota asalnya karena belum kondusif sampai menetap di Hadramut dan juga meninggal di sana. Ia tinggal di al-Husaisa, dekat Kota Tarim yang mana sampai sekarang menjadi salah satu kota penting kerutunan Nabi di daerah Hadramaut.

Sebagian keturunan Imam Ahmad al-Muhajir inilah yang bermigrasi sampai ke Nusantara dan disebut sebagai Sa'adah Ba (Bani) Alawiyah. Mereka berhijrah sampai ke India dan Asia Tengah sekitar abad 11-12. Di Nusantara keturunan Imam ahmad al-Muhajir hidup dengan nama marga. Berikut nama-nama marga keturunan Ba Alawiyah:

- Al-Attas
- Al Aydarus
- Al Aydid
- Ba'aqil
- Ba'abud
- Al-bar
- Ba surrah
- Al Bayd
- Balfaqih
- Fad'aq
- Al Habshi
- Al Haddad
- Al Haddar
- Al Hadi
- Al Hamid
- Jamalullaii
- Al-jufri
- Al-Junaid
- Al-kaf
- Khaniman
- Al-Mashoor
- Al Musawa
- Al MUshayyakh
- Mutahar
- Al-Saqqaf
- Al Shihab Uddin
- Al Shairi
- Al Shaikh abu Bakr
- bin Sumaith
- bin Yahya
- Al A'yun
- Azamat khan
- Al ba hashim
- Al ba Rum
- Al Ba Sakut
- Ba Haroon Jamalullaii
- Baraqah
- Bin Haroon
- Bin Hashim
- Bin Murshed
- Bin Shahel
- Al Hinduan
- Al Hiyyed
- Al Ibrahim
- Jadid
- Al Khirid
- Al Nadhiry
- Al Adani
- Ba'alawi
- Ba Faraj
- Ba Nahsan
- Ba Shaiban
- Ba Umar
- Abu Futaim
- Al Madaihi
- Mawia Khailah
- Mawia Dawilah
- Al Munawwar
- Al Qadri
- Al Safiy
- Al Safiy al jufri
- Al Safiy al Saddaq
- Al Zahir

Habib sendiri merupakan gelar, yang artinya "yang tercinta/tersayang" yang disematkan kepada beberapa sayyid. Rata-rata mereka menempuh hidup sebagai pemuka agama.

Rabithah Alawiyah Habib Zein bin Umar bin Smith menyatakan sudah ada degradasi penggunaan gelar tersebut, hingga menjadikan seakan-akan semua keturunan nabi adalah habib. Sayangnya, tidak ada catatan sejarah konkrit yang mencatat kapan pertama kali sebutan Habib diterapkan di Indonesia.

baca juga

Sebutan Habib di Akhir Penjajahan Belanda

Meskipun begitu, Arkandiptyo dalam tulisannya menduga bahwa sebutan Habib mulai digunakan di era akhir Hindia Belanda, tahun 1800-an akhir sampai 1900-an awal.

Sebutan Habib diterapkan untuk membedakan silsilah imam keturunan nabi di tanah jajahan mereka. Sebutan Habib yang kita kenal berasal dari cabang keturunan berbeda dengan keturunan nabi garis Azmatkhan atau Walisongo.

Menurut temuan Arkandiptyo, sebutan Habib pertama kali dimulai di daerah Batavia/Betawi. Pada masa itu, beberapa keturunan sayyid di era Hindia Belanda mulai berguru ke Hadramaut dan membawa pulang ajaran yang mereka dapatkan sendiri.

Beberapa di antara mereka juga pulang bersama pendatang baru dari Hadramaut lainnya. Mereka yang datang mula-mula memakai gelar Habib dan menjadi imam-imam di daerah Batavia seperti Kwitang dan Cikini.

Habib Cikini berdakwah di Batavia tahun 1800-an awal dilanjutkan Habib Ali Kwitang yang lahir di tahun 1870. Selanjutnya di era Hindia Belanda, dakwah islam dilanjutkan terus oleh keturunan mereka sampai sekarang, penyebutan Habib pun dilanjutkan secara turun temurun seperti itu.

Mereka juga membentuk perkumpulan sehingga berkembang menjadi ribuan majelis taklim, madrasah, dan pesantren. Kepada para habib inilah kiayi dan ulama di Jakarta belajar.

Salah satu habib yang dihormati di Jakarta ialah Al Hbib Ali Alhabsyi, lahir pada 20 April 1870, meninggal pada Juni 1968. Ia tinggal di kawasan Kwitang, Jakarta, salah satu pusat dakwah para habib. Demikian itu sejarah awal sebutan Habib.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Keturunan Rhoma Irama, Dari Garis Ayah dan Ibu Punya Riwayat Bangsawan hingga ke Nabi Muhammad SAW

Jejak Keturunan Rhoma Irama, Dari Garis Ayah dan Ibu Punya Riwayat Bangsawan hingga ke Nabi Muhammad SAW

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 21:29 WIB

Sering Diucapkan Guru Gembul, Apa Arti Baraya?

Sering Diucapkan Guru Gembul, Apa Arti Baraya?

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 20:07 WIB

Siapa Nama Asli Guru Gembul? Pernah Ragukan Kemampuan Habib Bahar

Siapa Nama Asli Guru Gembul? Pernah Ragukan Kemampuan Habib Bahar

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 18:32 WIB

Habib Jafar Sebut Haji Umur 2 Bulan Hukumnya Sah dan Dapat Pahala, tapi ...

Habib Jafar Sebut Haji Umur 2 Bulan Hukumnya Sah dan Dapat Pahala, tapi ...

Lifestyle | Sabtu, 06 Juli 2024 | 17:52 WIB

Silsilah Bahar bin Smith Tuai Kontroversi, Ini Sejarah Keturunan Rasulullah di Indonesia

Silsilah Bahar bin Smith Tuai Kontroversi, Ini Sejarah Keturunan Rasulullah di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 06 Juli 2024 | 16:58 WIB

Habib Husein Jafar Singgung Dalil Bayi Ikut Naik Haji, Apakah Sah dan Dapat Pahala?

Habib Husein Jafar Singgung Dalil Bayi Ikut Naik Haji, Apakah Sah dan Dapat Pahala?

Lifestyle | Sabtu, 06 Juli 2024 | 08:46 WIB

Terkini

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

×